
Dani yang masih asik dalam lamunannya dikejutkan oleh davin.
"Woy..melamun saja kesambet baru tahu nanti".. ledek davin berhasil membuat fani terkejut dari lamunannya.
"Ayo waktunya kembali bekerja !.. ajak davin.
Dani pun hanya mengacak- ngacak rambutnya.
"Sayang apa kau ingin ikut aku lagi kekantor atau ingin pulang?.. tanya davin pada allana.
"Aku ingin pulang saja mas !
"Baiklah aku akan mengantarmu pulang !
"Dan, kau kembali saja dulu ,aku akan mengantar istriku pulang ".. ucap davin terus saja mengengam tangan allana, membuat dani merasa kesal dengan ulah davin.
"Iya..iya, budak cinta,mana bisa kau meninggalkan istrimu !.. rajuk dani, membuat davin tertawa.
"Makanya cepet cari yang halal, kemana- mana lu bisa berduaan "
"Hmmm..gw juga lagi betusaha menghalalkan seseorang, tapi sepertinya dia tak tertarik padaku vin !...
"Maksudmu ayu ?.. ucap davin ambigu.
"Ayu ???
"Iya ayu ?.. dia dari dulu tertarik padamu, dia gadis baik , pintar, pekerja keras dan satu lagi dia cantik dan".. ucap dani memainkan matanya pada allana.
"Iya kak dani, ayu tuh sebenernya tertarik pada kakak lho dari dulu, tatepi kak dani nya super cuek, makanya ayu jadi mundur".. timpal allana, membuat dani berpikir sesaat.
"Masa iya ayu menyukai ku, kok aku ga tahu ya?..gumam dani dalam hati.
Dani dan davin meninggalkan restoran itu, dani mengendarai mobilnya menuju perusahan davin, sedang davin mengantar allana kerumah.
Sedampainya dirumah davin allana pun turun dari mobil, dan davin hanya mengantar saja, dia langsung kembali lagi keperudahannya.
"Sayang, kau sudah pulang ?.. tanya mama nadin.
"Iya ma"
"Lho davin mana , dia tak ikut turun bersama mu sayang?.. tanya mama nadin binggung mencari- cari davin.
"Mas davin hanya mengantar anna saja ma, dia langsung balik lagi kekantor !.. terang allana.
"Ma, alvin sudah pulang ?..
"Sudah, tapi papa ajak dia kerumah sahabatnya, papa ga ada teman katanya!.. ucap mama nadin.
"Ma,anna kayanya ingin mencari kesibukan deh, soalnya alvin kan udah besar, jadi anna bida tinggalun dia.
"Memang kamu mau cari kesibukan apa?.. jangan bilang kamu mau kerja lagi, masa pemilik perusahan adyaksa kerja diperusahanya sendri ".. ucap mama nadin tertawa.
"Kalau kerja , mas davin tidak akan mengijinkanya ma ".. ucap allana seraya berfikir
__ADS_1
"Terus kamu maunya apa? tanya mama nadin penasaran
"Hmmm..bagaimana kalau anna, buka toko bakery ma".
"Hmm..ide bagus, tapi suami dan papa mu mengizinkanya sayang?.
"Kalau soal mas davin biar jadi urusan anna, tapi kalau papa mama yang bujuk !.. ya ma !.. rengek allana.
Allana yang merengek dan bergelayut ditangan ibu mertuanya, membuat ibu mertuanya tak tega.
"Iya..iya nanti mama yang bicara !
Allana yang gembira mendengar ucapan mama nadin ia pun memeluk erat mertuanya seperti anak kecil yang baru mendapat mainan.
"Makasih mamaku sayang..muah..muach ".. ucap allana menciumi pipi mama nadin.
***
Setelah irwan dan irna mengantar ayu kekostnya, irwan pun melajukan kendaraanya dengan kecepatan penuh.
Namun membuat irna binggung, sebab mobil yang irwan kendarai bukan kearah kantir irwan melainkan kearah apartemen irwan.
"Sayang, kenapa kita kearah apartemenmu, kan dikantor kita banyak kerjaan ".. ucap irna binggung.
"Terserah aku, aku yang bawa mobil "".. ucap irwan menggoda irna.
"Iya..iya terserah kamu, aku kan cuma karyawanmu, jadi harus menuruti apa yang diucapkan bos !.. ujar irna menunjukan wajah kesalnya, ia pun memalingkan pandanganya kearah kaca mobil.membuat irwan semskin gemas melihatnya.
"Babby...panggil lagi irwan.
"Apa !
"Marah ?
"engga"
"Kalau ga marah, jangan cemberut gitu donk, nanti muka cantiknya hilang ".. ledek irwan membuat irna semakin kesal, irna pun mrncubit pinggang irwan.
"Awww..sakit baby ".. teriak irwan.
"Makanya fokus menyetirnya, jangan becanda ".. ucap irna judes.irwan hanya tersenyum, melihat kekasihnya marah.
Irwan pun kembali fokus menyetir, hingga akhirnya sampai di parkiran apartemen.
Irwan pun keluar dari mobil, ia berjalan memutari mobil laly membukakan pintu mobil untuk irna.
"Silahkan tuan putri, hamba siap melaksanakan titahmu".. ucap irwan membungkuk.namun irna masih saja tak begeming.
Mereka pun masuk kedalam lift untuk menuju unit apartemen irwan.
Pintu lift pun terbuka, mereka berdua pun leluar dari lift, suasana hening terasa diantara pasangan kekasih ini.
Dan akhirnya sampai diapartemen milik irwan, irwan membukakan pintu untuk irna, irna pun masuk dan mendudukan bokongnya disofa empuk milik irwan.
__ADS_1
"Babby mau minum apa?.. tanya irwan, namun irna hanya menggeleng .
"Atau kamu ingin makan sesuatu ?.. tanya irwan kembali.
"Masih kenyang" kali ini irna menjawab.
"Baiklah..aku ganti baju dulu, ya ?.. ucap irwan.
Irna masih membeku tanpa ada jawaban.
Irwan pun masuk kekamarnya lalu mengganti pakaianya.setelah itu ia keluar, terlihat irna masih tak bergeming dari tempat duduknya .Kali ini ia sedang asik memainkan ponselnya.
Irwan pun duduk disamping irna, ia menatap irna lalu berkata.
"Babby, kau sedang sibuk apa?.. tanya irwan, namun irna tak menjawabnya membuat irwan geram.
Irwan pun mengambil ponsel irna, yang sedang irna mainkan.membuat irna terkejut dan berusaha mengabilnya kembali dari tangan irwan.
"Mas, kembalikan ponselku ".. rengek irna mencoba mengambilnya dari tangan irwan.
"Tidak, aku tidak suka kamu sibuk sendri ketika bersamaku, memang dengan siapa kamu berkomunikasi sampai begitu asiknya ".. tanya irwan marah.
"Kembalikan mas, aku sedang... ucap irna berhenti berbicara.
"Kenapa berhenti, takut !!.. ucap irwan , ia pun memerika ponsel irna, irwan membaca semua pesan yang masuk diponsel kekasihnya.
Dan irwan semakin serius kala membaca sebuah pesan yang dikirim dari seseorang untuk irna.
"Babby kenapa kamu tak jujur padaku ?.. ucap irwan meradang setelah membaca isi pesan itu.
"Aku..aku".. jawab irna gugup.
"Tega kamu babby, padahal aku ini begitu mencintaimu, tapi kau rahasiahkan hal sebesar ini padaku ".. ucap irwan mengusap wajahnya kasar frustasi.
"Aku tak bermaksud merahasiahkanya, aku hanya ingin kau tidak ikut campur dengan urusanku ".. jawab irna lirih menunduk.
"Kau bilang ini bukan urusanku !.. jadi selama ini kau mengangap ku apa? ucap irwan.
Irna hanya menangis ketakutan.
"Dengar kau merahasiahkan hal sebesar ini dariku !..Kau anggap apa hubungan kita ?.. ucap irwan menguncang - guncangkan badan irna.
Irna hanya menangis, tak ada satu kata pun terucap dari bibir irna.
"Aku kecewa pada mu, aku pikir aku adalah seseorang yang paling penting dihidupmu,tetapi nyatanya kau tak menggapku ada, kau merahasiahkan sesuatu dariku.
"Tapi mas, bukan seperti itu,aku hanya tidak ingin kau mengetahuinya?.. terang irna dengan suara lirihnya.
"Sudah berapa lama kau menyembunyikan hal ini dariku?.. tanya irwan menatap tajam irna.
"Mas..mas aku mohon aku tak bermaksud, maafkan aku mas !.. ucap irna lirih, menatap sendu irwan.
"
__ADS_1