Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Ingatan mu kembali sayang?


__ADS_3

"Diruang kerja irwan, irna dan irwan menghabiskan hari itu berdua sebagai sepasang kekasih.semua pekerjaan dan pertemuan mereka tunda sementara.


"Pak,sudah waktunya makan siang, aku keluar dulu nanti orang-orang akan curiga dengan kita".. ucap irna melepaskan tangan irwan yang melingkar diperutnya.


Irwan seolah tak ingin melepaskan irna, hampir berjam-jam irna ada dalam pangguannya, tangan yang satu sibuk dengan laptopnya yang satu melingkar dipinggang ramping irna.


Namun irwan tak menggubris perkataan irna, ia malah terus menciumi tengkuk belakang irna.


"Kenapa kau tak suka dengan ini sayang ?.. ucap irwan menghujani tengkuk leher irna dengan ciumanya.


"Hmmm...bukan seperti itu, aku kan sekretarismu jadi nanti orang-orang akan curiga kalau aku berlama-lama disini berdua denganmu !.. jawab irna lirih.


"Hmm..baiklah, kau boleh kemeja mu, tapi aku ingin kiya makan siang bersama ?.. ucap irwan.


"Tapi kalau kita keluar bersama nanti ada yang curiga dengan kita pak !.. ucap irna menggigit ujung bibirnya.


"Curiga !.. biarkan saja mereka berbicara sesuka hati mereka, ini kantorku, aku berhak bersama siapa pun!.. ucap irwan menyambar bibir irna.


Kini mereka pun untuk kesekian kalinya bertukar saliva, ciuman itu menjadi ciuman panas yang tak bisa dibendung lagi.


"Empm..sudah pak, dari tadi pagi kau sudah menhujaniku dengan ciumanmu, tuh lihat sampai bibirku bengkak !.. tunjuk irna.


Alih alih melihat bibir irna irwan malah mengendong irna, dan kembali mendudukan irna kemeja kerjanya.


Irwan yang seolah haus, dia menyambar lagi bibir merah irna, irwan memainkan lidahnya dimulut irna, irna pun tak kalah dengan irwan ia membalas permainan lidah irwan sampai mereka dikejutkan dengan suara kerukan pintu yang kencang.


""Buka...buka, aku tahu kau ada dusaba bersama p******r murahan itu, irwan buka !.. teriakan bella mengejutkan irna dan irwan.


"Pak..bagaimana ini istri bapak datang, ucap irna mengancingkan kemeja dan merapihkan rambut serta riasanya.


"Tenang saja baby, kau jangan takut, berani dia menyentuh mu seujung kuku pun, aku akan menghabisinya !.. ucap irwan geram pada bella.


Irwan pun melangkah membukakan pintu, dilihatnya bella yang berdiri didepan pintu menjadi tontonan staf -staf yang lain.


"Kalian lihat, bos kalian dan sekretarisnya ada affair !.. teriak bela didepan pintu dan menjadi tontonan karyawanya.meraka pun kasak kusuk berbisik.membuat irwan geram.


"Kalian akan mengurusi hidupku atau masih ingin tetap bekerja disini !.. bentak irwan membubarkan krumunan stafnya, staf irwan pun membubarkan diri.


Sementara bella merangsek masuk, ia hendak menjambak rambut panjamg irna, namun irwan dengan cepat menyambar tanggan bella.


"Berani kau menyentuhnya aku pastikan kau akan ku habisi !.. teriak irwan membuat bella melotot menatap irwan.


"Kau, tega melakukan ini dibelakangku!.. apa salahku?..apa?.. tanya bella menguncang-guncangkan tubuh bella.


"Apa salah mu, kau tidak sadar, kau menghalalkan segala cara agar aku menikahii mu, kau menjebakku seolah aku telah menodaimu!..tukas irwan menatap tajam bella


Bella mentatap irwan sendu, lalu ia berkata,Itu aku lakukan karena aku mencintaimu dan aras persetujuan mama hera.


Tatapan irwan semakin tajam bak singa ingin melahap mangsanya, kau bilang cinta !.. cinta atau kau dan ibu mu terobsesi dengan kekayaanku !


Ucapan irwan itu membungkam bella, bella tak sanggup lagi untuk menyanggah irwan, namun tatapan tajam bella beralih pada irna yang belindung dibalik tubuh irwan.


"Dasar kau wanita murahan, dasar pelakor, berani- beraninya kau menggoda suamiku, apa kau memang mengincar kekayaan suami ku!


"Stop bella berhenti kau menyalahkan irna, irna adalah wamita yang aku cintai, suka tidak suka sebentar lagi aku akan menceraikan mu !


"Mulai saat ini aku jatuhkan talak padamu ".

__ADS_1


Mendengar, ucapan irwan, tubuh bella roboh kelantai, membuat orang yang melihatnya iba" begitu pun dengan irna dia merasa orang paling bersalah disana, walaupun ia tahu irwan tak pernah menganggap bella sebagai istrinya., namun tetap sisi kewanitaanya merasa tak tega melihat bella dengan kondisi separti itu.


"Sayang, apa kau tak berlebihan !.. bisik irna.


Irwan menatap irna sendu" baby apa pun yang menghalagi hubungan kita akan aku singkirkan !


Bella menatap tajam irwan dan irna, batinnya berkata " sial kalau aku diceraikan irwan aku tak dapat uang bulanan dan fasilitas mewah dari irwan, bagaimana cara aku menghidupi pacarku ! tidak..tidak aku harus menerima pelakor itu jadi maduku atau kalau tidak aku yang ditendang irwan.


Cepat tinggalkan tempat ini sebelum kesabaranku habis bella,dan memang ini yang kau mau bukan, bentak irwan melempar lemaran pecahan seratus ribu.


Bella hanya menatap irwan tajan, ia bangun dari duduknya dan tak lupa ia memunguti uang yang dilempar irwan, bella pun berlalu pergi dengan rasa kesalnya.


****


Sementara diapartemen davin nara yang bosan ia membersihkam apartemen davin, namun tiba-tiba merasakan pusing dikepalanya.


"Nara yang sedang mengepel lantai pun terjatuh dan kepalanya membentur lantai sehingga dia tak sadarkan diri.


Setelah beberapa saat nara tak sadarkan diri ia pun tersadar, nara menatap sekeliling ruangan,kenapa aku ada diapartemen mana bayi ku, bayi ku mana !.. teriak nara yang kini ingatannya sudah mulai pulih.


Ia mencari disemua sudut ruangan apartemen dan kepalanya pun masih merasakan sakit ia memegang kepalanya lalu allana mengumpulkan semua kepingan ingatanya.


Mulai dari ia mendengar davin melakukan test DNA terhadap putranya, ketika ia koma dan ketika hendra dan hellena ingin melenyapkan dirinya dan bayinya.


"Bayiku..bayiku sekarang dimana ? dan kenapa aku ada diapartemen ?.. beribu pertanyaan pun mengelayut dibenak allana.


Sampai dia pun dikejutkan dengan suara langkah kaki.


"Sayang,sedang apa kau disini dan kenapa tubuhmu basah?.. tanya davin menghapiri allana.


Allana tak menjawab pertanyaan davin, ia hanya menatap davin dengan tatapan kebencian.


Ucapan allana sontak membuat davin terkejut ia melepaskan peganganya dari tubuh allana.


"Sayang,apakah ingatan mu sudah kembali !


"Ingatan apa?.. memang lana sudah gila.pokoknya aku ingin bayiku mas, mas hendra !! hendra ingin menghabisi bayi ku mas!.. teriak allana histeris.


"Tenang, tenang sayang , coba kamu ceritakan semuanya pada mas !.. ucap davin menenangkan allana.


Allana pun menceritakan semua kepada davin , bahwa hendra dengan sengaja menghasut davin agar aku membenci mu lalu meninggalkanmu, hendra ingin menghancurkan mu dan keluarga mu mas".. isak allana mengingat haei dimana hendra dan hellena berencana membunuh bayi dan dirinya.


"Hendra !.. tapi sayang , apa motif hendra ingin keluarga kita hancur?..


"Hendra dendam sama kamu dan keluargamu dan diriku !


"Tapi kenapa sayang ?


"Karena hendra adalah anak dari mendiang papaku mas, dan mereka menginginkan harta yang dulu papa ku titipkan pada papa adi.


"Ya tuhan..berarti kalian itu adalah sepupu fan selama ini hendra berteman dengan ku hanya ingin membuatku hancur.


"Tapi kenapa dia bisa tahu asal usulmu sayang, karena papa adi dan mama nadin memcari kamu bertahun-tahun sayang.


Davin pun menitikan air matanya, dia terharu karena allana sudah sadar.


"Sayang, putra kita aman dan kini bersama mama dan papa dirumah".. ucap davin memeluk allana.

__ADS_1


"Mas,aku mohon pertemukan aku dengan bayiku "


"Baiklah...ayo sayang kita pulang dan bertemu dengan putra mu ! allana pun bangun lalu berdiri davin berusaha membantu allana ,namun allana menpis tangan davin.


"Lepaskan mas !


"Kamu masih marah sayang?


"Dengar ya mas,aku tak akan bisa memaafkan mu ! ucap allana tegas.


Davin yang mendapat penolakan allana ia hanya menghela nafas, ia berusaha bersabar, davin hanya mengekor allana dari belakang meninggalkan apartemen mereka.


Mereka pun menaiki mobil davin,sikap allana masih kelihatan marah.


"Mas,ayo lebih cepat lagi,aku sudah tak sabar ingin bertemu bayiku, kasian dia kehausan , bagaimana kalau dia mengompol ,aku tak ingin merepotkan mama nadin.


"Iya sayang ini mas sudah ngebut, kalau soal putra kita tenang, dia punya suster sendri yang merawatnya.. ucap davin dibalik kemudi.


"Dengar ya mas,aku sudah sehat dan bayiku bisa aku rawat sendri tanpa bantuan suster !.. sanggah allana.mendengar itu davin hanya tersenyum mrmegang kemudi.


Setelah beberapa lama,mobil yang dikendarai davin dan allana pun tiba dimansion davin.davin turun lalu membukakan pintu mobil allana.


Meraka berjalan menuju pintu utama, dan pintu itu dibuka oleh davin, membuat mama dan papa davin terkejut melihat allana disamping davin.


"Lana sayang apakah itu kamu ?.. teriak mama nadin menjatuhkan piring yang henfak ia tata dimeja makan,.papa ..papa lihat papa davin pulang dengan siapa !.. teriak mamam danin mengejutkan seisi mansion itu.


Papa adi pun berlari menuruni anak tangga, dan betapa terkejutnya papa adi melihat orang yang dihapannya.


"Allana !! allana teriak papa adi menghampiru davin dan allana lalu memeluknya .


"Sayang, kemana saja papa mengkhawatirkan mu, papa sydah mencari mu kemana-mana ucap papa adi memeluk allana, mrmbuat allana binggung dengan ekspresi papa mertuanya itu..


Tak kalah histeris mama nadin pun sekarang memeluk allana, ia menghujani allana dengan ciumannya.


"Sayang, mama rindi, mama dan papa sudah putus asa memcarimu ".. ucap mama nadin menangis.


"papa mama, aku baik- baik saja,dan ak tudak menghilang,aku ada dirumah sakit lalu mas davin membawaku keapartemenya.menolongku dari hendra dan hellena "..terang allana membuat kedua orang paruh baya itu saling menatap dan bergantuan menatap davin.davin mengedipkan matanya tanda isyarat.


"Mas,cepat katakan mana bayiku!.. ucap allana masuk dan mencari - cari alvin yang selama ini ia kira masih bayi.


Davin pun menghapiri allana lalu berkata" sebentar akan ku panggilanan putra kita kebawah.


"Alvin..alvin papa sydah pulang bawa hadiah buatmu


Allana terkejut mendengar davin memanggul nama alvin." mas siapa alvin aku baru mendengarnya ?


"Sebentar sayang, kau akan tahu siapa dia "...ucap davin dan tak beberapa lana alvin pun berlaei menuruni anak tangga yang dikejae suster eni.


"Asik papa pulang ! papa.... teriak alvin berlari memeluk davin membuat allana semakin binggung.


"Papa !.. sejak kapan kau punya anak seusia ini mas"


"Papa.. papa pulang cama ciapa?. kado yang papa biang mana?.. tanya alvin cadek.


"Lihat disamping papa , ini kadonya "


"Sayang ini putra kita alvin.ku berinama alvin " terang davin mengelus pundak allana, namun allana dibuat terkejut...dia hanya diam tak berkata.

__ADS_1


***🍁🍁🍁🍁🍁🍁**


Bersambung...


__ADS_2