Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Kembali normal


__ADS_3

Setelah kejadian itu, davin pun mulai berangsur pulih seperti semula, kondisi kejiwaannya sudah dinyatakan normal.ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama putranya alvin.


"Saperti malam ini davin bermain dengan alvin.


"Vin, sudah waktunya putramu tidur,ini sudah larut vin." ucap mama nadin


"Sebentar ma, biarkan alvin puas bermain denganku".. jawab davin.


Setelah puas bermain bayi mungil itu pun tertidur dipsngkuan davin,davin memindahkan alvin kekamar milik bayi mungil itu.davin memutuskan untuk tidur menemani alvin malam ini.


"Nak, maafkan papa,karena kebodohan dan kecemburuan papa,papa sempat meragukan mu.dan karena kebodohan papa juga sekarang kita kehilangan mamamu.


Maafkan papa selama setahun ini papa tidak bersama mu, menemanimu saat kau tumbuh, mulai saat ini papa berjanji akan menemanimu sampai mama kembali "... ujar davin mengelus wajah munggil putranya.


"Bulir bening itu pun melaju dipipi davin mana kala ia ingat, kebodohanya melukai allana."Sayang aku aku yakin kau masih ada,kalau memang aku harus menunggu mu sampai akhir hayatku aku rela sayang ".. gumamnya lirih.


Davin pun tertidur pulas bersama putranya,sesekali ia terbangun untuk mebuatkan susu untuk sang putra.


Pagi itu davin sudah terbangun dia bersiap untuk melakukan aktivitasnya sedia kala.hari ini setelah satu tahun ia kembali keperusahan miliknya.


"Vin,kau sudah siap kembali keperusahaan ?.. tanya papa adi menyantap sarapan paginya.


"Davin siap pa", tapi davin minta bimbingan papa dan dani, karena dalam setahun ini banyak perubahan diperusahan pa".. ucap davin mulai menyantap sarapan mereka.


"Oh iya vin, papa lupa, irwan sekarang menjadi relasi kita yang paling penting vin, dan minggu besok dia akan melangsungkan pernikahanya.


"Menikah !!! irwan menikah dengan siapa pa?.. tanya davin terkejut.


"Entahlah papa tidak tahu, yang papa dengar calon istrinya itu pilihan tante hera ! dan satu hal lagi yang perlu kamu ingat, " tolong sudahi pertengkaran dan kecemburuan kamu pada irwan.asal kamu tahu vin, selama kamu depresi irwan sering kesini hanya untuk melihat kondisi mu dan membantu memulihkan ingatanmu !... terang papa adi.


Davin hanya diam,didalam hatinya hanya bergumam " Irwan, tidak menyangka kamu ternyata teman baikku,padahal aku sempat cemburu dan meragukanmu wan ".


"Davin mengerti papa, mulai sekarang davin akan mulai lembaran baru, davin sekarang adalah davin yang baru tetapi hatinya masih tetap sama hanya untuk allana pa !... ucapnya lirih.


"Bagus, kau harus semangat demi putra mu alvin dan demi allana. "... ucap papa adi.


"Sayang mama senang , akhirnya setelah satu tahun kau kembali menjadi davin anak mama yang ganteng dan pintar "... ujar mama nadin.


"Maafkan davin pa,ma.davin sudah membuat semua orang menderita terutama allana ma !.. ucap davin lirih,matanya berkaca-kaca mengingat allana.


"Sudah,sudah cepat sekesaikan sarapanmu lalu kita berangkat keperusahan,semua orang telah menunggu CEOnya kembali !.. ucap papa adi tersenyum .

__ADS_1


"Baik pa, davin juga sudah selesai,davin mau pamitan dulu sama alvin " ucap davin menghampiri alvin tengah bermain bersaba suster eni.


"Sayang, papa hari ini kerja dulu, yang anteng dirumah sama omah dan suster ya, tunggu papa pulang ya nak !.. ucap davin mengecup kening sang putra.


Davin dan papa adi pun pergi menuju perusahan mereka,disana davin disambut oleh staf dan karyawan mereka.hari ini davin mulai mempelajari semua pekerjaan yang sudah ia tinggalkan sejak 1 tahun yang lalu.


"Selamat datang kembali vin".. ucap dani memeluk davin.


"Makasih dan, lu sudah menjaga perusahanku dengan baik, dan lu selalu menemaniku dan sast aku depresi "ucap davin.


"Hey , bro kita ini teman,saat suka mau pun duka, sudah kewajibanku sebagai pimpinan diperusahan ini menjaganya vin." ujar dani.


"Vin,apa belum ada kabar tentang keberadaan tubuh allana ?... tanya dani.


"Belum dan, polisi dan orang-orang papa ku belum menemukan titik terang dan !... ucap davin menatap tajam jendela ruangannya.


"Sabar vin, mungkin sudah waktunya kau ikhlaskan istrimu!.. ucap dani.


"Tidak dan, aku yakin allana masih hidup, aku akan menunggunya sampai akhir hayat ku " ucap davin.


"hmmm.. ya sudah, apa yang menurut mu terbaik aku pasti mendukungnya"


Dani pun pergi meninggalkan davin sendri diruanganya.


Sore pun tiba sudah waktunya davin pun pulang,ia terlihat bersiap untuk pulang dan ia bergegas meninggalkan perusahannya.


Dengan mengendarai mobil sport miliknya davin membelah kemacetan kota, ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh kesuatu tempat.


Tempat itu,tempat dimana hendra dan hellena membuang allana.davin meminggirkan mobilnya didekat sungai besar itu.ia pun turun lalu melangkah mendekati jembatan itu.


"Sayang, aku rindu pada mu, tolong jika kaul? juga merasakan rindu yang sama denganku,aku mohon tunjukan keberadaanmu sayang "... ucap lirih davin.


Setelah beberapa saat dia disana, davin pun bergegas pulang untuk menemui sang putra.


Setelah beberapa lama davin pun sampai dirumahnya,krdatangannya disambut oleh alvin putranya.


***


Kegiatan davin setiap hari diisi dengan bekerja dan menemani pertumbuhan alvin.apalagi semenjak davin sembuh alvin tak pernah msu lepas dari pelukan papanya.terkadang davin pun kewalahan kalau akan pergi keluar kota,alvin selalu menangis meminta ikut.


Untung davin memiliki mama nadin dan suster eni yang bisa menenangkan alvin ketika davin keluar kota atau keluar negri.

__ADS_1


**


Waktu pun tak terasa sudah 4 tahun semenjak kepergian allana, davin menjadi pribadi yang tegar dan dinggin.namun untuk urusan pekerjaan dia sekarang dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas berhati dingin.


Perempuan mana pun akan tertarik dengan karisma davin yang tegas,beberapa perempuan mencoba mendekati davin, namun nihil mereka seperti berhadapan dengam gunung es.pintu hati davin sudah tertutup rapat untuk mshluk yang bernama perempuan.


Hingga satu hari mama nadin yang sering melihat davin menangis dikala malam.ia berinisiatip memberi saran agar davin mencari pengganti allana.


Ketika itu davin ,papa mama dan alvin sedang sarapan pagi bersama sebelum mereka beraktivitas.


"Papa, ko temen-temen al,punya bunda dan mama cih ! kok al ga punya ? tanya alvin dengan suara cadelnya.membuat davin terkejut.


"Siapa bilang al tidak punya mama, mama al nanti pulang kok !.. jawab davin.


"Memang cekalang mama al ada dimana papa kok ga pulang-pulang?


"Mama al lagi pergi dulu nanti pasti pulang,makanya al nurut sama grandma dan suster eni, ya biar mama cepet pulang !... jawab davin.


"den al sudah selesai makannya, kita harus siap-siap nanti ketinggalan lho !.. ucap suster eni.


"*Oke suster al sudah selesai dan al sudah siap jawab al dia sudah berdiri hendak berangkat sekolah.


"Papa al yang ganteng,al pelgi dulu ya,ingat bilang sama mama suruh cepat pulang ya !


ucap al mencium pipi davin*.


"Iya sayang, nanti papa bilangin.sayang malam ini papa pulang telat,kamu jangan tunggu papa ya".. ucap davin menciumi buah hatinya.


"Oke papa, bye grandma ... bye grandfa !.. ucap alvin meninggal kan mereka yang masih sarapan.


"Vin,kenapa kamu memberi harapan pada putramu ?.. kita sudah sana-sama tahu allaba sudah tidak mungkin masih hidup !... ucap mama nadin.


"Sebaiknya kamu harus memikirkan dirimu juga, kamu butuh pendamping dan al, butuh sisik ibu vin.


"Cukup ma!! davin sudah bikang beberapa kali pada mama,davin akan tunggu allana,dan davin tidak ingin menggantikan posisi dia !... sanggah davin.


"Tapi sampai kapan vin,Kamu hidup dalam anggan-angan ?


"Sampai davin mati ma,dan alvin tidak perlu seorang ibu,karena ada mama dan suster yang menjaga alvin.!.. tegas davin.


"Sudah lah ma, jangan dipaksa, biarkan davin dengan pendiriannya, kita tidak boleh memaksanya, ingat itu mama!.. ucap papa adi meninggalkan davin dan mama nadin llalu disusul davin.

__ADS_1


"


__ADS_2