Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Kecantikan irna


__ADS_3

Irna dan irwan masuk kedalam ruangan itu, irwan berjalan disamping irna, karena irna tak ingin semua orang tahu tentang hubungan mereka.


Irwan memperkenalkan irna sebagai sekretarisnya namun jauh dilubuk hati irwan dia ingin memperkenalkan irna sebagai kekasihnya.


"Hai..pak irwan, lama tak bertemu apa kabar ?.. ucap rekan bisnis irwan


"Baik,hotelnya bagus sekali ! ucap irwan memuji pemilk sekaligus tuan rimah pesta.


"Biasa saja, oh..iya siapa ini pak irwan ?.. jangan bilang dia istri kedua mu ".. ucap bara pemilik hotel .


Irna pun tertunduk malu, irwan hendak menjawab irna kekasihnya langsung disambar irna.


"Dia adalah ke..., belum selesai irwan berkata irna langsung mengenalkan dirinya.


"Saya sekretaris pak irwan , pak !.. ucap irna menjabat tangan bara.


"Woww..pak irwan sekretaris mu cantik sekali, dan lihat tubuhnya indah ".. bisik bara pada irwan membuat irwan geram.


Bara pun meninggalkan irwan dan irna, irwan pun terlihat sesekali menghampiri rekan bisnisnya yang hadir dipesta bara.


Disudut ruangan terlihat bara mengesap minuman, ia menatap tajam irna.ia pun bergunam " malam ini sekretaris irwan akan ku miliki"..karena pesona kecantikan irna membuat bara tak biisa memendung hasratnya melihat bentuk tubuh irna yang seksi.rudal miliknya terasa menegang ketika ia menjabat tangan irna.bara memang terkenal senang bermain-main dengan perempuan.


"Pelayan, ucap bara memanggil salah satu pelanyanya.nanti kau campurkam obat ini lalu berikan minuman ini pada wanita yang mengenakan gaun merah dekat lelaki muda itu"


Pelayan itu pun mematuhi perintah bara, lalu bara menghampiri irna dan irwan kembali.


Para pembisnis itu berbicara mengenai bisni mereka masing- masing namun mata bara menatap tajam irna.


"Irwan yang mengetahui gerak gerik bara , ia waspada terhadap bara.


Irna pun berbisik minta izin pada orwan untuk duduk, kakinya sedikit sakit karena heels yang diberikan irwan padanya kesepitan.


"Sayang,aku ingin duduk kakiku lecet".. ucap irna, irwan pun mengguk dia berusaha menjaga sikap atas permintaan irna.


"Pak irwan, kenapa datang keoesta tidak dengan istri mu ? ini malah dengan sekretarismu".. celetuk salah satu rekannya.


"Siapa pun akan memilih membawa sekretarisnya,kalau sektetarisnya secantik dan seseksi sekretaris pak irwan".. rancau rekanya yang lain, irwan kini menjadi bahan candaan mereka.membuat irwan tak nyaman.bara hanya tersenyum simpul dihadapan mereka otaknya sudah traveling liar ketika melihat irna yang duduk dikursi, bagian depan tubuh irna semakin menantangnya,bara pun memberi kode pada pelayanya untuk memberikan minumam itu pada irna.


Pelayan itu pun menawarkan irna sebuah minuman,tanpa curiga irna mengambil lalu meminumnya.


Irwan yang sesekali melirik kearah irna, merasa irna seperti sedang gelisah.irna pun terlihat meninggalkan pesta itu menuju ketoilet.sepasang manik mata itu tak lepas menatap irna dan kini ia melangkah meningggalkan para kolega bisnisnya.


Irwan terkejut ketika ia tak mendapati irna dan yang membuat ia terkejut adalah si mpunya pesta pun menghilang, irwan panik ia berlari mencari irns ditengah kerumunan orang-orang.


"Ya tuhan kamu dimana irna ".. ucap irwan mengelus kasar wajahnya frustasi.


Oh..apa mungkin dia ketoilet dia mengeluh kakinya lecet, irwan pun bergegas berlaru kearah toilet, tanpa rasa canggung irwan pun

__ADS_1


mencari irna didalam toilet, namun sayang irwan tak menemukan irna disana.


"Dimana kamu irna,irwan mencoba menghubungi ponsel irna, namun tak ada jawaban sampai akhirnya ia ingat kalau irna meninggalkan ponselnya dimobil.


"Sial...rutuk irwan. oh tidak, aku melihat bara meninggalkan ruangan setelah ia menatap irna.irwan pun tak patah semangat ia mencari satu persatu dikamar hotel milik bara.


🌼🌼Flash back....🌼🌼


Irna menatap kearah irwan dengan rekan bisnisnya, sebenarnya irna sudah taknyaman berada disana karena heelsnya yang tidak nyaman untuknya dan belum lagi dengan tatapan bara padanya seolah ingin menerkan irna.


Irna pun mengesap segelas air yang diberikan pelayan padanya.tanpa curiga irna menikmati minuman itu , irna mersakan hal yang berbeda padanya, tubuhnya mersa kepanasan.


"Kenapa panas sekali ?.. sepertinya aku harus ketoilet mencuci mukaku.irna pun tak sempat berpamitan pada irwan kalau ia ingin kekamar kecil.


Irna meninggalkan pesta itu mencari keberadaan toiletnya, badan irna semakin lama semakin tak karuan, kini rasa panas pun menyebar keseluruh tubuh.akhirnya irna pun menemukan toiletnya masuk kedalam dan membasuh mukanya, tetapi rasa panas ditubuhnya kian semakin menjadi.


"Aku harus kembali kesana dan mengajaknya pulang " irna pun keluar berjalan kearah ruangan pesta itu, namun ketika ia sedang berjalan tangannya digenggam seseorang, irna pun terkejut lalu ia berbalik kerah orang yang memggengam tangannya.


Pak bara !.. pekik irna membulatkan matanya sempurna.


"Mau kemana honey ?.. apa kau ingin menemui bosmu dan meminta pelampisan padanya ?.. u


"Lepaskan pak,atau.....ucapa irna terhenti ketika bara kembali berbicara.


"Atau apa ?..ayo lah honey malam ini aku akan memuaskan mu , kau tak perlu mrnemui bosmu !.. ucap bara tubuhnya semakin mrndekati tubuh irna, bara pun hendak menyambar bibir merah irna.


"Kau memaksaku bertindak kasar rupanya honey," ucap bara, wajahnya memancarkan seseorang yang haus akan hasratnya, ia mendorong irna ketembok lalu dengan liarnya bara menyambar leher irna yang jenjang.


Irna mencoba meronta, namun tenaga bara jauh lebih kuat dibandingkan dirinya, irna meronta dibalik itu hasrat irna pun ikut meronta,irna pun dengan sekuat tenaga menendang rudal milik bara tepat disasaranya membuat bara meringids kesakitan lalu melepaskan irna.


"Sial...dasar perempuan J*****ng umpatnya pada irnna,wajahnya memerah menahan sakit dirudal miliknya.


Tanpa menyia- nyiakan kesempatan irna berlari, namun ia lupa arah keruangan diadakanya pesta, ia berlari sekuat tenaga takut bara mengejarnya.


Akhirnya irna pun kearah parkiran , ia mendekati mobil irwan lalu ia berjongkok disana menahan rasa panas yang semakin menguasai dirinya.


🌼🌼flash on🌼🌼


Irwan berlari kesana kesini mencari keberadaan kekasihnya, irwan sampai putus asa, ia pun berjalan menuju parkiran mobil , irwan berniat ingin mengambil ponsel milik irna,namun irwan dikejutkan dengan suara tangisan seseorang dibelakang mobilnya.


Irwan pun berjalan mendekati sumber suara


betapa terkejutnya irwan melihat sseorang wanita tengah berjongkok memegangi heelsnya dan menangis ketakutan.


"Irna !.. ya tuhan irna aku mencarimu kemana-mana ! kenpa kau ada disini ?..tanya irwan ikut berjongkok persis didepan irna.


Irna yang tahu itu adalah kekasihnya seketika ia menangis semakin kencang, dan bukanya menjawab pertanyaan irwan irna malah memeluk irwan.

__ADS_1


Irwan yang binggung dengan kondisi irna sekarang,ia bergegas membangunkan tubuh irna lalu membenamkan wajah irna didada bidang nya.


"Sayang,ayo kita pulang" ucap irwan membawa irna kemobilnya lalu mereka pun masuk kedalam mobil irwan.


Irna yang saat itu merasa ketakutan bercampur dengan hasratnya yang semakin meronta.irna hanya pun menujukan sikap yang tak wajar dihadapan irwan.


"Sayang, katakan padaku ,apa yang sebenarnya terjadi ?.. tanya irwan.


"pak, cepat bawa aku pergi aku sudah tak kuat !.. ucap irna.


Irwan pun semakin heran dibuatnya, ia pun mengernyitkan keningnya.


"Are you okay baby ?.. tanya irwan penasaran.


Irwan yang tak fokus melajukan kendaraanya karena melihat irna seolah seperti cacing kepanasa, ia mengeliat geliat kan tubuhnya, sesekali ia menggigit bibir bawahnya dan yang membuat irwan terkejut irna sesekali meremas gunung kembar miliknya.


Achh...emhhh..ssyang, rancau irna meraba tangan kekar irwan yang sedang memegang kemudi.


"iya baby, aku sudah tak tahan sayang" rancau irna menyambar pipi irwan dengan bibirnya membuat irwan tak fokus mengemudi, irwan pun menepikan kendaraanya dipinggir lalu menatap irna yang bersikap aneh.


Ayo sayang,aku ga tahan" ucap irna lagi kini ia duduk dipaha irwan, membuat irwan terkejut , irna pun menyambar bibir irwan,irwan awalnya terkejut namun lama kelamaan menikmatinya.


Kini mereka bertukar saliva, ciuman mereka pun semakin dalam lidah keduanya kini saling berbelit.


Irna pun berusaha melepaskan gaunnnya, irwan melihat hal itu buru-buru melepaskan tautan bibirnya.ia tak mau orang melihat mobil milik bergoyang.


irwan memaksa medudukan irna kembali, dan irwan pun melaju kendaraannya kembali.


irna yang sudah seperti cacing kepanasanpun terus saja meraba tubuh irwan.


"Oh..good mereka memberikanmu Afrodisiak !.. siapa baby yang tega mekakukan ini.


"Sayang..aku sudah tak tahan lagi, ayo sayang berikan aku kenikmatan ".. rancau irna membuat irwan semakin kencang melajukan kendaraannya.


Setelah beberapa lama mereka pun sampai diapartemen milik irwan, irwan dengan susah payah membawa irna masuk keapartemen miliknya.


Irwan menidurkan irna ditempat tidur empuk miliknya..irna pun mengeliat- geliat seperti cacing.


Achhh... emhh..Pak, bosku sayang ayo peluk aku berikan kehangatan mu padaku..please !! ucap irna membuka gaun miliknya.


"No,, baby aku tak akan melakukannya sebelum kita resmi menikah ".. ucap irwan mekepaskan pautan bibir irna dibibirnya.


Ayo lah sayang, aku tersiksa sayang,sku mohon,aku mohon !.. ucap irna sendu


Irwan yang merasa kasihan dengan irna, iya menatap dalam irna.


"Baby , apakah kau tidak menyesal melakukanya denganku?..aku pun tak munafik aku membutuhkanya tapi tidak dengan cara seperri ini baby.

__ADS_1


"Irna yang sudah tak bisa membenung hasratnya ia kembali menyambar bibir irwan.


__ADS_2