Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Berubah sikap


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini davin dan allana seperti dua orang yang tak saling kenal, mereka bersikap dingin,hanya berbicara seperlunya saja.namun allana menurunkan egonya dia memulai untuk bicara


"Mas.. sampai kapan kau akan terus cemburu seperti ini !.. ucap allana meremas serbet meja makan.


Davin pun sebenarnya merasa tak bisa berlama-lama mendiamkan allana, namun keegoisan dan kecemburuan membuat dia seperti itu.Ia menatap wajah sendu allana.


Ingin ia meraih tubuh itu lalu memeluknya namun bayangan antara allana dan irwan selalu mengintai dipikirannya.


Mimik wajah davin tiba-tiba berubah memerah menahan amarah, teringat lagi dengan kedekatan irwan dan allana yang membuat ia menghentikan makannya.ia membating sendok dan garpu.


allana terkejut melihat sikap suaminya yang seperti singa mengambuk.ia merapikan meja makan itu, air matanya meluncur tak terbendung.


"Mas kenapa berubah sikap seperti ini??


aku merindukan kamu yang dulu mas.


Setelah selesai merapihkan meja makan dia berjalan kearah dapur " Bik kalau saya belum pulang tolong panaskan makanan yang sudah saya buat ya ".. ujar allana pada bik sari


"Non allana hari ini ada kuliah non?.. tanya bik sari.


"Iya bik mungkin sampai sore !.. ucap allana meninggalkan apartemen.


Kali ini ia pergi kekampus menggunakan taksi karena ia sedang tak ingin diantar oleh pak mamat.allana pun berada dikampus sampai sore,ia berusaha mengirimkannpesan untuk davin.


"Mas,aku kuliahku hari ini padat, mungkin aku pulang telat.jika mas sudah dirumah makan saja dulu jangan menunggu aku ! pesan singkat allana.pesan pun terkirim tapi davin tak membacanya, setelah beberapa saat davin pun membacanya tanpa membalasnya.


Allana pun kembali mengirim pesan" mas baby sudah beberapa hari ini dia merindukan mu !... masih tetap sama,davin tak membalasnya.


Allana sudah mencoba namun tidak ada tanggapan dari davin.


Hari pun sudah mrnjelang sore, kegiatan perkuliahan allana pun sudah selesai.dilihatnya jam ditangan allana sudah menunjukan pukul 17.00. "hmmm...sepertinya aku butuh udara segar untuk menghilangkan kepenatanku " gumam allana sambil melangkahkan kski ketaman kota dekat kampusnya.


Allana pun duduk disebuah kursi taman, karena cuaca saat itu cerah banyak orang sekedar bermain ditaman.Namun pandangan allana tertuju pada satu keluarga kecil yang tampak bahagia ,mereka seperti baru mempunyai bayi.


Allana tersenyum,tangannya mengelus perut yang kini mulai membuncit.


"Andai saja papa mu tak sedang marah pada ku, mungkin saat ini dia menemani kita disini sayang" ucap allana.setelah lama allana duduk ditanan ia pun berjalan untuk pulang,rintik hunan pun mulai membadahi bumi, allana pun mencari tempat untuk berteduh.allana mencoba menghentikan taksi yang lewat namun tak ada yang berhenti, ia pun menciba memesan taksi online pun tak dapat.


Allana mencoba menghubungi davin beberapa kali, namun tak ada jawaban."Sayang kita berteduh dulu disini sampai ada taksi" ..ucap allana pada perutnya.


Hari pun semakin gelap, kini hujan pun semakin lebat.allana masih disana menunggu taksi.tiba-tiba seseorang memayungi tubuh allana,allana pun terkejut menatap wajah itu.


"Kak irwan, kenapa ada disini ?.. tanya allana.

__ADS_1


"Aku kebetulan lewat melihatmu berteduh disini".. ucap irwan.


Allana pun merasa tak nyaman takut davin melihat ia bersama irwan lagi.


"Ayo anna kakak antar kamu pulang "


"hmmm..terima kasih kak, kakak saja pulang duluan biar aku menunggu taksi disini.sebentar lagi juga dapatka ".. ucap allana menunjukan ponselnya.


"Anna, ini sudah gelap dan hujan pun deras, lebih baik kamu pulang bersamaku!.. pikirkanlah janin diperutmu ! ..ucap irwan.


"Tidak usah kak,aku mau minta dijemput pak mamat saja,jadi kakak pulang duluan saja !.. sanggah allana, berusaha menolak irwan.


Namun irwan menarik tangan allana menuju mobilnya.


"Kak, aku mohon tidak usah ,aku bisa sendri, aku takut da...


"Takut davin marah,ayo lah allana, kenapa kamu masih memikirkan dia,sedangkan dia sendri tak memikirkan perasaanmu !!...sanggah irwan.


"Maksud kakak ?.. tanya allana penasaran.


"Ah..sudahlah, cepat masuk ke mobil sebelum kamu basah kuyup !.. ucap davin membuka pintu mobilnya.allana yang binggung dengann perkataan irwan dia masuk kedalam mobil.irwan pun melajukan kendaraannya membelah hujan.


Sementara dibelakang mereka,davin menahan amarahnya melihat allana masuk kedalam mobil irwan.jemarinya memutih memegang erat-erat kemudinya.


"kak, boleh aku bicara ?.. tanya allana menghadapkan tubuhnya kearah irwan,irwan pun mengganguk tanda seruju.


"Kak,aku mohon kakak jangan petdulikan aku lagi atau menemuiku lagi,aku tifak ingin davin terus salah pahan pada ku !... ucap lirih allana.


Irwan pun menghentikan kendaraanya, ia tatap allana yang kini berurai air mata.


"Anna katakan padaku apakah davin menyakiti mu?.. ucap irwan


Allana hanya menggelengkan kepalanya.


"Anna aku mengenalmu dari kecil,aku tahu kamu,cerita padaku apakah davin menyakitimu.


Anna walaupun kita tidak ditakdirkan bersama tapi aku akan terus menjagamu sampai kau benar-benar bahagia.


"Kak, kebahagian ku adalah keluargaku , jadi aku mohon menjauhlah dariku kak ".. pinta allana.dan maksud ucapan kakak davin tak memikirkan perasaanmu apa ka?


"hhmmm...itu, tidak apa-apa allana,aku hanya asal menebak saja !.. ucap irwan ambigu,padahal irwan tahu kalau davin ingin melakukan test DNA pada bayi yang ada dalam kandungan allana, karena tanpa sengaja irwan mendengar percakapan davin dan dani tempo hari membahas test DNa untuk calon bayinya.


"Anna,kalau terjadi apa-apa denganmu , kamu jangan takut menemuiku ya,aku kan ada setiap saat !.. ucap irwan kembali melajukan kendaraanya.

__ADS_1


Davin pun telah sampai diapartemen mereka, ia membanting pintu kamarnya sehingga mengagetkan bik sari"


Bik allana belum sampai?.. tanya davin pada bik sari.


"Belum den !


"Bik, bibik pulang saja sekarang tidak usah menunggu allana,saya sudah pesankan taksi untuk bibik dibawah. ! Bik sari pun patuh pada majikanya,ia pun segera mengemas barang-barangnya lalu meninggalkan davin.


"Allana kau kemana dulu? apakah kau menghabiskan malam bersama irwan..Arrrgh...teriak davin.davin pun menunggu allana dengan emosi.dan yang ditunggu pun akhirnya tiba.


Allana pun membuka pintu apartemen,dilihatnya makanan sudah ada, ia pun melangkah menuju kamarnya.ia terkejut melihat davin tengah duduk ditempat tidur.


"Mas..su-sudah pulang !.. ucap allana gugup karena melihat davin yang kelihatan emosi.


"Kenapa kalau mas sudah pulang!.. kau keberatan atau kau tidak suka aku pulang karena kau tidak bebas bertemu pacar mu !.. bentak davin , membuat allana terkejut dan ketakutan.


Ditariknya allana keatas tempat tidur, membuat allana semakin ketakutan.


Davin membuka seluruh pajaian allana dengan paksa ,sehingga allana tudak menggunakan sehelai benang pun.


Davin mencium bibir allana dengan kasar "apa begini yang kalian lakukan dibelakangku ucap davin kembali mencium bibir allana kasar dan menggigitnya.allana hanya pasrah atas kelakuan suaminya.


"Atau dia melskukan ini disini ucap davin meremas gunung kembar allana kasar lalu meng****pnya kasar dan kini davin pun memasukan pusakanya pada allana dengan kasar.atau dia memasukan nya kedalam sini,seperti ini..seperti ini.. !.. teriak davin memompa dibagian situ kasar


"Sakit..sakit mas, udah "!.. ucap allana.allana pun merasa dirinya seperti dinodai lagi oleh davin.ia menangis menahan sakit.


"Katakan padaku, janin yang ada didalam ini anak siapa??? katakan teriak davin.


Ini anakmu mas,aku tidak pernah melakukanya dengan siapa pun!.. tegas allana.pasrah kini dirinya seperti beberapa bulan yang lalu ketika dia dinodai davin.


Davin pun menyemburkan benihnya dirahim allana,allana hanya menangis meratapi nasibnya.


"Memang aku ini hanya perempuan pemuasmu mas, kau tidak pernah mencintaiku atau menghargaiku ".. ucap allana lirih menyelimbuti tubuhnya.


Davin yang merasa menyesal dengan ulahnya barusan,ia pun masuk kekamar mandi lalu ia menangis sejadi-jadinya.


"Kenapa allana, kenapa kau harus selalu bertemu irwan??? arrrrgh...teriaknya lagi.


Allana , mendengar teriakan davin ia pun semakin menangis."Aku mencintaimu mas, tetapi malam ini membuat cintaku memudar untukmu !.. ucap allana.


"aku tidak tahu masih adakah cinta itu mas ""


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2