
Disuatu perusahan tampak seorang wanita tengah marah-marah pada seorang sekertaris disana.
"Biarkan saya masuk, kamu tidak tahu saya ini siapa ?.. teriak bella
"Maaf nyonya saya tahu siapa anda tapi bapak melarang nyonya masuk, karena didalam sedang ada meeting " ujar sekertaris itu gugup.
"Jangan bohong! saya ini istri pemulik perusahan ini , berani kamu menghalangi saya masuk, aku pastikan kamu dipecat, tunjuk perempuan itu pada sekertaris.
Telepon meja sekertaris itu berbunyi,ia cepat-cepat nenghampiri mejanya lalu mengangkat sambungan teleponnya.
"Dengan perusahan perusahan mandiri grup !..
"Irna apa wanita itu sudah pergi?.. tanya seseorang diujung telepon.
"Belum pak, nyonya masih marah -marah dan mengancam saya ".. terang sekertaris itu.
"Hmm..baiklah, kamu keruanganku sekarang dan tahan wanita itu masuk !..
"Baik pak ".. sekertaris itu lalu menutup teleponnya dan berjalan menuju ruangan pemilik perusahan itu.
"Tok..tok, sekertaris itu mengetuk pintu ruangan.
"Masuk !
"Bapak memanggil saya ?..
"iya, berikan cek ini pada wanita itu,agar dia tidak membuat drama lagi dikantorku !..
"Tapi pak, dia mengancam saya ,kalau saya menghalangi beliau saya akan dipecat.".. terang irna .
"Erna kau ini sekertaris siapa? bekerja untuk siapa?.. tanya irwan .
"Saya sekertaris bapak dan saya milik bapak ucap irna lirih tak terdengar oleh irwan.
"Apa ir, aku tak mendengarnya? ucap irwan
"Ah..tidak pak hanya saja.. belum irna menyelesaikan perkataanya. sebuah sura mengagetkan mereka berdua.
"Oh..bagus ya, tadi kau bilang suamiku sedang ada meeting ternyata meetingnya dengan mu sekertaris gatal ".. teriak bella menghampiri irna lalu menjambak rambut irna.
"Ampun nyonya, saya hanya...
"Bella lepaskan sekertarisku ! bentak irwan menarik irna kebelakangnya.
"Berani- beraninya kau bebuat ulah dikantorku ! kau sadar siapa dirimu ?.. bentak irwan menatap tajam bella istrinya.
"Sayang, kau ini bicara apa ? aku istrimu dan aku berhak atas semua milik mu dan kau malah membela pegawai rendahan seperti dia !.. tunjuk bella pada irna yang berlindung dibalik badan irwan.
"Istri !!.. ya kau memang istriku tapi hanya diatas kertas, dan pernikahan kita atas dasar kometmen, kau lupa aku menikahimu karena terpaksa, dan kau lupa kesepakatan kita !.. terang irwan.
"Sayang, lupakan kesepakatan kita, kita menikah sudah 4 tahun, bahkan sampai detik ini kau tidak pernah menyentuhku !.. teriak bella
"Hmm..bagus kalau kau ingat, satu hal lagi aku tak sudi menyentuhmu dan ini ambil cek ini, jatah kau perbulan ".. ucap irwan melempar ceknya kemuka bella.
"Aku bukan hanya buruh cek ini sayang, tapi aku butuh yang lain !.. tukas bella berusaha menyentuh irwan, namun irwan menepisnya.membuat bella geram.
__ADS_1
"Kenapa kau tak ingin menyentuhku,apa kau masih mengiginkan mantan kekasihmu yang sudah meninggal atau kau menyukai sekertarismu,atau jangan- jangan kalian ada afair !.. teriaj bella.
irwan pun berpikir sejenak lalu ia berkata:
"Iya aku mencintainya, dan kami mempunyai hubungan yang sangat intim ".. ucap irwan membuat irna terkejut dan menatap irwan.
"Kau bohong, itu hanya akal-akalanmu supaya aku berhenti mengejarmu, mana buktinya kalian ada hubungan ".. tanya bella tersenyum sinis.
"Kau ingin bukti ".. tanya irwan,irwan pun berbalik dan memegang tengkuk leher irna,lalu berbisik " tolong jangan nenghindariku, aku mohon ".. bisik irwan ditelinga irna.
Irwan pun menciumi bibir merah irna dengan penuh hasrat, begitu pun irna membalas ciuman itu seolah mereka dua sejoli yang sedang mabuk asmara.mebuat bella geram lalu pergi meninggalkan mereka berdua dengan amarahnya.
setelah bella pergi, irwan pun melepaskan bibirnya dari bibir irna dan tanganya dari gundukan kembar irna.
"Aku..aku minta maaf " ucap irwan mengelap bibirnya dengan tissu lalu mrmberikan tissue pada irna karena bibir irna belepotan dengan lipstik yang ia kenakan, dan irwan pun menatap bibir irna yang nyaris bengkak karena ciuman tadi.
"I..iya pak, ucap irna merapihkan rambut dan mengelap bibirnya.
"Pak saya permisi" ucap irna membalikan badannya,ia pun hendak melangkah pergi namun irwan menghentikan langkahnya.
"Irna, kancingkan kemeja mu dulu ".. ucap irwan membuat irna tersenyum.
Irna pun pergi ketoilet untuk merapihkan make upnya yang berantakan.ia bercermin memoleskan bedak dan lipstiknya.irna meraba bibirnya lalu ia pun tersenyum.
"Ini ciuman pertama pak irwan untukku , ".. gumam irna tersenyum didepan cermin.irna pun telah berdandan rapih kembali lalu menuju ke meja nya.
"Seperti orang yang sedang dimabuk cinta irna, nampak bebunga- bunga, ia bersemangat mengerjakan semua pekerjaanya, sampai waktu pulang.
Diruangan irwan, irwan tengah duduk dan memikirkan hal yang terjadi dengan sekertarisnya tadi.
"Ya tuhan apa yang aku lakukan, aku telah mencium gadis itu ! apa dia akan marah padaku?.. gumam irwan.
"Bibirnya sangat manis! ah..tidak..tidak kau ini wan, ingat dia sekertarismu " ucap irwan.
"Irwan pun melihat jam yang melingkar ditanganya, ia merapihkan barang- barangnya lalu pergi meninggalkan ruanganya.
Ketika ia berjalan irwan menatap meja irna yang sudah kosong.
"Oh. dia sudah pulang bersama karyawan- karyawan yang lain !.. ucap irwan.
irawan pun melangkah menuju lift, dan ketika ia hendak menutup lift suara teriakan mengejutkan irwan.
"Tunggu..tunggu jangan ditutup" ucap irna berlari menuju lift itu.membuat irwan menahan pintu liftnya.lalu irna masuk dan tak menyadari ia berdua didalam lift bersama irwan.
"Dari mana dulu kamu ?.. tanya irwan membuat irna terkejut.
"Eh..itu pak, saya dari toilet dulu".. jawab irana gugup.
Didalam lift itu kembali hening, mereka asik dengan pikiranya sendiri.sampai lift pun terbuka.dan mereka pun berjalan kelobby
"Ketika irwan hendak menawarkan diri untuk mengantar irna, tiba-tiba irna berpamitan pada irwan.
"Pak..saya pulang duluan, ojek saya sudah nunggu ucap irna berlari muju ojek onlinenya.
Irwan hanya menatap irna
__ADS_1
"Dia naek ojek memakai rok mini " ucap irwan heran , lamunannya terganggu ketika mobil miliknya sudah didepan dibawa oleh security
"Pak..mobilnya".. ucap security membuat irwan terkejut lalu masuk kemobilnya
didalam mobilnya irwan masih terbayang bibir irna.dan ketika irna pulang dengan ojek menggunakan rok.
"Apa aku ini kenapa terbayang terus bibir gadis itu".. ucap irwan mengacak-ngacak rambutnya.
namun perhatian dan pikiran terhadap irna buyar ketika ia melihat seorang wanita tengah duduk dkursi trotoar.
Irwan pun menghentikan mobilnya,ia menatap tajam wanita itu,seolah tak percaya dan tak sadar.
"Dia..apa benar dia... !.. ucap irwan memperjelas tatapanya.
"Allana !!!.. tidak mungkin!.. ucap irwan melepaskan sabuk pengamanya lalu keluar dari mobilnya.
Irwan pun melangkah mendekati nara, ia kini berdiri didepan nara.
"Allana !.. ucap irwan membuat nara mendongakan wajahnya kesumber suara.
"Maaf tuan apa tuan berbicara pada saya ?.. tanya nara binggung.
"iya..kamu allana kan, ya tuhan allana kau madsh hidup ".. ucap irwan duduk disebelah nara lalu memegang tangan allana.
"Lepaskan tuan, lepaskan tangan tuan saya bukan allana tuan".. sanggah nara ketakutan.
"Anna ini aku irwan kak irwan mu, apakah kau tidak mengenalku ".. ucap irwan meyakinkan nara.
Namun nara hanya menggeleng membuat irwan bersedih.
Air mata irwan pun meleleh melihat nara dihadapanya. namun irwan merasa ada yang aneh dengan allana.
"Tuan, kenapa menangis, dan sekali lagi saya bukan allana saya nara !.. tegas nara membuat irwan terkejut.
"Nara !!!.. kamu bukan allana?.. tanya irwan.
"Bukan, saya nara tuan dan saya tak mengenal anda.
"Saya nara tuan,saya tak mengenal siapa pun dikota ini,oh.. iya tuan tau arah keapartemen milik tuan saya ?.. tanya nara.
"Apartemen ?..kamu tinggal disana ?.. tanya irwan.
"Iya tuan, saya tersesat, saya tidak tau arah pulang?.. ucap nara menangis.
"Tuan tolong saya,antar saya pulang !.. pinta nara.membuat irwan tersentuh melihat air mata nara.Dan nara pun memegang perutnya.
"Kenapa perutmu ,sakit ?.. tanya irwan.
"Tidak tuan,saya lapar ".. jawab nara polos membuat irwan tersenyum.
"Hmm..ayo ikut aku,akan aku antar pulang ".. ucap irwan mengulurkan tangannya.
"Tapi tuan bukan orang jahat kan, nanti saya dijual dan tuan saya sedih memcari saya ".. ucap nara ketakutan.
"Tidak, aku orang baik, dan akan melindungimu sampai kapanpun !.. ucap irwan memegang tangan nara, lalu nara pu ikut bersama irwan kedalam mobilnya.
__ADS_1
Bersambung..
"