Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Hasil test DNA


__ADS_3

Sudah hampir dua minggu telah berlalu namun allana belum juga menunjukan tanda-tanda ia siuman dari komanya.itu membuat davin semakin terpukul.setiap hari ia mengunjungi allana dan putranya selepas pulang dari kantor.


"Sayang lihat hari ini aku membawa makanan kesukaan mu, baso dan es cream coklat.tadi aku sudah memakannya disana,kamu jangan iri ya sayang !! Mas janji kalau kamu sembuh mas akan mengajak kamu makan bakso yang didepan kantor mas "...ucap davin lirih.


bulir bening itu pun menetes ketangan allana.ya, begitu lah setiap hari davin selalu mengajak bicara allana.Namun usaha davin dirasanya sia-sia karens allana seakan tidur panjang dan tak ingin bangun.


Sayang maafkan aku, membuakmu jadi seperti ini ! Aku mohon bangun lah lana... bangun !.. ucap davin dalam tangisannya.ia pun mengelus wajah cantik itu yang kini berubah pucat


"Sayang mas mau keruangan baby dulu,kata perawat disana baby kondisi sudah membaik dan ia pun mengalami perkembangan pesat, sayang cepat pulih ya, agar kita bisa berkumpul sama-sama !


"Sayang mas pergi dulu ya, nanti sebelum pulang mas kesini lagi ".. ucap davin mengecup tangan allana.


Davin pun melangkah menuju ruang perawatan putranya.davin sudah berganti pakaian dan mensterilkan badannya.dilihatnya bayinya,yang tertidur pulas, ia mengelus kaca inkubatornya


"Hey jagoan ,maafkan atas kebodohan papa ya nak " !! ..ucap davin danbulir bening itu pun kembali tanpa permisi melaju dipipi davin.setelah davin meluapkan rasa bersalahnya pada putranya ia pun beranjak pergi dari ruang NICU.Lalu davin kembali keruang allana untuk berpamitan.namun davin terkejut ada setangkai bunga mawar putih disana


"Siapa yang meletakan ini disini ?.. gumam davin, davin pun berpamitan pada istrinya ia kecup kening istrinya lalu ia meninggalkan ruangan itu.


"Sayang mas pergi dulu ya,mas besok kembsli kesini lagi...ucap davin.


Namun Davin masih merasa penasaran tentang keberadaan bunga itu, ia menyempatkan menanyakan pada para perawat yang ada didepan ruang allana.


"Suster , mohon maaf tadi selain saya ada seseorang yang masuk keruangan istri saya?.. tanya davin.


"Oh..iya pak ada, tadi beliau bilang keluarganya !!... jawab salah satu perawat disana.


"Keluarga !! laki-laki atau perempuan ? belum selesai davin bertanya ponselnya berbunyi.davin pun merogoh ponselnya.


"Hallo dokter !! ..ucap davin.


"Tuan davin bisa kah anda kerumah sakit sekarang?.. ucap dokter keluarga davin.


"Iya bisa dok! ada keperluan apa dok ?


"Tuan davin hasil test DNAnya sudah keluar tuan, jadi tuan bisa mengambilnya sekarang !!

__ADS_1


"Baik...baik dokter saya akan secepatnya kesana.


Davin pun menutup sambungan tekeponnya, ia berjalan setengah berlari menuju kendaraan miliknya. ia jantungnya berdekup kencang tak beraturan.


**


Diruang allana,ada satu dua orang tengah berdiri disana, mereka laki-laki dan perempuan. keduanya memperhatikan tubuh allana mereka berbicara setengah mengejek.


"Hmmm... lihat perempuan yang dibangga -banggakan davin sebsgai istrinya dan diperebutkan oleh dua laki-laki kini tergolek lemas tak berdaya !


"Wajahnya nampak pucat dan tak menarik lagi.membuat orang melihatnya jijik !.. ucap perempuan itu.


"Iya benar sayang!... perempuan ini dulu sangat dipuja davin dan irwan tapi lihat sekarang!... lemah tak berdaya.


Nyawanya sekarang ada ditangan selang-selang ini ! jika salah satu alat ini kita cabut dari tubuhnya... maka...BOOOOMM Davin yang bodoh itu akan kehilangan istri tercintanya !.. ujar sang laki-laki.


"Tapi tidak semudah itu sayang.. kita akan membuatnya mati perlahan-lahan, kita suntikan racun ini dicairan infus nya, bagaimana sayang kau setuju !.. tanya laki-laki itu.


"Setuju sayang, tapi sebelum kita membuat perempuan ini menderita kita leyapkan dulu bayinya! agar davin lebih menderita ? karena perempua n ini sudah tak ada gunanya lagi,kita bisa menyingkirkanya besok sekarang kita singkirkan bayi itu,bagaimana sayang kau setuju ?...tanya perempuan itu


Bukkkk...suster itu menabrak kedua orang itu


"Aduh kalau jalan itu yang benar suster!.. lihat baju saya dan suami saya jadi kotor.


"Maaf..maaf tuan,nyonya saya tidak sengaja,ada pasien yang kritis diruangan sebelah!.. tunjuk suster itu,ia pun membersihkan cairan yang mengenai pakaian kedua orang itu.


"Suster ini cairan apa baunya seperti...wek..wek !..ucap perempuan itu seakan ingin muntah mencium cairan tersebut.


"Ma-maaf Tuan,nyonya itu...itu sebenarnya air seni pasien saya "... ucap perawat itu menunduk.


"Apaaaaaa air seni !.. bagaimana kamu itu bisa seceroboh ini, kamu menyiram kamu dengan air seni yang bau ini ?... teriak seperempuan.


"Kamu tau harga pakaian saya? ini setara dengan setahun gaji kamu... dasa b****h !.. teriak perempuan itu membuat para perawat disana menghampiri kegaduhan disana.


"Maaf..maaf atas kelalaian saya tuan nyonya ".. ucap susternya.

__ADS_1


"Kau..ini aku tidak perlu maaf mu aku perlu , kau ganti pakaianku !.. bentak perempuan itu.


"Ah..sudah-sudah kita pergi dari sini, kita sudah jadi tontonan,dan aku tak 5ahan dengan bau nya,ayo cepat kita pergi ! .. ajak laki-laki itu.


"Tapi sayang rencana kita?.. kita lakukan besok suasananta tidak bagus ayo !... ucap laki-laki itu menarik tangan siperempuan.keduanya pun pergi meninggalkan rumah sakit itu.


Kerumunan pun bubar, para perawat kembali ketempat mereka masing-mading.


"Hallo tuan,semuanya sudah beres!.. ucap perawat tersebut.


"Bagus, pastikan kondisi bayi itu dan ibunya aman,aku akan memberikan bonus lagi untuk mu ".. ucap laki-laki diujung sambungan telepin.


"Baik tuan saya akan menjaganya dengan sangat baik, terima kasih tuan ".. ucap perawat diujung teleponnya, lalu keduanya pun mematikan sambungan teleponnya.


"Hmmm...dasar pasangan licik, kau pikir bisa mencelakai allana dan putranya semudah itu"... tandas laki-laki itu.


***


Ditempat lain davin pun sudah sampai rummah sakit lain.ia memarkirkan kendaraanya lalu ia berjalan setengah berlari menju ruangan dokter keluarganya.davin pun mengetuk pintu ruangan itu.


Tok..tok..tok.. masuk !.. ucap suara dari dalam ruangan itu.


"Dokter bagaimana hasilnya ?...Tanya davin penasaran.


Dokter pun menghela nafas,lalu ia memberikan sebuah amplop putih besar pada davin.


"Hasilnya ada didalam tuan davin, buka lah!.. ucap dokter tersebut.


Davin pun meraih amplop putih itu dihadapanya.tangannya gemetar seakan tak ada tenaga untuk mengambilnya.


davin membukanya dengan perlahan badannya penuh peluh.


Davin pun mengeluar kan isi amplop tersebut, lalu mengeluarkan secarik kertas didalamnya, ia pun membaca isi kertas putih itu.


Tangannya mengepal, bulir bening itu pun melaju dengan sempurna dipipi davin.rasa kesal rasa benci pada dirinya kini menjadi satu.tangannya gemetar seakan ia tak sanggup memegang kertas berwarna putih itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2