Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Amarah


__ADS_3

Malam itu davin sangat gelisah sehingga dia tak bisa memejamkan matanya.dia masih memikirkan keputusan apa yang harus ia ambil untuk perusahan dia.Apakah harus menerima kerja samanya dengan irwan !! belum lagi dia pikirannya tertuju siapa yang mengirim kan allana bungga.yang membuatnya merasa cemburu !!


"Mas, kenapa belum tidur !... ucap allana serak.


"Iya sayang mas sebentar lagi tidur ! dilihatnya wajah polos allana."Sayang apakah nanti setelah melahirkan kau akan terus bersamaku ?apakah kamu sekarang mencintaiku karena ada baby dalam kandunganmu ?... gumamnya lirih dalam hati.Davin pun berusaha memejamkan matanya memeluk istri kesayangannya.


Pagi pun menghampiri mereka,allana sudah terbangun lebih awal.dia mencoba membangunkan davin.


"Mas sudah siang "


Hmmm...sebentar lagi sayang, aku masih ngantuk !... ucap davin menarik allana dalam pelukannya.


"Mas pengen sayang".. ucap davin. allana hanya membulatkan matanya


"Tidak aku sudah mandi, mas bau !... ucapnya berusaha melepaskan lilitan tangan davin dilehernya.Davin pun mebuka matanya


"Sayang mas mau kamu berjanji, jangan pernah tinggalkan aku apapun keadaanya".. ucap davin membuat allana heran mengeritkan alisnya.


"Mas, kamu tidak apa-apa kan, pagi-pagi bicaramu aneh !.. ucap allana menarik tubuhnya dari dekapan davin. "Sudah sana mas mandi biar ga ngaco " ucap allana menyiapkan baju kerja davin, davin pun hanya mengaruk kepala tak gatal.


"Davin dan allana pun sudah dimeja makan bersama mama dan papa davin.


"Ma, pa davin dan allana mau pulang keapartemen dulu"... ucap davin


"Pulang !! mama nanti kesepian donk !! nantu saja kalau allana habis melahirkan kalian boleh pulang kesana.terus kalian mau apa tinggal disana, disni juga sama saja kan?.. protes mana nadin.


"Kami hanya ingin menghabiskan waktu berdua saja ma, sebelum nanti kami disibukan dengan baby kami ".. ujar davin.


"Memang disini kalian terganggu sama kami, jadi ga bisa berduaan?.. kesal mama nadin.


Allana dan davin pun hanya diam tidak bisa menjawab pertanyaan mama nadin.


"Mama ini gimana sih, mereka itu ppengantin baru, wajar donk mereka ingin menghabiskan waktu berdua, seperti kita dulu ma, iya kan !..ucap papa adi memainkan alisnya menatap mama nadin.


"Ah..papa ini selslu saja belain anaknya, sudah kalau begitu terserah kalian, tapi kalian janji weekand kslian menginap disini ya "


"Iya mama ku sayang"..ucap davin


"Mereka berempat pun menghabiskan makanan mereka."papa aku ingin bicara pada papa sebentar !.. ucap davin melangkah kearah ruang kerja.diikuti papa adi.


Kedua laki-laki beda generasi pun masuk kedalam ruang kerja.


"Ada apa vin, separtinya serius ?.. ucap papa adi menangkap kegelisahan diwajah putranya.


"Papa,aku sedang binggung pa ! perusahan ku sedang ada masalah besar "...ucap davin menunduk.


"Papa tau vin, papa sudah mengetahuinya, itu sebabnya papa pulang keindonesia.papa sekuat tenaga akan membantu mu, walaupun papa harus kehilangan perusahan papa yang di australia.tapi vin kita perlu investor baru agar perusahannkita bisa stabil lagi.


"Iya pa davin pun berpikir seperti papa,sebenarnya ada hal yang ingin davin sampaikan papa".. ujar davin


"Apa vin katakan lah"

__ADS_1


"Sebenarnya ada perusahan yang ingin bekerja sama dengan perusahan kita dan itu sangat menguntungkan kita! tapi....! davin menghentikan ucapannya.


"Lalu...!!!


"Perusahan itu milik Irwan pah !!.. ucap davin lirih.


"Nak, belajar lah dewasa, tidak semua masalah pribadi itu kita bisa seret pada masalah pekerjaan.saran papa lebih bijak lah dalam mengambil keputusan ! semua ada ditangan kamu vin !!.. ujar papa adi menepuk pundak davin lalu meninggalkan davin sendri.


"Davin pun termenung sendri, ia menghela nafas beberapa kali.ia merogoh kantung celananya diambil ponselnya.


"Dan, hari ini aku ingin meeting dengan seluruh staf kantor dan sebelum meeting, atur pertemuan ku dan irwan pagi ini.davin pu menutup saluran teleponnya dia menghela nafas panjang.dan kembali kemeja makan.


"Ayo sayang mas akan mengantar mu kekampus" ucap davin meraih tangan allana.


"Allana pun berpamitan dengan orang tua davin.


"Mas nanti aku pulang langsung keapartemen saja ya mas,kamu tidak usah menjemputku ".. ucap allana.


"Baik sayang, sepertinya mas juga hari ini sibuk sayang, maaf kalau nanti mas ga menghubungi kamu." ucap davin dibalik kemudi sesekali menatap allana .


"iya mas, tenang saja, kamu fokus kepekerjasn mu dulu ya, aku dan baby akan baik-baik saja ".. ucap allana mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit.


Allana pun sampai dikampusnya, davin turun lalu berjalan memutar mobil untuk membukakan pintu allana.


"Sayang ingat, jangan lupa makan siang ! dan pulang kuliah langsung pulang telepon pak mamat untuk menjemput mu ya "... ucap davin mengecup kening allana.


Allana pun mencium punggung tangan davin.


"Dikantor davin, irwan sudah menunggu kedatangan davin,setelah beberapa sat davin pun tiba diruang merting.


Lalu kata sepakat pun terjadi diantara kedua belah pihak, davin yang dalam hatinya masih menyimpan keraguan akan irwan demi perusahannya dia pun menyetujui kerja sama ini.


Davin mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan irwan, irwan pun menerima nya dengan hangat.


"Semiga kerja sama kita akan sukses pak davin !.. ucap irwan tersenyum menjabat tangan davin,davin pun dengan berat membalas senyuman itu.irwan pun akhirnya pamit dari kantor davin.


Disudut ruangan itu seseorang dalam hatinya merutuk sendri" sial kenapa kedua orang itu menjalin kerja sama padahal mereka bermusuhan ! bisa-bisa posisiku disini terancam dan tercium kebusukan ku disini.


"Awas kau helena , kau tak becus membuat davin dan irwan semakin saling membenci !! gumamnya dalam hati.


Semua staf pun berkumpul dan memberi selamat atas kerja sama baru perusahan ini.


***


Allana pun pulang dari kampusnya dijemput oleh pak mamat.dia merebahkab diri dikamarnya,ia pun melihat ponselnya tak ada panggilan masuk untuknya.


"Ya tuhan hari ini ada jadwal kelas ibu hamil, aku harus segera kesana" allana pun bangun lalu ia menuju loby untuk menunggu taksi online yang ia pesan.beberapa kali allana menelpon davin, namun davin tak mengangkat panggilan allana.


"Mungkin dia sibuk, nanti saja aku coba hubungi dia lagi !gumam allana .akhirnya ia pun sampai dirumah sakit untuk mengikuti kelas ibu hamil.


Beberapa sesi class pun allana lewati dan saatnya allana pulang, waktu pun menunjukan pukul 6 sore.

__ADS_1


"Aduh ternyata ponselku mati, aku naik taksi saja semoga dia belum pulang, takutnya dia khawatir aku tak ada kabar " allana pun merapihkan barang- barangnya , ibu- ibu yang lain pun nampak sibuk hanya allana yang tak didampingi suaminya.


" Mba kemana suaminya kok tidak ikut?.. ucap salah satu anggota class ibu hamil.


"Iya bu, suami saya sedang sibuk " ..jawab allana ramah.allana pun masih menunggu taksi yang guru pembimbungnya pesankan.


allana begitu kehausan tiba -tiba seseorang meberikan sebuah minuman kemasan.


"Minum lah, kau pasti kehausan ".. ucap irwan menyodorkan minumannya.


"Kak irwan, kenapa ada disini? ..tanya alana terkejut.


"Aku tadi melihatmu tergesa-gesa naik taksi, kebetulan aku sekarang satu gedung apartemen yang sama dengan kalian.


"Sati gedung, sajak kapan kak irwan punya apartemen dekat apartemen davin !!.. gumsm allana dalam hati sambil mengaruk-garuk kepala tak gatal.


**


Davin pun sore itu bergegas pulang keapartemennya,dia melihat beberapa kalu panggilan telepon dari allana ia abaikan.


Takut terjadi sesuatu, dia langsung mencap gas untuk pulang,sesampainya disana ia berlari kearah lift untuk menuju unit apartemennya.


Dibukanya pinru apartemen,ia berkeliling mencari allana kesemua ruangan namun allaba tak ada, ia pun beberapa kali melakukan panggilan pada allana namun tak ada jawaban.


"Ya tuhan kamu kemana lana ".. ucap davin mengusap kasar wajahnya.davin pun menelpon mana nadin untuk mencari informasi keberadaan allana.


"Hallo mama,allana ada dirumah?


"Tidak ada allana disini vin, bukannya hari ini kalian pulang keapartemen ?.. tanya mana nadin mulai panik.


"Iya ma, kami memang pulang kesni, davin sydah diapartemen tapi allana tak ada dan ponselnya pun mati ma, davin khawatir ma !


" Kemana ya allana, tunggu sebentar vin, hari ini hari jum'at kan?.. tanya mama nadin.


"Iya mama hari jum'at, mama gimana davin lagi panik malah nanya hari !.. ucap davin kesal.


"Bukan vin, seingat mama hari ini allana ada class ibu hamil dirumah sakit yang biada dia chek up.!.. ujar mana nadin


" Oh ..iya davin lupa, pantas saja allana nelpon davin berkali-kali mungkin untuk memberi kabar, ya sudah ma davin akan menyusul allana kesana !.. ucap davin mematikan sambungan teleponnya dan berlari menuju parkiran untuk menjemput allana.


**


Setelah beberapa lama davin pun sampai dirumah sakit, ia berlari untuk menemui allana.namun pemandangan dan pendengaranya sangat menyakiti hatinya.


"Mba ini suaminya yah?.. ucap salah satu angota classnya."Ya ampun mba ganteng banget!!


irwan dan allana hanya tersenyum."kakak,kamu pulang saja ,aku bisa pulang sendri".. ucap allana berdiri untuk pulang.


"kakak antar ya anna?... ucap irwan mengikuti langkah allana.


"Tidak usah kak, aku sudah pesan taksi tadi perawat yang pesankan katanya taksinya sudah datang, allana pun berjalan keluar riangan untuk pulang irwannpun mengekor allana dibelakang.

__ADS_1


Davin pun berdiri melihat kedekatan allana bersana irwan.


Mata davin memerah menahan amarah, tanganya mengepal menonjok tembok,nafasnya naik turun melihat pemandangan depan matanya.allana aku kecewa padamu, davin pun melangkah mundur lalu membalikan badannya.menuju kearah mobilnya.


__ADS_2