
Sudah satu jam dani dan davin memeriksa berkas- berkas kerja sama itu, dan tak lama terdengar suara ketukan pintu.
"Tok..tok,sekretaris davin mengetuk pintu.
"Masuk..ucap davin.
"Pak..Anda sudah ditunggu diruang meeting,Perwakilan dari pt global sudah datang !.. ucap sekretaris davin, davin pun menghela nafas lalu menatap dani.
"Saya akan segera kesana, persilahkan mereka masuk !.. perintah davin.
"Dan, ayo kita kesana "..ajak davin, dani pun mengangguk dan merapihkan file-file yang akan ia bawa keruang meeting.
"Sayang, kamu tunggu disini, sebentar lagi irwan datang, tetapi kalau kamu bosan, berkelilinglah sayang ".. ucap davin mengecup bibir allana,membuat dani kesal.
"Hmmm..anggap saja aku ga ada vin".. gerutu dani membuat davin tertawa.
"Oh..iya lupa ada kamu dan, makanya cepat nikah, jangan membujang terus "..
Vin, vin,, gw juga udah pengen nikah tapi calonnya belum ada ".. sanggah dani.
"Belum ada ,apa pura-pura tidak tahu ".. ledek davin ,allana pun hanya tersenyum melihat kedua sahabat itu bercanda.
"Tidak tahu, memang siapa yang mau diajak nikah!.. ucap dani menggaruk- garuk kepalanya.
"ah..ayo cepat nanti mereka menunggu " ajak davin.
Davin dan dani pun menuju keruang meeting.
Senentara irwan pun telah sampai dikantor davin, ia masuk kedalam lift, didalam lift sudah ada orang disana, namun entah mengapa kedua orang itu membuat irwan curiga, irwan merasa kenal dengan gesture yang laki- laki , namun secara wajah irwan belum pernah bertemu.
"Irwan terus saja memperhatikan mereka sampai lift pun berhenti dan kedua orang itu pun keluar, tetapi si perempuan bersuara dan suara itu tak asing ditelinga irwan.
Sampai pintu lift tertutup kembali irwan terus saja menatap sepasang manusia itu.
"Aneh, kenapa sepertinya aku pernah mendengar suara itu, ah muungkin hanya perasaanku saja, aku tak pernah melihat kefua orang itu".. ucap irwan sampai lift berhenti dan terbuka menuju ruangan davin.
Irwan berjalan keluar lift namun pikiranya masih terganggu oleh suara wanita tadi.sampai irwan didepan pintu ruangan davin, ia lantas mengetuk pintu itu.
"Tok..tok...irwan mengetuk pintu, terdengar suara sautan dari dalam ruangan davin.
"Masuk...ucap allana membuat irwan mengernyitkan dahinya.
Irwan pun membuka pintu, ia terkejut melihat allana ada didalam ruangan davin.
"Ann, kenapa kamu ada disini, dan davin maba an?.. tanya irwan.
"Mas, davin sedang meeting kak".. terang allana.
"Ayo duduk kak".. ucap allana mempersilahkan davin duduk.
"Hmm..davin meeting dengan perusahan mana an ?
"Kalau tidak salah perwakilan perusahan global kak ".. terang allana mencoba mengingat.
"Oh..bagus, karena yang kakak tahu perusahan itu sangat bagus dan beruntung perusahan davis bisa kerja sama dengan perusahan itu "
"Iya kak, mudah- mudahan saja seperti apa yang kakak bilang.
"Kak..biasanya kakak ajak sekretaris kakak siapa namanya ?.. tanya allan.
__ADS_1
"Oh..irna ".. jawab irwan.
"Iya irna, kenapa tidak ikut ?
"Kakak kan kesini bukan urusan kerja, tapi suami mu yang mengundang kakak !
"Kak, kenapa kakak tak pernah mengajak istri kakak dan mengenalkannya pada ku ?.. tanya allana.
"Hmmm...memang harus kakak membawanya ?. dan tak perlu kakak kenalkan kamu sudah mengenalnya allana !.. terang irwan
"Memang siapa kak ?.. tanya allana penasaran
"Irwan pun menghela nafasnya berat, lalu menjawab pertanyaan allana.
"Bella "
Allana menutup mulutnya seakan tak percaya dan terkejut .
"Serius kak ".. ucap allana diangguki irwan.
"Apa kakak mencintainya ?
"Tidak pernah allana, rumah tangga yang kami bangun 4 tahun lalu, tidak pernah diwarnai cinta, kasih sayang atau pun perhatian ann. ".. terang irwan dengan suara beratnya tanda menahan beban.
"Hmmm...apa kakak tidak pernah mencoba membuka diri untuk bella ?
"Sudah..ann, tetapi itu tidak pernah terjadi.
"Berarti kakak dan bella belum pernah saling menyentuh ?.. tanya allana membuat irwan terkejut.
"Hmm..ann, kakak ga bisa !.. ucap irwan menunduk.
Irwan tersenyum kecil mendengar ucapan allana." Memang benar kamu adalah cinta pertama kakak, dan kakak tidak akan pernah melupakanya tetapi kakak sudah ikhlas melepasmu an ".. ucap irwan tersenyum.
"Hmmm...ikhlas apa sudah ada irna ".. ucap allana tertawa.membuat irwan gugup malu.
"Apa kamu ini an, ngaco !.. irwan coba mengelak.
Allana pun tertawa renyah melihat wajah irwan memerah.
Ketika mereka sedang berbincang,ayu pun datang keeuangan davin.
tok..tok..
"Ayu, ayo masuk ay, ucap allana.
Kini ketiganya berbincang sedikit tertawa.
"Kakak , apa kakak menyukai irna atau memang kalian sudah menjalin hubungan ".. ucap allana menatap ayu mereka pun saling melempar senyum.membuat irwan semakin tersudut.
"Apa kalian ini aneh".. jawab irwan.
"Ayo pak irwan akuin saja ".. timpal ayu
"Kamu juga yuk, ikut- ikutan saja "
"Dia sekretarisku anna ,ayu !.. jawab irwan ambigu.
"Kamu sendri kenapa belum married yu?.. tanya irwan.
__ADS_1
"Ayu belum dapat jodohnya pak ".. jawab ayu tersenyum.
"Serius kak, apa kakak mencintai irna ?.. selidik allana.
Irwan berusaha menghindari pertanyan kedua perempuan dihadapanya namun pada akhirnya irwan pun kalah.
"A..aku mencintainya anna !.. jawab irwan lirih.
Membuat kedua perempuann itu tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.
Allana saling menatap tak percaya.lalu allana pun kembali bersuara.
"Kakak yakin mencintainya !.. lalu bagaimana dengan pernikahan kakak ?.. tanya allana.
"Aku juga binggung ann, yu !.jawab irwan menatap bergantian perempuan didepannya itu.
"Apa kakak yakin ?
"Aku yakin, dan masalah rumah tangga ku, aku tak pernah memcintainya dan ya bella hanya menggapku tambamg emasnya, dia daei awal menjalin hubungan dengan seseorang !.. terang davin lirih.
"Kakak yakin bella seperti itu ?
Irwan pun menunduk malu. "Aku yakin memang aku belum mendaparkan bukrinya tetapi aku yakin seyakin- yakinnya.
"Hmmm..aku bantu pak irwan kalau begitu !.. ucap ayu.
Membuat allana dan irwan menatap heran ayy.
"Bantu apa sih yuk ?.. tanya allana penasaran.
"Aku akan mencari informasi tentang istri pak irwan, bagaimana ide ku ?.. tanya ayu
Membuat irwan dan allana tertawa mendengarnya.
"Tapi sebentar, hmmm bagus juga ide mu ayu ".. ucap irwan.
Irwan pun menceritakan semua kisah dirinya menikah dengan bella dan sampai bella sering menghabiskan uang irwan.allana dan ayu pun paham kenapa irwan sampai jatuh cinta pada irna menghianati perkawinan antara irwan dan bella.
Allana dan atu masih serius mendengar cerita irwan, sementara diruangan mweting , davin dan dani kedatangan tamu perwakilan dari perusahan asing Global.
Perwakilan itu ada dua orang lelaki dan perempuan.
"Mereka memperkenakan diri dan mempersentasikan kerja sama mereka dihadapan davin dan dani.
Davin tidak sedikit pun merasa ragu atas sikap keduanya, ia mendengarkan penjelasan yang diberikan keduanya.
Namun berbeda dengan davin dani merasa ada yang aneh dengan sikap kedua orang itu,dan dani pun merasa seperti mengenali suara sang lelaki itu.
Dani terus saja memperharikan keduanya dengan seksama,ada sedikit ragu dihati dani.
Setekah panjang lebar mereka berpersentasi akhirnya kepurusan kerja sama itu akan dimulai , Namun dani meminta waktu untyk berdiskusi dahulu.
"Baik kalau begiru tuan davin,kami tunggu secepatnya kabar baik dari anda" ucap silelaki.
"Mereka pun mengakhiri pertemuan meraka saat ini, kedua oramg itu lalu meninggalkan ruamg meeting.
Setelah mereka berdua pergi, davin tampak kesal pada dani.ia pun bertanya allasan dani menunda kerja sama itu.
"Dan, come on, ini kerja sama yang luar biasa, tidak sembarangan orang bisa mendapatkanya".. ucap davin kesal.
__ADS_1
"Aku tahu vin, tapi allangkah lebih bijak saba kalau kita mempelajari dan mempertimbamgkanya dulu !.. ucap dani.