Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Rencana yang gagal


__ADS_3

Setelah beberapa lama diperjalanan,davin pun tiba dirumah nara,ia memarkirkan kendaraanya didepan rumah nara.


Dari dalam tampak ibu dan anak itu tengah berbisik-bisik


"Bu, apa ibu sudah membeli cairan untuk merusak wajah sibodoh itu ?.. tanya dini.


"Aduh sayang ibu belum sempat membelinya, ibu kira tuan besar akan datang sore ! eh ternyata jam segini dia sudah datang !.. ucap bu yani.


"Ah..ibu gimana sih !!.. terus gimana dong bu, cara agar kita mencegah sibodoh itu pergi bersama tuan davin bu ?.. ujar dini.


"Hmmm... ibu punya ide agar si nara tak bisa pergi "


"Caranya bu ??.. tanya dini penasaran.


"Kita sirap sibodoh itu dengan air comberan agar tuan davin jadi bau melihat nara dan akhirnya dia membatalkan kepergiannya, nah kamu harus sudah berdandan cantik agar tuan davin mengajak kamu !!.. bagaimana?


"Bagus..bagus ide ibu,cepat ibu ambil air combetan yang ada dibelakang sementara aku bersiap dulu bu !.. ucap dini bergegas masuk kedalam kamarnya sedang bu yani kebelakang rumah mengambil air comberan.


"Tok..tok, permisi ".. ucap davin mengetuk pintu


"Iya sebentar ".. teriak nara dari dalam rumah berjalan cepat menuju pintu depan lalu ia membukanya.


"Tu..tuan davin !.. ucap nara tersipu malu.


"Bagaimana kau sudah siap ?.. tanya davin.


"Su..sudah tuan, sebentar saya ambil tas dan pamitan pada ibu saya !.. ucap nara kembali kebelakang.


Nara pun mencari keberadaan ibunya didapur rumahnya namyn tak menemukanya.


"Ibu..ibu panggil nara


"Ibu didepan nara ! teriak bu yani, nara pun berlari menghampiri bu yani keluar rumah , davin pun memperhatikan nara langkah nara,tiba-tiba...


"Byurrrr...nara diguyur air comberan .


"Ya ampun nara, kenapa kamu jalannya tidak hari-hati,ibu kan mau menyiram tanaman pake air itu, kenapa jadi kamu yang kesiram sih nara".. ucap bu yani berpura-pura.


Allana hanya diam mematung,bulir beningnya melaju tanpa permisi.kondsi nara sekarang kotor dan bau membuat dini menertawakan nara keluar dari kamarnya.


Davin yang melihat kejadian itu, merasa kesal dan geram, namun davin belum ingin melakukan sesuatu pada ibu dan anak itu.


"Nara sudah ibu bilang beberapa kali ,agar kamu tidak celaka seperti ini,padahal kamu mau pergi kan?.. ucap bu yani.


Davin pun menghampiri nara kondisinya sangat buruk.davin hanya menghela nafas panjang melihat itu, lalu bu yani memanfaatkan kekecewaan davin.


Tuan besar, maaf kalau nara mengecewakan anda,sebagai gantinya biar tuan besar di temani anak saya dini kalau ingin berjalan-jalan disekitar daerah ini.


"Davin yang memperlihatkan expresi kesalnya berdiri mebatap nara.


Nara berpikir kalau davin merasa jijik padanya, nara menunduk dan menangis karena rasa malu.nara masih menunduk malu dengan keadaanya.terdengar suara langkah sepatu davin.Nara mengira davin menjauh lalu pergi namun ternyata salah.


Davin mendekat pada nara lalu ia menarik tangan nara membuat nara terkejut.davin menarik nara kedalam lalu kekamar mandi davin menyiram nara dengan air sampai bau itu mulai sedikit menghilang.


"Mandilah bersih dirimu !.aku akan menunggu mu didepan pintu ucap davin membuat nara malu sekaligus bahagia ia tak percaya davin sebegitu perhatianya pada dirinya.


Nara pun mandi dengan waktu yang cukup lama ,sementara davin memainkan benda pipih hitamnya, ia terlihat mengirimkan pesan untuk seseorang.


šŸ“±"Dan, orang-orang yang kau katakan mana, dia seharusnya sudah ada dari kemarin ?


šŸ“±"Memang kenapa bos?. sudah terjadi apa?


šŸ“±"Ibu dan anak tidak waras itu hari ini mencoba menggagalkan rencana ku bersama nara keluar !


šŸ“±"hah..serius !! memang mereka berbuat apa?


šŸ“±"Mereka menyiran nara dengan air comberab yang bau!

__ADS_1


šŸ“±"wah.. keterlaluan !


šŸ“±Gw curiga dan, mereka akan berbuat nekad0 dari ini.


šŸ“±"Tenang vin, orang ku akan mengawasi mereka 24 jam.


šŸ“±"Bagus,gw percayakan ini pada mu dan.


šŸ“±"Siap bos !! yang penting mobil barunya jangan lupa !!


šŸ“±"Iya beres !!


davin pun nenutup pesannya karena nara sudah keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk saja.davin yang hampir saja tak bisa mengendalikan dirinya ingin memeluk nara,namun ia cepat sadar disana ada ibu dan adik nara.


"Cepatlah berpajaian agar kita cepat! ucap davin.


Sementara dini dan bu yani tampak kesal karena davin tidak sedikit pun merasa jijik pada nara.


Bu yani menghampiri davin yang tegah duduk di ruang tamu.


"Tuan besar seharusnya tak usah bersusah-susah menunggu nara,kan ada dini bisa mengantar tuan kemaba saja, dini jauh lebih hapal disini tuan ".. ucap bu yani menawarkan dini.dini pun tersenyum manis.


Namun bukannya tertarik melihat senyum dini davin malah kesal melihat tingkah ibu dan anak itu.


"Tidak terima kasih bu, saya hanya ingin pergi bersama nara !.. ucap davin tegas membuat ibu dab anak itu kesal.


Akhirnya nara pun keluar mengenakan baju yang sederhana sekali tidak sebanding dengan penampilan davin.


"Tuan, maafkan saya , saya tidak bisa pergi dengan tuan hari ini ! ... ucap nara


"Memang kenapa nara ?.. tanya davin menatap nara.


"Sa..saya tak pantas pergi bersama tuan,saya tak punya pakaian yang layak saya pakai untuk pergi dengan tuan ".. ujar nara lirih.


Davin pun menghela nafas panjang..


"Untung ibu tadi membuang semua pakaian sibodoh nara!.. bisik bu yani.


"Tuan davin, saran saya tuan tidak usah pergi bersama nara, hanya bikin malu saja ".. ucap bu yani.tersenyum licik menatap nara


Davin hanya tersenyum lalu ia berkata.


"Ayo nara kita pergi sudah terlalu siang ".. ucap davin menarik nara


"Tapi tuan saya...!


"Sudahlah, kita beli pakaian baru nanti !.. ucap davin tersenyum.


"Baiklah bu, saya pamit pergi ".. ucap davin melirik ibu dan anak itu dan mebarik nara dari tempat yang penuh drana itu.


Ibu dan anak itu tak bisa berkata apa-apa lagi.mereka hanya mengerutu atas keperguan davin dan nara.


"Huh... tuh kan ibu lihat sendri,tuan davin boro-boro mau pergi denganku, melirik aku saja tidak bu !.. rengek dini.


"Tenang din, besok muka gadis itu akan rusak dan kita lihat apa tuan davin masih mau bersana gadis bodoh itu !.. tukas bu yani mengepalkan tangannya menahan emosi.


Nara dan davin pun kini berada didakam mewah davin.nara menatap davin. davin mengetahui kalau nara nenatapnya berkata :


"Sudah kamu jangan menatap ku seperti itu nanti kamu jatuh cinta padaku !.. ucap davin membuat nara tersipu malu.


"Tuan kenapa kau begiti baik pada ku, padahal kita baru saling mengenal.!.. ucap nara.


"Aku sudah bilang padamu nara, itu semua karena cinta,dan aoa kau tak mencibtaiku juga?


Nara semakin menunduk malu"aku juga mencintaimu tuan ".. gumam nara dalam haru.


Akhirnya nara dan davin pun tiba ditoko pajaian yang cukup terkenal dikota itu.nara turun dari mobil mewah davin ditenani davin disampingnya.

__ADS_1


Mereka berdua berjakan bersampingan menjadi pusat perhatian orang-orang disana karena penampilan nara.


Davin pun masuk kedalam toko pakaian itu, nara hanya diam mematung senentara davin memilih-milih pakaian untuk nara.


Beberapa potong pakaian dan sepasang sepatu pun telah dipilih davin.


"Nara, sini ! ucap davin melambaikan tangan pada nara. nara pun berjalan menghampiri davin.


"Hmm.coba kau pakai pakaian ini !.. ucap davin memberikan pakaian itu pada nara.nara pun menerimanya lalu nasuk kesebuah kamar pas nara mencoba baju pertama dan keluar.


"davin yang sedang menunggu nara pun terkejut melihat nara mengenakan pakaian kasual namun terlihat seksi itu terkejut.


"waw..nara kau terlihat cantik !.. ucap davin menatap nara.


davin menghampiri nara danmenatapnya tajam."sayang, allana kau kah ini !.. gumam davin dalam hati.


davin pun bergegas membayar semua pakaian nara. dan keluar dari toko pakaian tersebut lalu menuju sembuah gerai ponsel.


"Tuan mau membeli ponsel baru ya?.. ucap nara bwrjalan disamping davin.


"Hmm.. iya nara!.. ucap davin tersenyum.davin dan nara pun sampai disebuah gerai ponsel terbesar disana.


Davin pun melihat-lihat beberapa ponsel,dan davin pun tertarik dengan sebuah ponsel keluaran terbaru dan ia pun membelinya.selesai berbelanja davin pun mengajak nara kepenginapan mereka.


"Nara,ayo kita pulang kepenginapan saja ya".. ucao davin .nara pun hanya patuh pada davin


"Kita makan siang dipenginapan saja ya,kamu mau makan apa aku pesankan ?.. ucap davin.


"Terserah tuan saja ".. ucap nara.


Setelah diperjalanan mereka pun sampai dipenginapan, davin dan nara pun menjadi pusat perhatian orang-orang disana.


Davin dan nara kini berada dikamar davin.sambil menunggu pesanan davin pun duduk disofa kamr tersebut.


"Nara, ponsel ini untuk mu, biar aku tidak susah menghubungi mu, karena hari ini aku akan pulang kekota nar !.. ucap davin lirih menatap nara.


"Tu..tuan akan pulang!..


"Iya, seandainya aku masih bisa lama berada disini,aku akan tinggal disini nara,tapi perusahanku dikota tidak bisa aku tinggalkan lama-lama dan putraku juga pasti merindukanku.


"Putra !.. tanya nara.


"Iya nara, putra ku alvin dia berusia 4 tahun, dipasti merindukanku !.. apa kau ingin melihat putraku ?.. tanya davin. diangguki nara.


Davin pun menunjukan foto diponselnya dan mempelihatkan foto-foto alvin pada nara.


Entah kenapa ketika nara, melihat foto-foto alvin ada rasa rindu dan haru bercampur menjadi satu dan nara pun berkaca-kaca.


"Putra mu tampan sekali tuan ! bolehkah aku bertemu denganya ?.. kata-kata nara meluncur dari bibirnya.


"Boleh.. suatu hari nanti aku akan mempertemukan kalian.


"Tuan jam berapa anda akan pulang ? tanya nara


"Nanti malam sekitar jam 8 nara ! kenapa apa ?.. ucap davin.


Nara pun memeluk davin yang berada dihadapanya. membuat davin terkejut dan membalas pelukan nara


"Kenapa apa kau tak ingin aku pulang?.. bisik davin ditelinga nara.namun nara hanya meneluk erat davin seolah tak ingin berpisah.


"kalau kau tidak ingin aku pukang nanti malam, aku ajan pulang besok pagi,tapi aku ingin kau menenaniku malam ini ".. bisik davin.


Davin pun memegang dagu nara kini davin melihat jelas kesefiahan dimata nara.


"Apa malam ini kau ingin menemaniku".. tanya davin lagi nara pun mengangguk tanda setuju.


Davin pun tersenyum lalu menempelka bibirnya kebibir kenyal nara, mereka pun kini bertukar saliva, davin mengeksplor semua bagian mulut nara.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2