
Dani masih diam dengan kata-kata yang diucapkan davin,sejenak terlintas dibenaknya bayangan irna.
"Vin, tapi gw rasa gw lebih tertarik dengan irna dibanding ayu ".. ucap dani membuat davin menghela nafas.
"Dan, lu tidak peka atau emang bodoh, apa irna menyukaimu ?.. tanya davin.
"Maksud lu ?.. ya siapa sih yang ga tertarik pada ku,ganteng muda dan karir cemerlang ".. ujarnya sombong.
"Maksud ku ,apa irna juga menunjukan rasa tertariknya pada lu dan ??
Dani sejenak berpikir.ia sudah beberapa kali mendekati irna, namun irna jangankan membalas perhatiannya, menggubris saja tidak pernah.
"Kau benar vin sepertinya irna tidak pernah menyukaiku atau pun tertarik padaku.
"Nah itu sadar, kau sibuk mengejar cinta yang baru kau temuin dibanding orang yangg dari dulu memperhatikanmu !.. ucap davin.
"Oh..good , sejahat itu kah gw vin !.. ucap dani mengusap kasar wajahnya.
"Tapi ingat dan, jangan karena iba atau karena kau butuh pelarian kau mengejar ayu, kau yau kam yang akan bereaksi kalau kau sampai begitu ?
"Memang siapa vin orangnya?.. ucap dani polos.
Davin yang kesal dia menepuk jidatnya " Ya ampun dan kau ini memang tidak tahu atau pura-pura bodoh !
Dani hanya tersenyum tanda tak mengerti soal yang dimaksud davin.
"Dengar dani, kalau kau sampai menjadikan ayu pelarian atau pelampiasan karena kau jomblo akut, kau bersiap berhadapan dengan sahabat ayu, yaitu allana istriku !.. terang davin membuay dani mengernyitkan keningnya.
"Memang allana yang kalem itu bisa marah vin?.. tanya dani.
"Hmm..jangankan marah, kamu bisa ditelannya ".. ucap davin membuat keduanya tertawa.
"Tapi serius vin, gw ga tau kalau selama ini ayu memendam rasa buatku "
"Sekarang lu sudah tahu kan ! balik lagi kediri lu sendri, apa kau membalas perasaan ayu atau kau pura- pura tidak tahu !.. ucap davin
"Masih binggung vin !
"Keputusan ada dihatimu, ingat jangan menerima dia karena kasiahan atau dirimu kesepian !.. ancam davin.
"Gw paham vin ".. jawab dani
"Baguslah, sekarang waktunya kembali bekerja, gw ingin selesai cepat, istri tercintaku sudah menunggu ".. ucap davin berhasil membuat dani kembali kesal.
Mereka pun melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda.
**
Hari pun menjelang malam, irwan terbangun dia pelan- pelan menarik tanganya yang dijadikan bantal oleh irna,irwan tak tega membangunkan orna yang terlelap tertidur pulas.
ketika ia menarik tanganya perlahan irna pun terbangun, ia terbangun lalu mengucek- ngucek matanya." yank sudah malam ya,kenapa kau tak membangunkanku ".. ucap irna.
Irwan hanya tersenyum, aku tak tega membangunkan putri tidur yang sedang terlelap !.. ucap irwan menecup kening irna.
__ADS_1
Irna pun bangunlalu ia melangkah kekamar mandi dengan balutan selimut ditubuhnya.
"Baby ikut,kita mandi " rengek irwan , namum membuat irna melotot lalu berlari kearah kamar mandi.
Irwan menyaksikan itu hanya tertawa, ia mendapatkan kembali kebahagian yang dulu hilang darinya.
"Terima kasih sayang, kau telah mengembalikan hidupku "... ucap lirih irwan.
Setelah selesai membersihkan diri irna pun duduk disofa menunggu irwan.
"Sayang, masih lama ?.. teriak irna.
Irwan pun menjawab daridalam " sebentar lagi baby, aku sedang berpakaian.
Irna pun kembali menonton tv,tak lama irwan pun keluar dengan menggunakan pakaian casual membuat ia semakin terlihat tampan.irwan pun menggunakan parfum maskulin miliknya ,yang membuat irna kecanduan.
"Ayo sayang ucap irwan "..merapihkan pakaianya.Namun irna menatapnya tajam ,membuat irwan mengernyitkan dahunya.
Irna pun bangun dari duduknya lalu tiba- tiba memeluk irwan, membuat irwan terjejut.
"Hey..ada apa baby ".. tanya irwan tersenyum.
Irna hanya memeluk irwan menikmati aroma parfum irwan.
"Mas, jangan pernah meninggalkanku ".. ucap irna membuat irwam semakin tersenyum lebar.
"Kenapa aku tampan ya ?... ucap irwan membuat irna mengigit dada irwan.
"Auww..sakit baby !.. teriak irwan.
Mereka berdua pun akhirnya berangkat menuju rumah irna.
Diperjalanan irwan selalu melirik irna, seolah irwan pun takut kehilangan irna.
"baby, apa ibu bapakmu akan merestui kita ?.. tanya irwan memgecup tangan irna.
"Mudah- mudahan saja mas, aku juga tak bisa jauh darimu ".. jawab irna.
Akhirnya mereka sampai didebuah pakikiran mini market dekat rumah irna.Seperti biasa irwan menitipkan mobilnya ke juru parkir disana,yak lupa irwan menyelipkan selembar uang merah pada juru parkir itu, membuat juru parkir itu senang.
Irwan dan irna pun masuk krdalam minimarket tersebut irwan ingin membeli buah tangan untuk orang tua irwan.
setelah selesai berbelanja irwan dan irna pun berjalan menyusuri gang sempit menuju rumah irna.
Irwan memperlskukan orna bak ratu, irna tidak diperbolehkan membawa belanjaan yang begitu banyak.irna hanya membawa tas dan satu paper bag yang isinya irna pun tak tahu, karena irwan telah mempersiapkanya.
"Mas, sini aku bantu bawa belanjaanya ".. ucap irna.
"Tidak usah baby, aku masih sanggup membawanya !.. saut irwan tersenyum.
"Mas yang kubawa ini apa isinya ?
"Nanti juga kamu akan tahu baby !
__ADS_1
Mereka pun terus berjalan, beberapa pasang mata menatap mereka ada kumpulan ibu- ibu disana, seperti biasa irna setengah membungkuk sekedar mengucapkan permisi.
Mereka pun hanya terdiam melihat ketampanan irwan.
"Baby memangnya ibu-ibu disini selalu berkumpul disini setiap malam ?.. tanya irwan.
"Begitu lah mas,aku sudah kebal dengan sindiran dan tatapan sinis mereka.".. ucap irna
"Ah...sudah lah babby kita hampir sampai ".. ucap irwan
Mereka berdua pun sampai dirumah sederhana irna.
Tok..tok, "Assalamuaalikum ".. ucap irna membuka pintu rumahnya.
Orang tua irna pun menyambut kedatangan irean dan irna, irwan dipersilahkan masuk oleh bapak irna.
"Silahkan masuk tuan".. ucap bapak irna mempersilahkan irwan masuk.
Irwan pun masuk lalu duduk dilantai yang beralaskan karpet.
"Ini bu, ada sedikit oleh-oleh dari saya".. ucap irwan menyodorkan belanjaannya,membuat orang tua irna saling menatap tak enak.
"Tuan kenapa repot- repot ".. ucsp ibu irna.
"Tidak repot bu "
Ibu irna pun menerimanya dan membawa kedalam, ia pun hendak mempersiapkan minuman untuk irwan.
"Maaf tuan,saya merasa tersanjung tuan sudi mampir kegubuk kami lagi !..ucap bapak irna.
"Jangan seperti itu pak, saya jadi tidak enak, kebetulan saya satu arah dengan irna jadi saya putuskan untuk mampir ".. ucap irwan.
Selang beberapa saat ibu irna dan irna pun kembali keruang tamu, irna sudah bergantu pakaian santai sedang ibu irna membawa secangkir teh hangat dan kue- kue tradisional.
"Silahkan tuan, maaf cuma ada ini saja, irna yidak bilang kalau tuam akan mampir ".. ucap ibu irna menyuguhkan teh dan kuenya.
Mereka semua pun duduk bersama, irwan mengesap teh buatan ibu irna dan sepertinya irwan sangat menikmatinya.
Irna, dari tadi aku tak melihat adikmu ?.. tanya irwan melihat sekeliling
"Maksud tuan indra ".. jawab bapak irna.
"Iya indra,kemana memangnya?.
"Indra ada dikamarnya tuan sedang belajar, kebetulan dia minjam laptop temennya jadi harus selesai malam ini juga".. terang bapak irna.
"Irna bisa tolong panggilkan indra sebentar".. ucap irwan diangguki irna, irna pun masuk kedalam kamar indra, tak berapa lama indra pun keluar dari kamarnya mengekor irna.
"A..ada apa tuan memanggil saya ?.. tanya indra bingung sekaligus ketakutan.
"Santai dra, sini duduk dekatku ".. perintah irwan.indra pun mendekat pada irwan . lalu irwan menyidorkan paper bag yang berukuran agak besar yang irna pun tak mengetahui isi paper bag itu.
"Dra, ini untuk mu, bukalah !.. ucap irwan tersenyum.dengan ragu indra mengambil paper bag itu, ia menatap irna dan menatap orang tuanya bergantian.
__ADS_1
Irna pun mengguk memberi kode agar indra membukanya.
Indra perlahan membuka isi paper bagnya dan didalamnya ada bungkusan yang rapu, indra membuka perlahan bungkusan itu dan....