Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Kepulangan baby.


__ADS_3

Hendra selama ini dianggapnya teman oleh davin,sampai dia yang menghasut davin untuk melakukan test DNA itu. Dan akhirnya menjadi seperti ini.


"Pak tolong temukan istri saya dimanapun ia berada!.. ucap davin pada salah satu anggota polisi.


"Baik pak, kita sudah mengerahkan semua anggota kita untuk mencari tersangka hendra dan helena tentunya juga istri bapak,kita mencari kesemua yang dapat dijangkau tersangka,kami mencurigai mereka kabur keluar negri " ucap anggota polisi itu.


"Vin kau kenal orang tuanya hendra ?.. tanya irwan.


Aku tidak pernah tahu orang tua hendra,dan seingat ku hendra tidak pernah memperkenalkan atau membahas tentang orang tuanya pada teman-temannya !... terang davin mengingat-ngingat.


Dani pun datang bersama ayu dan papa adi.


"Gimana vin,ada kabar tentang allana ?... tanya dani.


"Dan, allana diculik ?.. ucap davin. dani terkejut begitu pula dengan papa adi dan ayu


"Davin siapa yang memculik allana katakan pada papa?.. tanya papa adi


"Yang menculik allana itu adalah hendra papa !


"Hendra siapa?.. tanya papa adi.


"Hendra manager kami yang baru papa,dan juga ku,rwan dan dani , dari sma sampai kuliah ."...terang davin.


"Apa hendra vin !!!.. ucap dani terkejut.


"Vin, gw sudah memperingatkan mu tentang semua ini,tapi kau memilih percaya pada hasutan hendra bukan !... ujar dani kesal .


"Iya dan gw nyesel, kenapa harus mengikuti omonganya dia!.. ucap davin lirih.


"Papa sudah mengarahkan orang-orang kita vin, mereka sudah bergerak mencari allana.


Irwan pun seperti sedang berfikir lalu ia pun bertanya pada davin.


"Dimana kau mengenal hellena vin ?.. tanya irwan.


Aku mengenalnya ketika berkunjung ke melbourne ,kalau tidak salah dijenalkan oleh tuan edo pengusaha asal indonesia wan!.. terang davin.


"Edo..sebentar kok nama itu seperti tidak asing buat papa vin!!.. ucap papa adi


Ayo kita pulang, kita tunggu kabar dari pihsk kepolisian dan orang-orang kita !.. ucap papa adi.


Namum diluar kantor polisi davin menghampiri irwan, lalu memeluk irwan.

__ADS_1


"Maafkan aku wan,aku telah menuduhmu yang bukan-bukan".. ujar davin menunduk.


"Sudah lah vin, yang sudah terjadi biarkan terjadi,walaupun hatiku hancur kau merebut allana dari ku tapi aku berusaha ikhlas menerimanya, yang terpenting sekarang kita harus memcari keberadaan allana "... ucap irwan menepuk pundak davin lalu ia pun pergi menuju mobilnya.


"Allana kamu dimana? maafkan aku terlambat menemuimu, seandainya aku lebih cepat datang mungkin kau tak akan menghilang ".. gumam irwan lirih meneteskan air mata, jemarinya memutih menahan amarah memegang kemudi.


Waktu pun sudah hampir fajar, semua orang menunggu kabar baik tentang allana, davin yang berusaha mencari tempat tinggal hendra pun nihil.apartemen milik hendra sudah kosong.


"Kurang ajar ! mereka berdua sudah melarikan diri !.. ucap davin menendang ban mobil miliknya.


"Aku harus mencari kemana lagi !! sayang kamu dimana ???.... teriak davin.davin pun kembali menaiki kendaraannya,ia melaju kendaraannya menuju apartemen miliknya.


Setelah beberapa saat ia pun tiba disana,langkahnya gontai tak bertenaga,namun davin berusaha berjalan hingga sampai diunit apartemennya.ia membuka pintu apartemen itu perlahan, davin mengingat semua kenangan didalam sana,kini ia melangkahkan kakinya kekamar mereka tempat favorit mereka berdua,dikamar itu terdengar suara tertawa allana,celotehan polosnya dan yang paling ia ingat suara tangisan allana.


Jantung davin pun berdebar hebat."Lana apa yang terjadi padamu ?kenapa jantungku seakan ingin berhenti berdetak ! sayang dimana pun kamu berada semoga kamu baik-baik saja, bertahan lah demi diriku dan putra kita ".. ucap davin meremas jantungnya.


Davin pun tak bisa memejamkan matanya,ia pun meringkuk diatas tempat tidurnya seperti bayi.davin menangis memeluk bingkai foto pernikahan mereka.


Mentari pagi pun bersinar cerah namun tidak dengan hati davin,mata nya tertutup namun bulir bening itu masih enggan meninggalkan pipi davin.


Suara ponsel pun membangunkan tidur davin.davin membuka matanya perlahan lalu ia meraih ponselnya diatas nakas kamarnya.


Pesan singkat dan beberapa panggilan telepon dari dani dan mana nadin.davin pun mebuka pesan masuk tersebut.


Setelah selasai mandi, davin pun hanya mengenakan handuk yang dililit dipinggangnya,ia keluar menggosok-gosok rambut basahnya, ia pun berkata :


"Sayang siapkan baju mas,...." ucap davin tak sadar.davin pun terdiam mematung kembali mengigat allana yang selalu menyiapkan pakaiannya.davin duduk diujung tempat tidur hatinya perih mengigat allana.


"Sayang mas janji akan menemukanmu ".. gumam davin lalu ia berpakaian dan melangkahkan kakinya ke tempat parkir apartemen itu.davin pun mengendarai mobil mewah miliknya dengan gagah mengenakan


mata hitam, membuat para gafis yang melihatnya akan terpesona.Setelah beberapa lama ia pun tiba dirumah sakit tempat bayinya berada.davin turun dari mobilnya melangkah menuju ruang bayi.


Dari kejauhan suara tangisan bayinya terdengar membuat hati davin semakin sakit.namun ia berusaha menutupinya.


"Vin lama sekali kamu datang, bayi mu sudah ingin pulang"... ucap mama nadin menenangkan bayi davin.


"Sini mama, berikan putraku padaku !.. ucap davin meraih putranya, mana nadin pun memindahkan bayi itu pada papanya, sekatika tangisan bayi itu berhenti membuat davin dan mamanya tersenyum.


"Vin, putra mu rindu pada mu vin,papa apa sudah selesai semuanya?.. ucap mama nafin melihat papa adi yang datang bersama asistenya.


"Sudah ma,kita akan bawa pulang cucu kita , bagaimana persiapan dirumah apa bik sri sudah menyelesaikannya ?... ucap papa adi.


"Sudah papa, bik sri dan beberapa asiten dan perawat untuk cucu kita sudah menyiapkanya,ayo vin berikan putramu pada mama !.. pinta mama nadin.

__ADS_1


"Biarkan davin yang mengendongnya ma !.. pinta davin, mama nadin pun mengganguk lalu mereka semua pergi meninggalkan rumah sakit itu.


Davin mengending bayi munggilnya ,sampai ke parkiran disana ia baru memberikan putranya kembali pada mama nadin.mereka pun pulang kerumah orang tua davin.


Setelah beberapa saat mereka pun sampai di rumah orang tua davin,davin terkejut melihat banyak orang dirumahnya.


"Ma, ada acara apa ini,?ucap davin turun dari mobilnya.


"Syukuran kedatangan putramu vin, walaupun kecil-kecilan setidaknya putramu disambut oleh sodara-sodara kita.


"Tapi ma,kenapa tidak minta izin davin dulu, kita masih kehilangan allana ma !... sangfah davin.


"Justru itu vin, kita sekalian minta doa dari ansk-anak yatim yang mama undang untuk mendiakan allana agar bisa ditemukan "... ucap mama nadin.


"Tetserah mama saja !... ucap davin pasrah.


Mereka pun masuk disambut para kerabat dan beberapa anak yatim yang mereka undang,bayi davin pun ditidurkan diatas tempat tidur bayi, mereka melantun kan ayat -ayat suci lalu ada tausiah dari ustadz yang hadir disitu untuk mendokan bayi dan allana.


"Vin,ayo berikan nama untuk bayi mu ".. ucap mama nadin.


"Mama,aku ingin allana yang memberikan nama bayi kami ma!.. ucap davin lirih matanya berkaca-kaca.


"Vin,kamu harus kuat,kasian bayimu,kita masih berusaha mencari allana sayang,hari ini berikan putramu sebuah nama,ayo sayang".. ucap mana nadin mengelus punggung davin.papa afi pun ikut mengelus punggung davin ia pun memberikan isyarat agar davin kuat.


"Baiklah, aku beri nama putraku "Alvin farzan kusuma" .. ucapnya lirih bulir bening itu pun kembali melaju tanpa permisi dipipi davin.


Semua orang yang ada disana ikut sedih melihat davin begitu terpukul kehilangan allana.akhirnya acara pun selesai semua kerabat dan undangan sudah berpamitan.


Namun beberapa orang pun datang membawa sebuah bungkusan.papa adi dan davin pun menghampiri mereka.


"Ada kabar apa ?... tanya papa adi.


"Tuan, kami menemukan beberapa pakaian disungai !... ucap salah seorang lelaki tersebut.


"Pakaian ! pakaian apa maksudmu?... tanya papa adi binggung .lalu davin pun membuka bungkusan plastik itu.


"Ini...ini pakaian yang dikenakan allana papa!... tidak ...tidak mungkin!... ucap davin melemparkan pakaian itu.


"Atas dasar apa kalian mengklaim itu pakaian yang dikenakan allana ?.. tegas papa adi


"Mobil hendra terekam kamera cctv didaerah sungai tidak jauh dari rumah sakit tuan,dan hendra dan hellena terlihat membuang tubuh nona allana !.. terang salah satu orang itu.


"Tidak pa,mereka pasti bohong papa!.. allanaku tidak mungkin meninggal, kalian berbohong bukan !!!.. teriak davin histeris membuat mana nadin dan para pelayan menghampiri mereka.

__ADS_1


"Ada apa papa, kenapa davin teriak-teriak ?ucap mama nadin. papa adi pun mendekat kearah mama nadin lalu ia menceritakan semuanya pada mama nadin, mama nadin terkejut ia tak percaya apa yang dikatakan suaminya.mama nadin pun terjatuh tak sadar kan diri.


__ADS_2