
Disisi lain.
'Hai sayang, kenapa manggil aku sepertinya ada yang penting' ucap Monik manja sambil duduk dipangkuan Roy.
'Ada hal penting yang ingin aku bicarakan' ujar Roy sambil memeluk Monik dari belakang.
'Kamu tau sayang aku ada kerja sama besar dengan perusahaan Wijaya Group dan aku mau kamu melakukan seperti biyasanya' lanjutnya lagi.
'Aku dengar kali ini yang menangani proyeknya anak dari pemilik wijaya yaitu Daniel Wijaya '
Sontak perkataan Roy membuat Monik terdiam sesaat kemudian dia tersenyum penuh kebahagiaan. Tentu saja karna mangsanya kali ini adalah incarannya sendiri.
Dan Roy tidak tau akan hal ini
tanpa bersusah payah mencari cara agar lebih dekat dengan Daniel kesempatan itu datang sendiri dan Monik tidak akan menyia nyiakannya.
'Kapan..?' tanya Monik antusias.
'Nanti siang kita akan meeting bersama, dan kamu yang akan menjadi asistenku'ujar Roy sambil bermanja dengan Monik.
'Baiklah sepertinya aku perlu bersiap siap untuk nanti sayang' ucap Monik berdiri lalu mengulurkan tangannya.
Tentu saja Roy sudah tau apa keinginan Monik, Meski sudah mendapatkan kartu kredit banyak dari Roy tapi setiap ada kesempatan dia selalu meminta uang lagi.
Dan Roy pun selalu menurutinya karna apa yang akan dia dapatkan setelah ini lebih besar dari yang dia berikan kepada Monik.
'Aku harus tampil secantik mungkin nanti' ujar Monik dalam hati.
Membayangakan kembali bersama Daniel membuatnya tersenyum sendiri.
Setelah mendapatkan apa yang diinginkan dari Roy Monik berjalan menuju salon langgannya untuk persiapan nanti siang.
Dengan baju super seksi dan makeup yang tebal Monik memang terlihat menggoda tapi bagi pria yang memang hidung belang.
Lalu bagaimana menurut daniel, kita lihat saja nanti.
Jam makan siang pun tiba, saat saat yang ditunggu Monik ahirnya datang, berjalan dengan anggun menuju Privat Room, ruangan yang sudah mereka pesan khusus untuk meeting sekaligus makan siang.
Daniel yang sedang berbincang dengan Raga mengalihkan penglihatnnya saat mendengar suara pintu dibuka dan pandangan pertamanya bukan tertuju pada Roy tapi pada wanita dengan pakaian seksi di sebelahnya siapa lagi kalo bukan Monik.
berbeda dengan Monik yang menebar senyum menawannya.
'Selamat siang pak Daniel, maaf kami sedikit terlambat' ujar Roy sambil berjabat tangan.
__ADS_1
'Siang Pak Roy,tidak papa kami juga baru datang' kemudian diikuti Raga berjabat tangan.
'Oya kenalkan ini Monik sekretaris sekaligus asisten saya'
'Monik.' perkenalan Monik sambil berjabat tangan dibalas oleh Daniel dan Raga.
Bukannya terkesima dengan penampilan Monik yang menor dan seksi, baik Daniel maupun Raga merasa risih seakan mereka sedang bersama wanita penghibur. Tapi mereka hanya diam karna menghormati Pak Roy sebagai rekan bisnisnya.
Disini Daniel, raga seperti tidak mengenal Monik tidak ada pembicaraaan apapun mereka haya fokus pada rencana yang akan mereka sepakati.
Hanya Monik saja yang selalu menatap Daniel seolah Daniel makanan yang siap disantap, membuat Daniel merasa risih karna sekilas dapat melihat setiap Monik menatapnya.
Raga yang sedang fokus dengan penjelasan pak Roy pun terganggu ketika kakinya ada yang menendang. Saat dilihatnya kebawah Rangga jadi paham kalo pelakunya adalah Monik yang mengira kakinya adalah kaki Daniel karna pandangan Monik selalu mengarah pada daniel tapi dengan genitnya kakinya menendang kaki Raga.
Langsung akal jail Raga mulai bekerja hingga dia membalas sedikit tendangan Monik untuk memancinnya lalu Raga dengan keras menginjak kaki Monik hingga dia kesakitan.
'Ouhhhh sakittt..!!!!' ucap Monik langsung melihat ke arah kakinya.
Rapatpun teralihkan karna teriakan Monik, Raga sebagai pelaku utama hanya diam seolah juga terkejut dengan teriakan Monik.
'Monik kamu kenapa?' tanya Pak Roy heran
'Gak papa kok Pak hanya tiba tiba kaki saya kram' alasan Monik sambil mengelus kakinya.
Saat rapat selesai tinggalah Raga dan Daniel diruangan itu sambil menunggu pesanan Daniel untuk istrinya.
'Lo tau gak apa yang terjadi tadi sama Monik?' tanya Raga
'Gak kenapa emang?'
'Tadi dia itu coba goda lo tau' ucap Raga membuat kening Daniel mengkerut.
'Tadi dia itu nendang nendang kaki gw yang dikira kaki lo, terus gw bales kan abis itu gw ijek tu kaki sampe dia teriak gitu' lanjutnya lagi
'Hahahahahaha wah parah lo pasti dia kira gw tu yang lakuin' ujar Daniel sambil tertawa.
'Biarin geli gw ama dia, udah muka tebel banget kaya tembok pakaian kaya lontong masih aja macem macem, mantan lo emang udah gila tu' ujar Raga sambil minum
'Sialan lo, malu gw ngakuin dia mantan kalo kaya gitu' Daniel sampai begidik ngeri sendiri membayangkan mantannya itu membuat Raga tertawa keras.
Sore hari Daniel baru sampe rumah dilihatnya rumah sudah rapi dari pada tadi pagi saat dia pergi harum masakan mengantarkan langkah dia kedapur dilihatnya wanita paruh baya sedang memasak.
Kemudian didekatinya dan ditegurnya.
__ADS_1
'Maaf Ibu siapa yaa?' tanya sopan.
'Saya Bi Inem tuan bembantu baru disini' ujar Bibi
'Oyaa selamat bekerja dirumah ini ya bi,semoga betah' dibalas anggukan oleh Bi Inem
'Dimana istri saya bi?' tanyanya lagi
'Nyonya Dara di atas tuan baru saja naik'
'Ya udah bi ini tolong di panaskan lalu disiapkan ya' perentah Daniel sambil memberikan kantok keresek.
Ceklekk..
Saat daniek masuk dilihatnya kamar kosong
'Sayang' Daniel mencari dimana dara kemudian mendengarkan gemericik air dikamar mandi berjalannya dan dibuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak dikunci.
Daniel berdiri dibelakang pintu sambil melihat
Dara sedang berdiri dibawah air sower dengan mata terpejam sambil memegang kepalanya terlihat sangat seksi dan menggoda mebuat adik kecil Daniel menegang.
Perlahan Daniel medekati Dara dengan pakaian yang sudah terlepas semua memeluknya dari belakang sambil meraba apa yang ada.
Membuat Dara terkejut bukan main kara terlalu asik mandi hingga tak menyadari kedatangan Daniel.
'Kenapa kaget gitu hemmmm' goda Daniel sambil menciumi Dara.
'Aku kira siapa habis gak denger Abang dateng'
'Lagian gakakan ada yang berani masuk kekamar kita, sayang kamu seksi banget Tau gak' kata Daniel dengan suara seraknya menahan yang sudah ingin dilepaskan.
Gerakan Daniel selalu membuat Dara melayang sentuhan penuh cinta yang diberikannya tidak pernah bisa dara tolak hingga ahirnya ******* demi desahanpun lolos dari bibir seksi Dara dan Daniel.
Kisah percintaan mereka kali ini dilakukan dibawah guyuran air sower membuat kesan romantis dan semakin membuat gairah dikeduanya memuncak .
......................
jangan lupa
like
komen
__ADS_1
terimakasih🙏🙏