
"Kau...kau, masih hidup ?...allana,allana ! ucap davin menatap gadis sederhana itu.
Gadis itu menatap davin binggung, dia ridak mengenali davin sama sekali.
""Hey... kau sedang apa ?.. dan kau gadis bodoh, tidak usah mencari perhatian laki-laki, disin kau bekerja ,dasar genit !.. ucap wanita paruh baya itu menarik tubuh gadis itu kasar.
Dani yang memperhatikan davin dari jauh dia segera menghapiri davin." Bos,ayo kita tinggalkan mereka, kita kewarung sebelah.
"Tidak..tidak dani, allana,allana !.. sanggah davin.
"Aku tahu vin, kita cari tahu lewat anak buah kita, kita jangan terlalu mencurigakan.
"lihat wanita paruh baya itu, sepertinya gadis yang mirip allana itu takut padanya,dan aku lihat gadis itu tidak mengenali mu vin.
"Ayo vin, kita perhatikan dari sini ".. ucap dani menarik tubuh davin yang terus menatap kepergian gadis itu.
Davin memperhatikan gadis itu dari sebrang warung,sementara dani tengah sibuk mencari bukti kecurangan pimpinan proyeknya lewat si mandor.
Setelah lama mereka disana,akhirnya dani pun mengajak davin untuk pergi kepenginapan mereka
"Ayo vin,kita beristirahat dulu dipenginapan,aku sudah mendapat cukup bukti dan besok kita akan mengambil alih proyeknya.
"Tapi dan,gadis itu !!.. ucap davin.
"Tenang vin, nanti malam kita kembali kewarung itu, karena mereka buka hanya malam vin.
"Tidak,aku ingin menemui gadis itu sekarang,dia allana dan !.. kekeh davin.
"Gw ngerti vin perasaanmu, tapi kita tidak bisa begitu saja bertindak,serahkan padaku oke.terang dani.
Davin pun dengan terpaksa mengikuti dani untuk beristrahat dipenginapan.
Untuk davin waktu serasa lambat sekali,dia ingin cepat-cepat menemui gadis itu.
"Dan,ayo kita jesana sekarang".. ucap davin memaksa dani yang sedang bekerja didepan laptop.
"Vin,sabar dulu, kita cari tahu tentang gadis itu,siapa dia sebenarnya apa latar belakang gadis itu.
"Tapi kenapa wajahnya sama persus dengan allana dan ?
"Hmmm...vin,didunia ini ada orang yang mirip dengan kita , mungkin gadis itu salah satunya.
Dani pun telah menyelesaikan pekerjaannya ,lalu ia bergegas pergi bersama davin kewarung remang-remang tadi.
Setelah beberapa saat mereka pun tiba kewarung tadi siang,disana sudah banyak para lelaki yang sedang minum-minum.
Davin dan dani pun masuk kedalam warung.mata davin memcari-cari sosok gadis yang tadi siang ia temui.
Mereka berdua dihampiri oleh pemilik warung remang itu,dia mencoba menawarkan perempuan-perempuan untuk menemani mereka minum.
Davin tak menghiraukan pemilik waeung itu, matanya terus mencari seseorang.Dani pun meminta pada pemilik warung itu perempuan yang cantik untuk menemani mereka.
"Dan, untuk apa kau meminta perempuan-perempuan itu,kita kesini mencari gadis itu,bukan mau bersenang-senang !... ucap davin kesal.
"Tenang vin,justru aku memancing gadis itu keluar, kalau dia memang dijadikan perempuan malam pasti dia ada diantara mereka.aku sudah membayar mahal vin.
__ADS_1
"Memang kau punya uang dan?.. tanya davin bercanda.
"Issst... ya uang mu lah..hahaha !... ucap dani tertawa.
Beberapa perempuan pun menghampiri davin dan allana,mereka mendekati meja mereka.Namun gadis yang dimsksud mereka tak ada diantara perempuan itu.Hingga satu keributan pun mengejutkan davin dan dani
"Dasar kau wanita murahan,jangan sok suci, kau ini telah aku beli.jadi sekarang kau layani aku cepat " ucap seorang pria pada seorang gadis.
Davin dan dani pun menghampiri keributan itu, betapa terjejutnya keduanya ternyata gadis yang mereka cari ternyata perempuan yang dipaksa melayani simandor tadi.
Davin yang ingin menghampiri gadis itu dihalangi oleh dani, dani memegang tangan davin .
"Sabar dulu vin!..jangan gegabah.
Gadis itu hanya menangis memunguti gekas yang dipecahkan okeh simandor.Simandor itu lalu mendekati gadis itu, sigadis ketakutan berusaha menolak namun dimandor yang dalam keadaan mabuk menarik tangan gadis itu yang mencoba pergi.
"Mau kemana kau gadis cantik..tenani aku malam ini! ..ucap simandir pada gadis itu dan mencoba meneluk tubuh sigadis.
"Lepaskan gadis itu b*****k.!! ucap davin menarik tubuh gadis itu kepelukannya.jantung davin seolah berhenti sejenak, pelukan itu, pelukan ketika ia memeluk allana.
Bukkk...pukulan dari simandor itu mengenai wajah davin."Hey...siapa kau berani-beraninya mengganggu kesenanganku !..kau tidak tau kau berhadapan dengan siapa ?... ucap simandor itu geram.
Perkelahian pun tak terelakkan lagi antara davin dan simandor itu.davin berhasil melumpuhkan simandor itu dengan mudah.
Pemilik warung itu tidak terima ada keributan diwarungnya, namun dani berhasil menenangkanya dan membayar ganti rugi kerusakannya dan membayar gadis itu untuk dibawa davin kepenginapan.
"Ayo vin, bawa gadis itu cepat sebelum anak buah simandor merebutnya !.. ucap dani.
Gadis itu ketakutan dia jongkok di pojok warung.davin yang merasakan sesuatu pada gadis itu hatinya merasa iba.
Gadis itu dengan takut dan ragu menerima uluran tangan davin,ia berdiri dan berusaha menutupi pakaiannya yang terbuka dengan tangannya.davin pun menutupi ttubuh gadis itu dengan jaket yang ia lepaskan.
Pelan-pelan davin menggandeng gadis itu menuju kemobil mereka.gadis itu duduk dibelakang sedangkan dani dan davin didepan.
Akhirnta mereka pun tiba dipenginapan itu.davin membawa gadis itu kekamarnya.
"Dan,nanti aku tidur dikamarmu".. ucap davin .
"Hmmm...kenapa kau tak tidur dengan gadis itu vin".. ucap dani.membuat davin kesal lalu melotot pada dani.
Dani pun buru-buru meninggalkan davin dan gadis itu dikamar davin.
Davin memeberikan segelas air untuk gadis itu.
"Minum lah, agar kau lebih tenang... ucap davin.
"Te-terima kasih tuan !.. ucap gadis itu membuat davin terdiam
"Suaranya..suara itu!.. gumam davin.
"Panggil aku davin !.. ucap davin mengulurkan tanganya.
"Nara.. " ucap gadis itu lirih menunduk tak berani menatap davin.
"Terima kasih..tuan,sudah menolong saya "
__ADS_1
"Davin..ucap davin membuat nara semakin malu.
"Maaf kalau aku boleh tau kenapa kamu bisa ada diwarung remang itu " ucap davin, tangannya ingin sekali meneluk tubuh itu rasa rindu yang ia pendam selama 4 tahun pun seakan ingin ia ungkapkan malam itu.
"Saya..saya dipaksa bekerja diwarung itu oleh ibu dan adik saya tuan davin !
"Hmmm.. kok ibu dan saudari mu tega mempekerjakan mu diwarung itu.dan kenapa kamu tidak menolaknya !.. kamu tahu kan itu tempat apa?.. ujar davin kesal.
"Saya dipaksa tuan,kalau tidak mau nanti bapak saya yang sedang sakit disuruh bekerja diproyek mandor tadi. "... terang nara lirih.
"Oh..kamu tinggal disini sudah lama? dan keluarga mu disini ada siapa saja.
"Saya tinggal dari kecil tuan davin.dirumah saya ada bapak, ibu dan kedua adik saya.
"Jadi dia tinggal disini sudah lama,tapi kenapa wajah dan suaranya mirip allana.
"Jadi bapakmu bekerja diproyek yang sedang dibangun itu ya nara?.. ucap davin.
"Iya tuan, kasihan bapak sakit-sakitan dan kami banyak hutang, jadi ibu menyuruhku bekerja diwarung remang itu.
"Maaf nara,apa dia ibu kandungmu ?.. tanta davin.
"Iya tuan beliau ibu saya ".. ucap nara.
Davin pun membawa kotak p3k dan air hangat untuk membersihkan luka memar diwajah dan tangan nara.
Davin dengan telaten mengobati luka itu,hatinya berdekup kencang,apalagi ketika ia membersihkan sudut bibir nara yang berdarah,jari davin menyentuh bibir itu, hampir saja davin terbawa perasaan ia tak sempat mengontrol hawa nafsunya.namun untung saja davin masih bisa menahannya.sampai selesai mengobari nara.
"Sekarang kau harus istirahat, sudah malam,aku pun akan istrirahat dikamar sebelah ".. ucap davin memyiapkan tempat tidur untuk nara.
"Tuan,kenapa kau mau menolongku dan kenapa kau begitu baik ".. tanya nara.
"Sudah kewajibanku menolong yang lemah " dan aku bukan orang baik nara!.. ucap davin.
"Nara, kalau ada apa-apa kau kekamar sebelah saja ya..dan besok pagi sebelum aku datang kesini kau jangan kemana-mana !.. ujar davin menatap dalam nara.
Nara hanya mengangguk setuju, lalu davin pun meninggalkan nara sendri dikamar itu.
Nara menatap kepergian davin , lalu pintu pun tertutup." Tuan davin kau begitu baik,siapa pun perempuan yang melihatmu akan jatuh cinta tuan !... ucap nara.
Davin pun masuk kekamar dani,ia membangunka dani yan tegah tertidur lelap.
"Dan..dan bangun,ayo bangun!.. ucap davin mengoyang-goyangkan tubuh dani.
"Apa sih vin, ganggu orang tidur saja. !.. ucap dani kesal.
"Dan..tubuh itu suara itu, milik allana dan ".. ucap davin antusias.
"Kau yakin dia allana? apa dia mengenalmu.... tanya dani menggaruk-garuk kepala.
"Namanya Nara,tapi aku yakin dia istriku dani.." ucap davin.
"Ah...besok saja kita kita bagasnya sekarang aku ngantuk "... ucap dani kembali tertidur.
"Sayang,mas yakin itu kamu,mas mebemukanmu sayang! Nara..tapi apa benar dia nara ????
__ADS_1