
Jika Siti dan Arya sedang di lema karena anak mereka yang memintanya untuk kembali ke rumah mereka dulu.
Andre dan Rian sedang berusaha untuk mendapatkan hati Siti agar mau menjadi pendamping mereka, entah siapa yang akan di pilih oleh Siti.
Maka berbeda lagi dengan Lilis. Sekarang Lilis sedang menangis di depan Riko, dia tidak tau harus berbuat apa lagi.
"Gimana ini, ko?"
"Kamu yang berbuat maka kamu juga harus bersiap menanggung resikonya. Jangan mau enaknya saja!"
"Tapi ko, aku malu jika orang orang tau aku hamil di luar nikah"
"Salah sendiri, demi memenuhi gaya yang selangit kamu rela tidur bersama lelaki yang bukan suamimu, dan dia juga sudah punya anak dan istri. Kamu itu punya otak gak sih! Makanya pikirkan dulu sebelum berbuat!"
Sungguh Riko di buat geram dengan tingkah Lilis.
Riko sudah pernah mengingatkannya agar jangan karena ingin terlihat kaya sampai mau mengorbankan harga diri.
Meskipun Anton bekerja sebagai bartender tapi dia tidak pernah sekalipun tidur dengan wanita, karena baginya wanita harus di hormati bukan hanya sekedar untuk di nikmati.
"Pantesan Arya menceraikan kamu Lis. Kamu itu orangnya bodoh, wanita yang tidak pernah punya rasa syukur, selalu melakukan perbuatan tanpa pernah memikirkan dampak untuk dirimu kedepannya."
Riko begitu geram kepada Lilis, kenpa Lilis bisa melakukan hal memalukan seperti ini.
"Kok, kamu bawa bawa Arya sih, ko!"
Lilis tidak terima Riko mengatakan jika Arya menceraikannya karena dia bodoh. Ya, meskipun itu yang sebenarnya tetap saja dia tidak terima itu.
"Sekarang terserah kamu Lis, jika kamu ingin anak yang ada di dalam kandunganmu punya ayah maka kamu harus meminta pertanggung jawaban dati lelaki yang telah menghamili kamu"
"Aku sudah telepon dia untuk meminta pertanggung jawaban, namun dia tidak mau. Dia bilang ini salahku yang tidak memkan pil KB, dan dia hanya mengirimkan aku uang sepuluh juta, setelah itu nomornya gak aktif lagi."
Lilis berbicara sambil menundukkan kepalanya, sungguh hal memalukan telah dia lakuakan. Seandainya orang orang tempat tinggalnya dulu mengetahui iji, tentu mereka akan semakin menghina dan mengucilkan Lilis.
Riko yang mendengar apa yang Lilis katakan membuatnya terus mengumpat mengatakan bahwa Lilis ini sungguhlah bodoh. Riko tidak tau hsrus melakukan apa.
"Rik, kamu mau bantu aku gak?"
"Memangnya kamu mau minta bantuan apa?"
__ADS_1
"A-aku ingin kamu menikahi ku. Dengar dulu penjelasanku, aku ingin kamu menikahiku sampai anak ini lahir, stelah anak ini lahir kamu bisa menceraikan aku dan aku akan membayarmu untuk hal ini"
"Kamu gila! Kamu pikir aku mau melakukan yang kamu minta. Asal kamu tau aku gak akan pernah mau menikahi wanita bodoh dan murahan seperti mu. Kamu yang berbuat salah tapi aku yang harus menanggung akiabatnya. Kamu pikir aku bodoh apa!"
Riko ingin sekali memukul Lilis andai saja jika dia adalah laki laki. Berbicara seenaknya saja.
"Tapi kan kita teman, Rik"
"Kita memang teman, tapi itu dulu sekarang aku gak mau lagi berteman sama wanita ular sepertimu. Yang di tolong malah menggigit orang yang menolongmu.
Sekarang terserah kamu mau menganggap aku apa."
"Brengsek kamu Rik! Teman macam apa kamu yang tidak mau mebantu temannya yang sedang kesusahan."
Lilis masih juga tidak sadar apa yang dia lakukan adalah karena kesalahannya sendiri, dan dia melampiaskannya kepada orang lain.
Sungguh wanita yang tidak punya rasa malu dan tidak punya harga diri.
"Lebih baik di katakan brengsek dari pada di katakan bodoh. Yang mau menikahi wanita yang hamil denga laki laki lain.
Mulai sekarang jangan pernah kamu mencariku"
Riko datang ke kontrakan Lilis karena Lilis mengatakan jika Zia rewel karena demam.
Ternyata Zia hanya di manfaatkan oleh Lilis untuk membuat Riko datang ke kontrakannya.
Tapi Riko juga tau jika Lilis wanita licik, makanya dia datang bersama adiknya agar tidak terjadi fitnah.
Riko bukan lah Arya yang bisa jatuh keperangkap Lilis dengan mudahnya.
Lilis begitu marah karena Riko datang bersama adiknya sehingga dia tidak bisa menjebaknya.
Padahal dia sudah menyusun semua rencananya dengan baik.
Ya, Lilis sebenarnya ingin membuat Riko menanggung akibat dari kesalahan yang telah ia buat.
Dia tidak mau hamil tanpa adanya seorang suami, bisa bisa hal ini membuat dia di amuk warga setempat.
Makanya Lilis merencanakan untuk menjebak Riko dengan menggunakan Zia seperti yang di lakukan kepada Arya dulu.
__ADS_1
Namun semuanya gagal karena Riko tidak datang sendirian melainkan bersama adiknya.
Sekarang Lilis berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya meskipun dia harus menggugurkan anak yang tidak berdosa di dalam kandungannya.
Lilis tidak mau jika anaknya lahir nanti maka orang orang semakin menghinanya, ditambah lagi sebutan anak haram.
Padahal jika kita pikirkan kembali, yang haram itu bukan lah anak yang lahir dari sebuah hubungan terlarang. Tetepi yang haram itu adalah perbuatan orang tuanya.
Siapa yang mau lahir dari hasil hubungan terlarang. Tidak ada seorang pun yang menginginkan akan hal itu. Tapi takdir telah memilih mereka untuk terlahir akibat hubungan terlarang.
Makanya jadilah kita orang tua yang bijak, jangan karena nafsu rela melakukannya. Tapi pikirkanlah anak yang akan terlahir akibat dari kesalahan orang tuanya.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Lilis sekarang pergi ke apotik untuk membeli otlbat yang bisa menggugurkan kandungannya.
Dia memberikan uang sebagai tips kepada apoteker yang mau memberinya obat tersebut.
Ketika akan memasukkan obat itu ke dalam tasnya, tiba tiba saja Riko datang mencegahnya sambil menarik Lilis keluar dari apotik.
"Ingat Lis, berani berbuat maka kamu harus berani bertanggung jawab.
Cukup dengan kamu hamil tanpa pertanggung jawabn dari lelaki itu. Jangan kamu tambah dosa kamu dengan cara membunuh janin yang ada di dalam kandunganmu.
Coba kamu pikirkan ada banyak orang yang ingin memiliki anak namun mereka tidak pernah di beri untuk merasakan membesar dan merawat seorang anak.
Kamu di beri anak dengan begitu mudah, maka bersyukurlah. Jadikan ini sebagai pelajaran, jangan jadikan anak yang ada di dalam kandunganmu sebagai pelampiasan. Aku harap kamu bisa merenungi semua yang terjadi kepadamu."
Setelah mengatakan itu Riko pergi masuk ke dalam apotik untuk membeli obat untuk ibunya yang sedang sakit.
Riko berharap agar Lilis bisa sadar dari semua kesalahan yang telah dia perbuat.
Dan mau bertaubat dan juga semoga Lilis mau memperbaiki hidupnya untuk menjadi wanita dan juga yang lebih baik lagi ke depannya.
Lilis masih berdiri di tempatnya stelah Riko berlalu.
Lilis jadi memikirkan ucapan Riko untuk tidak menggugurkan kandungannya, karena anak yang ada di dalam perutnya tidak lah bersalah.
Kita berdoa saja semoga cepat menyadari kesalahannya dan berjalan menuju hidup yang lebih baik lagi.
__ADS_1
Aamiin...