
Hari berganti hari, bulan pun berganti.Setahun sudah kepergian allana menorehkan luka mendalam untuk orang-orang yang mereka cintai,terutama untuk davin.
Davin seakan tubuh tanpa nyawa, setiap hari ia hanya duduk menatap foto allana.air mata menjadi teman sejati untuknya.davin pun bukan manusia seutuhnya.
Hari ini pun tepat baby alvin berusia satu tahun.mama dan papa davin sibuk membuat pesta ulang tahun cucu mereka.
Mama nadin menghampiri davin yang duduk mematung didepan kaca jendela kamarnya.tatapannya masih kosong seperti sebelumnya.
"Vin, nih lihat alvin sudah satu tahun, kau tak ingin memeluknya dan beri selamat !.. ucap mama nadin mendudukan baby alvin dipangkuan davin.
Namun davin tak beraksi apa-apa." vin kalau kamu seperti ini terus allana akan marah padamu,kamu tahu kan kalau allana marah !.. ucap mama nadin.
"Allana...allana..ucap davin mulai histeris mencari allana.membuat mama nadin khawatir baby alvin terjatuh,ia buru-buru mengambil alvin dari pangkuan davin.
"perawat...perawat !teriak mama nadin.perawat laki-laki itu pun datang lalu dengan sigap mengambil suntikan yang berisi obat penenang untuk disuntikan ketubuh davin.dalam hitungan detik davin pun kembali tenang.
"Dalam setahun ini davin sudah beberapa lali ia mecoba mengakhiri hidupnya.davin pun menjadi semakin depresi kalau dia teringat allana.
Mama nadin hanya menangis memeluk baby davin yang belum bisa berjalan.
Siang itu semua orang dirumah davin pun tengah sibuk mempersiapkan acara ulang tahun baby alvin.para pelayan suster baby alvin pun sibuk mengerjakan tugasnya masing-masing.tidak terkecuali mama nadin, ia tak sadar kalau baby alvin ia tidurkan ditempat tidur miliknya.
Baby alvin yang baru bisa merangkak,ia terbangun,lalu ia turun dari tempat tidur sang omah.
perlahan alvin mulai merangkak tanpa ada satu orang pun yang memperhatikanya.mereka sibuk dengan tugas mereka masing-masing.
"mamam...mamam " celoteh baby alvin merangkak tak tentu arah,sepertinya ia kehausan memcari minum.dan baby alvin pun merangkak ke bagian belakang rumah davin.
Perhatiannya tertuju pada kolam renang dirumah itu,ia terus merangkak sampai dibibir kolam renang.
"Kaca jendela kamar davin pun terbuka dan memang davin setiap hari hanya memandangi taman belakang yang berhadapan dengan kolam renang.
Baby alvin pun bermain air kolam renang,ia nampak bahagia..ia sesekali memunum air kolam renang itu.dan dalam hitungan detik tubuh mungil itu pun terjatuh kedalam kolam renang tanpa ada yang tahu.
Tangan mungil itu meronta-meronta seakan meminta pertolongan namun,tak ada satu orang pun yang mengetahuinya kecuali davin yang menatap kosong kearah babby alvi.tanpa sadar,davin melompati jendela ia menceburkan dirinya kekolam renang itu meraih tubuh mungil putranya.
__ADS_1
"Semua orang yang ada didalam rumah besar itu terkejut mendengar seseorang melompat kekolam renang.
Mereka terkejut dan berteriak histeris melihat baby alvin tenggelam dan disebrang kolam renang davin berenang meraih tubuh putranya lalu davin mengendong tubuh putranya kebibir kolam renang,ia memompa tubuh mungil itu,sesekali memberikan nafas buatan untuknya.
Semua orang berhamburan mendekati ayah dan anak itu,perawat davin pun mendekati mereka lalu mencoba menolong baby alvin.dan akhirnya baby alvin pun mengeluarkan air kolam renang yang sudah tertelan olehnya.perawat itu pun memberika oksigen untuk baby alvin.
davin pun tanpa sadar mengendong baby alvin lalu ia membawa bayi mungil itu ketempat tidur miliknya.ia membuka semua pakaian bayi itu lalu.
Suster...suster,cepat ambilkan minyak kayu putih dan pakaian bayi ku cepat" teriak davin memerintah suster.
Semua orang yang ada disana terlihat panik namun terkejut melihat davin bersikap normal.
Suster pun datang membawa pakaian dan minyak kayu putih untuk menghangatkan baby alvin.
Cepat pakaikan pada bayiku,biar tubuhnya hangat,ucap davin lalu ia pun menuju kamar mandi mengganti pakaiannya yang basah.
Semua orang disana heran dan khawatir,atas kejadian ini.hingga davin keluar dari kamar mandi .
"Kenapa kalian masih diam saja,cepat panggil dokter kesini,apa kalian ingin bayiku tiada !.. bentak davin .sontak para pelayan itu sibuk menghubungi dokter keluarga mereka.
"cup..cup anak papa kuat !.. ucap davin menenangkan putranya kali pertama untuknya.membuat mama nadin menangis haru lalu mendekati davin.
"Sayang kau sudah sembuh ". ..ucap mama nadin.mengelus rambut davin.
"Mama,kenapa kejadian ini bisa terjadi? kalau baby alvin tak tertolong bagaimana ma?.. tukas davin.
"Kamu suster putraku bukan? kenapa bisa ceroboh seperti itu, memang kalian sedang sibuk apa ?... bentak davin pada suster putranya.
"Vin,maafkan mama,ini kesalahan mana,suster itu tak bersalah, karena mama yang lupa kalau alvin tegah tidur dikamar mama,suster eni mama suruh membantu yang lain memasang balon ".. terang mama nadin.
"Ya ampun mama,untuk apa kalian memasang balon sampai melupakan bayiku. ! tanya davin geram.
"Vin,hari ini baby alvin berulang tahun kesatu tahun ".. ucap mama nadin
"Setahun..mama ini ngaco putraku baru lahir dan baru kemarin aku memberinya nama dan allana pun masih dirumah sakit ".. ucap davin membuat mama nadin menangis.
__ADS_1
Perawat davin pun datang, menghampiri davin.
"Tuan muda, mari saya cek kondisi tuan dulu,kalau untuk baby alvin saya rasa sudah mulai membaik karena baby sudah mengeluarkan air yang ia telan !.. ujar perawat itu membuat davin heran.
"Kau ini siapa? dan untuk apa aku diperiksa ,yang harusnya kau periksa itu putraku bukan diriku !... ucap davin.
"Vin, berikan baby al pada mama, kau haruss diperiksa dulu oleh perawatmu,sebentar lagi dokter akan datang mengecek kondisi baby alvin dan kau sayang.
"Baby alvin pun sudah mulai tengan dia digendong oleh susternya namun davin dilarang membawa putranta keluar kamarnya.
Sementara perawat davin memeriksa davin dokter yang ditunggu pun meneriksa satu persatu ayah dan anak itu.
"Hmmm...bersyukur nyonya , putra anda dengan sigap menolong baby al, kalau tidak saya tidak tahu yang akan terjadi, kondisi baby al pun sydah stabil.air yang tertelan sudah ia keluarkan , ya anak pintar ".. ucap dokter1 keluarga mereka.
Dan kondisi, tuam muda,sudah pulih, ia sudah ingat semua sebelum ia depresi.namun saya sarankan tuan mudah harus dicek pada pisikiater beliau.
"Baik lah dok, mungkin nanti dokter psikiaternya davin datang".. ucap mama nadin.
"Tuan,obat-obat yang saya berikan bisa anda minum sampai habis ya tuan, ucap dokter itu pada davin.
"Obat...obat apa dokter?... tanya davin binggung.dokterpun hanya tersenyum.
Dokter pun pamit,lalu selang beberapa saat papa adi dan dani pun menghampiri davin.
"Vin,syukur lah kau sudah sadar,dan kondisi baby alvin bagainana?... tanya papa adi panik mencari cucu kesayangannya.
Malam pun datang,acara ulang tahun baby alvin pun diundur menjadi besok,sudah setahun davin baru makan bersama lagi bersama orang tuanya.
Sebelum makan malam psikiater davin pun datang,ia mengecek davin.mengajukan beberapa pertanyaan dan tentunya davin pun bisa menjawabnya karena dia sudah pulih total.
Dokter pun selesai mengecek kondisi davin,kini ia menuju keruang keluarga dimana mama dan papa davin menunggu.
"Bagaimana dok?..anak saya tanya papa adi.
"Pak adi syukur alhamdulillah putra bapak sudah krmbali normal ingatannya juga sudah pulih,namun ingatan ketika ia depresi hilang dimemori otaknya pak,jadi pelan -pelan bapak dan ibu harus memberi tahu kejadian selama setahun ini pelan-pelan !... terang dokter itu.
__ADS_1
"Papa dan mama davin pun berucap syukur pada sang halik, atas kondisi putra mereka yang sudah pulih.