Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Aku bukan allana.


__ADS_3

Nara pun ikut bersama irwan dengan mobilnya.irwan sesekali menatap nara yang duduk disebelahnya.


"Ya tuhan kenapadia mirip sekali dengan allana !.. gumam irwan dalam hati.


"Tuan, apa apartemennya masih jauh tuan ?.. tanya nara gelisah.


"Sebentar lagi ".. jawab irwan membelokan mobilnya kearah restauran siap saji .


"Tuan kenapa kesini, apartemennya tidak ada restauran seperti ini !.. tanya nara binggung.


"Kita turun dulu, lalu kita makan, bukankah perutmu sudah lapar , kalau lapar kamu ga ingat ciri-ciri apartemen kamu !.. ujar irwan membujuk nara.


Nara pun diam, ingin menolak tapi memang saat ini dia lapar, tapi dia juga khawatir takut davin marah mencarinya. tetapi perutnya sudah konser tak bisa diajak kompromi,dengan berat hati nara pun turun mengikuti irwan.


Mereka masuk kerestauran siap saji itu, meraka lalu duduk disudut ruangan.


"Allana, kau pesan apa?.. tanya irwan melihat-lihat menu makanan.


"Aku bukan allana tuan, aku nara!.. jawab nara membuat irwan menghela napas.


"Baiklah..allana eh..sory-sory nara, makan ini saja yah ?. tunjuk irwan pada burger dan es krim.


"Terserah tuan saja,tapi aku tak punya uang tuan !.. ucap nara menunduk malu.


"Tenang..aku teraktir ya !.. jawab irwan tersenyum.


"Tuan, baik sakali,ngomong-ngomong dari tadi aku tak tahu nama tuan siapa?.. tanya nara.


"Oh..iya lupa kita belum kenalan"..ucap irwan tertawa , ia pun mengulurkan tangannya " irwan , kau bisa memanggilku kak irwan.".. ucap irwan ,nara pun menyambut tangan irwan.


"Aku nara ".. tuan eh..kak !.. ucap nara tersenyum.


"Sekarang kamu ceritakan padaku , ciri -ciri apartemenmu ?.. tanya irwan.


"Apartemen tuan saya itu tinggi luas dan ada kolam renang dan tamannya kak.


"Kamu tak ingat nama apertemenmu?. ucap irwan.


"Tidak kakak. !.. jawab nara berpikir


"Hmm..baiklah, nanti kita ingat-ingat lagi sekarang kamu makan burgernya ya.".. ucap irwan menyodorkan burger milik nara.


"Nara pun memakan burgernya." emmm..enak kak, persis seperti yang sering tuan belikan ucap nara !.. memakan burgernya dengan lahap.


"Tuan,dari tadi dia menyebut-nyebut tuan siapa tuanya dan dari mana gadis ini berasal !.. gumam irwan dalam hati menatap nara yang sedang menghabiskan burgernya.


"Nara, kalau boleh tau siapa nama tuan mu? dan dari mana kamu berasal ?.. tanya irwan.


"Tuan saya orangnya baik kak ! dia menolong saya waktu dikampung,saya hampir dijual pada pria hidung belang oleh ibu saya dan pemilik warung remang tempat saya bekerja.

__ADS_1


Lalu tuan mengajak saya tinggal bersama diapartemennya."terang nara.


"Tinggal bersama ? nama tuan mu siapa nara?.. tanya irwan penasaran.


"Tuan saya davin kak.. !


"Uhuk..uhuk.. irwan pun tersendak" Apa davin?..tanya irwan terkejut.


"kakak tidak apa-apa ucap nara menepuk-nepuk pundak irwan"


"Tidak..tidak nara,aku baik- baik saja !.. jawab irwan


"Iya kak, tuan saya namanya davin, dia orangnya baik dan saya tinggal ditempatnya.


"Baiklah nara, makan es krimnya,apakah kau mau tambah lagi burgernya ?.. tanya irwan.nara pun menggeleng.


"Rupanya davin telah menemukanya lebih dulu, dan dia sekarang tinggal diapartemen davin.!.. gumam irwan.


Nara pun telah selesai makan.iya pun mulai gelisah karena hari sudah mulai gelap.


"Kak,ayo kita pulang, aku takut ini sudah malam !.. ucap nara.


"Takut tuan davin mu marah?. tanya irwan.


"Hmmm...aku takut tuan menghawatirkan aku kak !


"Baiklah nara, aku akan mengantarmu tapi ada syaratnya !.. ujar irwan membuat nara binggung.


"Syaratnya kita menjadi teman dan kamu harus merahasiahkan pertemuan kita pada tuan davin mu , jangan sekali-kali menyebut namaku didepan davin !.. bagaimana setuju ?... tanya davin


"Tapi..kenapa aku harus merahasiahkan kakak dari tuan davin, kan kakak yang menolong saya ?.. tanya nara binggung.


"Sebab kalau davin tahu, yang menolong itu aku dia pasti cemburu soalnya aku pasti jauh lebih tampan dari davin. !.. terang irwan


"Oh..begitu ya kak "..baik lah aku akan merahasiahkan kakak dari tuan davin "... jawab nara tersenyum percaya apa yang dikatakan irwan.


"Baik, deal ya kita sekarang berteman ".. ucap irwan menjulurkan kelingkingnya.


"Iya teman".. ucap nara mengaitkan kelingkingnya dikelingking irwan.


"Ayo kak, kita kan sudah berteman , kita pulang !.. ajak nara.


"Baiklah allana, aku akan mengantar mu pulang !...gumam irwan dalam hati.


"Mereka pun meninggalkan restauran siap saji itu, lalu irwan pun mengendarai mobilnya kearah apartemen miliknya dan milik davin.


"Disisi lain davin pun pulang dari kantornya ia panik tidak mendapati nara didalam apartemen miliknya,ia mencari kesana kemari dan berusaha menghubungi ponsel nara, namun nihil tak ada jawaban.ternyata ponselnya tertinggal diatas nakas, membuat davin panik.


"Ya tuhan nara, kamu dimana?.. gumam davin panik.

__ADS_1


"Aku tak mau kehilangan mu lagi sayang".. ucapnya lirih, namun davin teringat sesuatu.


"Taman..ya taman nara akhir-akhir ini selalu bilang ingin ketaman, tetapi mana mungkin ia ketaman sudah malam begini !.. ucap davin,namun ia pun melankahkan kakinya keluar apartemen menuju taman dekat apartemen.


"Aku harus mencarinya sampai ketemu "ucap davin , sesampainya ditaman davin tak melihat nara disana.lalu ia pun berinisiatif untuk mencari nara ketaman luar apartemen.


Davin berlari menuju basement untu mengambil mobil miliknya .


Sementara irwan dan nara telah sampai diapartemen itu,irwan memasuki parkiran yang ada basement itu, irwan pun menghentukan mobilnya.


"Apa benar ini gedung apartemen milik tuanmu ?.. tanya davin.


"Oh...iya,aku ingat, aku ingat pernah kesini !. iya betul kakak ini apartemennya !... kakak memang hebat !.ucap nara tersenyum bahagia.


Nara pun melepaskan sabuk pengamanya lalu ia membuka pintu hendak keluar, msmun irwan menguncinya otomatis.


"kakak bukaan pintunya".. rengek nara manja.


"Sabar nara, pasti aku bukakan !.. tapi sebelum pegi kau simpan kartu namaku baik- baik, jangan ada siapa pun yang melihatnya.!.. ujar irwan menyodorkan kartu namanya.


"Untuk apa ini tuan ?.. ucap nara membolak balikan kartu itu


"Kartu itu ada no telepon kantor dan no ponselku".jika kamu membutuhkan aku kau bisa menghubungi ku !.. terang irwan.


"Oh...baiklah tuan ".. ucap nara mengantongi kartu nama itu.


"Simpan baik-baik ya , dan ingat jangan beritahu davin tentang aku !.. ucap irwan membuka kunci mobilnya lalu nara pun keluar dan setengah berlari.


Setelah berlari nara pun melihat davin hendak masuk kedalam mobil miliknya, lalu nara pun memanggil davin.


"Tuan...tuan teriak nara, membuat davin terkejut menengok kearah sumber suara .


"Nara, nara sayang !.. teriak davin berlari kearah nara.


"Nara !.. kau kemana saja? dari mana saja ?. tanya davin mengguncangkan tubuh nara, lalu memeluk nara.


"maafkan aku tuan aku pergi ketaman tanpa permisi sama tuan jadi aku tersesat !.. ucap nara menunduk.


"Sudah..sudah yang penting kamu selamat sayang".. ucap davin merangkul bahu nara, mereka pun berjalan untuk pulang.


"Sayang kamu kesini sama siapa?.. tanya davin.


"Itu tuan sama !!.. ucap nara menoleh kebelakang , disitu ada irwan mengintip dibalik tiang.


Davin pun penasaran ikut menoleh kebelakang namun davin tak menemukan siapa pun disana.


"Ya sudah sayang,ayo kita pulang, nanti kamu ceritakan semuanya ya!.. ucap davin merangkul nara.


"Dibalik tiang irwan menatap kepergian nara dan davin.

__ADS_1


"Hmmm..allana aku tahu itu kamu !.. aku merindukanmu allana".. ucap lirih irwan, bulir bening pun melaju dipipi irwan.


Bersambung....


__ADS_2