
"Suara mobil terdengar dipekarang rumah mewah milik davin.membuat anak munggil itu terbangu dari tempat tidurnya dan berlari menuju pintu utama.
"Papa..papa pulang !.. teriak alvin membangunkan seisi rumah.
Mama nadin yang tengah terlelap pun ikut terbangun begitu juga papa adi.
"Al..al , jangan lari kamu belum sehat betul ucap mama nadin mengejar alvin.
Pintu utama itu pun dibuka oleh davin, sang jagoan berlari memeluk papa tercinta.
"Papa mana aja,Al lindu papa !.. celoteh cadel alvin.
Rasa kantuk dan lelah davin pun hilang mendapat pelukan sang putra.
"Papa kan kerja cari uang buat al, papa juga rindu sama al "..al kenapa bangun dan berlaei , kan al sedang sakit ?.. tanya davin mengendong putra tercintanya.
"Al sudah sembuh papa !.. al cuma ingin mama !.. ucap al membuat davin tersenyum menatap alvin.
"Sabar sayang,sebentar lagi al akan bertemu mama al yang cantik !.. ucap davin.
Mama cantik lana papa?.. tanya al.
"Iya mama cantik lana,nah sekarang al harus bobo biar tubuh al kuat dan sehat kalau ketemu mama cantik !.. bujuk davin memberikan al pada suster eni.
"Yey.. al akan bertemu mama cantik lana, dengerkan suster mama cantil al kembali !.. teriak alvin .
Mama nadin yang mendengar davin membujuk alvin dengan bertemu allana ia pun menegur davin.
"vin,apa itu tidak akan membuat alvin nantinya berharap banyak pada mu! alvin anaknya kritis vin, pasti dia akan menagih janji kamu !.. ucap mama nadin.
"Tenang saja mama, davin juga memikirkan semuanya dengan baik sebelum berbicara pada alvin !.. ucap davin duduk di sofa.
"Bagaimana kerjaan kamu disana vin?.. ucap papa adi.
"Semua berjalan baik pah, makanya davin bisa pulang !.. ucap davin.
"Syukur lah kalau begitu, papa khawatir kalau proyek pembangunan mall disana gagal, sedangkan proyek itu cukup menguntungkan untuk kita nantinya.
"Ih..papa ini yang dibahas kerja,kerja saja ! ucap mama nadin.
"Eh.. vin mama penasaran sama apa yang kau ucapkan tadi ?..
"Yang mana mama ?... tanya davin ambigu
"Ih..soal allana vin ! atau kamu akan memberikan mama baru untuk alvin.?.. tanya mama nadin
"Mama ini, kepo saja !.. kita lihat saja tanggal mainya mama cantik !.. ucap davin memcubit gemas mama nadin.
"ih..kau ini, awas saja kau menghamilu anak orang lagi !!
__ADS_1
"Kalau suka sama suka hamil juga ga jadi masalah kan ma !.. ledek davin.
"Awas saja vin kalau kau bikin ulah lagi, malu umur mu sudah tua sudah punya abak juga !...tukas mama nadin.
"Sudah ah ma, davin mau tidur dikamar alvin ".. ucap davin meninggalkan papa dan mamanya.
"Aduh pa, jangan sampai dia berulah lagi!.. mama juga belum siap punya menantu baru !.. ucap mama nadin berjalan menuju kamar mereka.
Mentari pagi pun bersinar.davin yang masih terlelap dibangunkan oleh alvin.
"Papa bangun ! Al ingin ketemu mama !.. ucap alvin menggoyang-goyangkan davin.
"Sebentar lagi sayang, masih pagi !.. ucap davin menarik selimbutnya.
"papa ini, ini sudah jam 7 alvin juga mau sekolah!.. teriak alvin membuat davin terkejut ia buru bangun dan menuju ke kamarnya.
"Huh...papa ini kebiasaan , bohong terus bisanya !.. gerutu alvin keluar dari kamarnya menuju meja makan.
"Lho ko cucu oma cemberut ,papa mu mana al ?..tanya mama nadin.
"papa baru mandi ! biasa kesiangan ima".. ucap al duduk dimeja makan.
"Ya sudah kamu sarapan dulu,apa hari ini al mau sekolah?.. tanya mama nadin memberikan sarapan untuk al.
"Sekolah oma,al sudah sembuh !.. ucap al tersenyum.
"Mereka bertiga pun sarapan bersama,sudah hampir selesai davin turun dengan tergesa- gesa.
"vin mau kemana sepertinya kau tergesa-gesa ?.. tanya mana nadin
"Kekantor mama!.. ucap davin mengambil selembar roti.
"Memang ada pertenuan dengan siapa vin? kamu sepanik itu ?.. tanya papa adi.
"Sama klien penting pa, ini davin sudah telat banget.
"Papa hari ini jadi kan al ketemu mana lana ?.. tanya alvin.
"Al sayang papa hari ini ada pertemuan penting dulu nanti kalau mama lana sudah siap kita bertemu ok!.. ucap davin .
"ya.. belalti al tidak bisa ketemu mama hali ini !.. ucap al cadel mukanya langsung sedih.
"Sayang papa senalem sudah janji mau membawa nama pulang kan !.. nah al harus sabar ya, mama lana kan perlu waktu !.. bujuk davin nengecup kening putra kesayangannya.
"Papa sekarang pergi dulu ya sayang" mana papa davin berangkat dulu ya ".. ucap davin melangkah menuju keluar rumah .
Davin pun mengendarai mobil mewahnta dengan kecepatan penuh, ia tak sabar ingun bertemu nara.
Sementara diapartsmen nara sudah terbangun dari pagi, ia binggung apa yang haeus dia kerjakan , ia membuka lemari davin didakamnya banyak pakaian davin dan pakaian allana.
__ADS_1
"Pakaian ini mungkin pakaian istri tuan davin ".. gumam nara.
Dilihatnya beberapa set perhiasa mewah milik allana membuat nara berdecak kangum.karena ia baru kali ini melihat perhiasan dan berlian.
"Beruntung yah, istri tuan davin,mungkin dia sangat cantik sehingga tuan davin masih mentimpan barang-barangnya dengan rapi sampai sekarang.
"Apa aku pantas bersanding dengan tuan davin yang kaya raya ini ? dan apakah tuan benar- benar tulus mencintaiku atau aku hanya dijadikan pemuas tuan saja ?.. pertanya-pertanyaan itu me gelayut di bebak nara.
Nara pun menemukan sebuah pakaian tidur yang sangat seksi.
"Pakaian apa ini? tapi sepertinya aku pernah memakai pakaian ini !.. ucap nara membaolak balikan pakaian itu.
"Aku harus mandi dulu sebelum tuan kesini ".. ucap nara masuk kekamar mandi davin ia memanjakan tubuhnya dengan peralatan mandi milik davin , setelah selesai mandi ia mengeringkan rambutnya.
Dia berdiri didepan kaca dan nara pun berbicara sendri masih mengenakan handuk mandinya.
"Aku harus dandan secantik mungkin sebelum tuan davin ".. ucap nara,namun nara terkejut tangan kekar itu melingkar dipinggangnya.
"Tidak pake make up pun kau sudah terlihat cantik sayang !.. bisik davin menciumi belakang tengkuk nara membuat nara terkejut.
"Tuan !.. ucap nara tersipu malu.
"Wangimu membuatku candu sayang !
"Tuan bagaimana kondisi putra mu ?.. tanya nara.
"Dia lebih baik sayang ".. ucap davin menciumi daun telinga dan tengkuk nara.
"Aku menagih janji mu sayang !.. ucap davin tak berhenti menciumi tengkuk nara.
"Janji apa tuan ,aku tak ingat ?... tanya nara berfikir.
"Janji kau akan menemaniku seharian !
"Aku tidak berjanji tuan !.. ucap nara meloloskan diri dari rangkulan davin.
"Hmmm.. sudah mulai nakal ya ! lihat saja takan kulepaskan ".. ucap davin mengejar nara.
Davin pun menarik lengan nara, lalu menjatuhkan nara ketempat tidur davin, dan mengungkung nara.
"Hari ini aku tak kan melepaskan mu nara!.. kedua tangan nara pun dipegang oleh davin.
Davin mulai mencium tengkuk nara lalu kebibir nara, nara yang kini sudah pandai membalas ciunan davin pun membuat davin semakin memanas.
"Tubuh davin pun menindih tubuh nara, kini davin pun merasakan sesuatu dibawah boxsernya mengeras.
"Sayang aku ingin melakukannya, apa boleh ?.. tanya davin menatap nara yang masih tersengal-sengal.
Nara tak menjawab peetanyaan davin, ia hanya memalingkan tatapanya kearah lain membuat davin semakin terbakar oleh gairah yang selama 4 tahun ia pendam.
__ADS_1