
Allana masih mematung menatap putranya dihadapannya,allana seolah tak percaya apa yang terjadi dihadapanya, kenapa bayi yang baru ia lahirkan kenapa sudah besar, bermuka tampan.
"Mama..ini mama al kan ?... ucap alvin menarik- narik tangan allana.allana hanya berdiri mematung ia binggung dengan keadaan saat itu.
Allana menjatuhkan tubuhnya duduk bersimpuh dihadapan putranya.
Allana meraba wajah tampan alvin,raut muka allana binggung,allana pun menatap alvin dengan tatapan sendu,tatapan itu allana alihkan kearah arah mata davin,allana seolah meminta jawaban.
Davin pun membalas tatapan allana ,ia pun mengedipkan kedua matanya suatu isyarat mengiyakan.
Allana memeluk wajah alvin lalu ia memeluknya, "kau..kau anakku !
Semua pasang mata tertuju pada pertemuan ibu dan anak itu, hampir yang berada disitu meneteskan air mata mereka terharu melihat alvin dan allana bertemu setelah 4 tahun.
Davin tak kuasa menyembunyikan rasa haru itu, bulir beningnya melaju tanpa permisi dipipi davin, lalu davin pun ikut bersimpuh memeluk anak dan istrinya.
"Alhamdulilah..tuhan.terima kasih kau kabulkan doa-doaku dan kau persatukan keluarga ku".
Allana memeluk alvin dengan erat, ia baru merasakan getaran dan ikatan batin antara dia dan putranya sampai tangisan itu pun pecah.
Huhu...huhu...hiks..hiks kau putra ku! kau putraku ..huhu... tangis allana semakin pecah membuat semua yang menyaksikan semakin bersedih.
"Sayang, ucap syukur mama panjatkan, kami bisa bertemu kamu lagi dan terutama alvin bisa memeluk mamanya.
"Ih..mama aku bukan bayi tapi nama ku alvin
"Iya..nama kamu alvin sayang?.. ucap allana memeluk alvin.
"Mama, lepasin donk !al kan ga bisa belnafas ".. celoteh al membuat yang ada disana terawa dalam tangisan mereka.
"Iya sayang, tapi mama tidak mau kehilangan kamu ".. ucap nara.
"Tapi mas,aku masih binggung kenapa putraku sudah sebesar ini dan aku kemana saat putraku bayi ? seingat aku hendra teman kamu dan perempuan itu melemparkan aku kesungai.!.. terang allana.
"Sayang, ayo ajak al duduk disofa, aku akan ceritakan semuanya ".. ucap davin merangkul istri dan mengendong al untuk duduk disofa.
Para pelayan dirumah besar itu lalu pergi dengan tugas mereka masing-masing.
"Vin dimana kau menemukan allana dan sejak kapan ?.. tanya papa adi.
"Begini papa mama dan terutama kau sayang,Saat hendra dan hellena membuangmu kesungai tubuhmu hilang terbawa arus, sampai kesebuah desa. dan disana kau ditemukan oleh keluarga pak anto dan selama 4 tahun kau tinggal disana bersama ibu yani dan dini.dan nama mu bukan allana tapi nara
"Pak anto bu yani dan dini. nama ku nara.. ucap allana mencoba mengingat ia memegang keningnya.
Davin yang melihat allana seolah merasakan sakit dikepalanya ia pun berkata," pelan -pelan sayang jangan dipaksa ,sekarang kamu hanya mendengarkan ku saja.
"iya betul sayang, ucap mama nadin diangguki papa adi.
Davin pun melanjutkan lagi ceritanya," Tanpa sengaja aku bertemu dengan allana papa mama, kebetulan proyek pembangunan pusat perbelanjaan milikku didaerah tempat tinggal pak anto dan kebetulan pak anto salah satu pekerjaku papa.
"Jadi selama 4 tahun aku terpisah dengan kalian" ucap nara berkaca-kaca menatap al yang memainkan mobil -mobilannya di meja.
Allana pun turun duduk dibawah menciumi rambut alvin."Maafkan mama sayang, mama jahat telah melupakanmu, mama ibu yang tak berguna tak mengurus mu dari bayi ..huhu..hiks.hiks tangisan allana pun kembali pecah.
"Jangan nangis mama,al tidak suka ".. ucap al menyeka air mata allana membuat allana semakin bersedih.
__ADS_1
"Sudah sayang jangan menangis lagi, mama bahagia akhirnya anak-nak mama bisa berkumpul lagi dan terutama davin sudah normal kembali seperti sayang.
Ucapan mama nadin pun menusuk telinga allana.allana lalu bertanya.
"Maksud mama mas davin kembali normal seperti manusia kenapa ma?
Mama nadin menghela nafasnya, lalu ia berkata " Suami mu sayang dia sempat depresi ,ia beberapa kali memcoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun dan memotong pergelangan tangannya.itu terjadi beberapa saat setelah kau dikabarkan meninggal.
Tatapan allana berubah sendu kala menatap suaminya.
"Sayang,satu hal lagi yang harus kamu tahu, kau adalah putri mendiang adikku anita sayang " ucap papa adi menatap sendu allana.
Papa,kakak mendiang ibuku "... tanya allana semakin binggung membuat dia merasakan sakit yang luar biasa dikepalanya sampai allana tak sadarkan diri.
Semua orang disana panik dan cemas, allana pun dibawa kekamar milik davin,lalu papa adi dengan sigap menghubungi dokter keluarga mereka.
"Sementara dirumah mewah davin semua orang disana tengah panik karena kondisi allana.
lain halnya dengan pasangan yang sedang mengesap minuman,tampak tenang.
"Hmmm..sayang kapan rencana kita pulang keindonesia ?.. tanya perempuan itu.
"Besok kita akan pulang, aku tak mau mereka berbahagia diatas penderitaan keluarga ku ".. ucap silelaki. menikmati minumanya.
"Ia sayang aku ingin segera pulang ,? rengksi perempuan.
"Tapi nanti apakah kita akan dijebloskan kepenjara oleh davin ?
" Tenang sayang.Aku sudah menyiapkan semuanya ! meteka berdua pun tertawa lepas sambil mengesap minuman.
***
"Bagaimana kondisi istriku ?.. tanya davin pada dokter keluarga yang telah selesai memeriksanya.
"Syukurlah tuan, istri anda hanya mengalami shock , ini biasa terjadi pada orang yang telah mengalami amnesia dan kini sedikit demi sedikit nyonya sadar kembali.
"Namun saya ingatkan jangan terlalu dipaksa untuk mengingat semuanya.!.. terang dokter itu
"Oh..baik dok, tapi apa ini berbahaya atau tidak perlu diopnam ?.. tanya davin
"Tidak perlu tuan, saya sudah membrrikan suntikan penenang, dan saya sudah resepka obat.
"Baik kalau begitu dok ! ucap davin lalu pergi meninggalkan allana sendri dikamar mereka.
"Papa.. mama kenapa ?.. rengek alvin.
"Mama baik- baik saja sayang hanya saja mana harus istirahat dulu, al sekarang ikut suster kekamar al, papa mau menemani mama dulu ya sayang !.. bujuk davin menggendong alvin mengantarnya kekamarnya.
Davin pun kembali masuk kekamarnya, duduk disebelah tubuh allana, davin membelai rambut allana lalu berkata :
"Sayang aku bahagia kita bisa berkumpul lagi bersama-sama, aku mohon jangan tinggalkan kami lagi,aku sangat memcintaimu sayang !..bisik lirih davin.
Davin pun tidur disamping allaba,ia memeluk allana sampai ikut tertidur.
Setelah beberapa saat, allana pun tersadar ia menatap langit-langit kamar fan suasana disekeliling kanar yang tak asing baginya.
__ADS_1
Allana pun hendak bangun, namun tangan kekar itu masih melingkar diperutnya.membuat ia tak bisa bergerak.
"Mas,,mas bangun, ucap allana.membuat davin pun terbangun.
"Sayang, kau sudah sadar ?.. ucap davin mengecup kening allana.
"Mas,aku ingin mandi ucap allana, membuat davin tersenyum bahagia.
"Aku mandiin ya sayang ?.. ucap davin menawarkan diri.
Namun allana menatap tajam davin lalu berkata" tidak mau aku bisa sendri "..
"Ayolah,mas kangen kamu sayang, kita bikin adik untuk al !.. rengek davin menciumi tengkuk allana.
"Aku bilang, tidak ya tidak ".. bentak allana bamgun lalu masuk kamar mandi.
"Hmm..tahu allana akan besikap seperti ini, lebih baik dia jadi nara saja, aku minta beberapa kali sehari saja mau, ini malah marah !.. gumam davin mengacak- ngacak rambutnya.
***
Dikantor irwan, tak terasa jam kantor pun sudah menujukan jam pulang,semua staf dan karyawan bergegas meninggalkan kantor.
Namun irwan masih berkutat dengan laptopnya.pintu ruangan irwan pun diketuk okeh seseorang.
"Tok..tok !.. masuk ucap irwan masih fokus kelayar laptopnya.
"Pak..suara merdu itu membuat irwan tersenyum.
"Iya baby kenapa? sebentar aku masih sibuk.
"Pak..aku pulang dulu ".. ucap irna.membuat irwan mengalihkan tatapanya kearah irna.
"Kau tak mau menungguku sebentar saja ?
"hmmm..aku tak ada lembur hari ini, kalau aku harus menunggu bapak, nanti ga ada yang bayar ?.. ucap irna.
Irwan mendengar hal itu, ia melangkah menuju irna,lalu ia berbisik.
"Temani aku,nanti aku yang bayar uang lemburanmu 10 × lipat !.. bisik irwan membuat bulu kuduk irna berdiri.
"Memang bapak sanggup membayarnya,kalau aku yang menemani mahal lho pak ".. ucap irna balik menantang.
Serasa dapat angin segar irwan pun menatap irna, berapa pun aku akan membayarmu asal kau mau menemaniku !ucap irwan menyambar bibir merah irna.
Mereka pun kini saling bertukar saliva, "Sayang aku ingin kau ikut aku keapartemenku !.. ucap irwan lirih.
"Tapi pak,aku takut istri bapak datang lagi, aku merasa tak enak, aku seperti wanita perebut suaminya.
"Sayang,aku sedang memikirkan cara agar kami berpisah secara hukum,supaya kita cepay menikah ".. ucap irwan memeluk irna dalam pangkuanya.
"Tapi bapak yakin mau menikah denganku, aku ini punya masal lalu yang kelam pak ".. ucap irna menunduk.
"Maksudmu ?? tanya irwan bingging.
Bersambung...
__ADS_1