
Dengan semangat empat lima Dara keluar dari mobil menuju kelasnya setelah sekian hari cuti ahirnya dia bernafas lega saat menginjakan kakinya di halaman kampus menghirup udara yang sudah ia rindukan.
Pandangannya mengamatj sekeliling berharap dapat melihat kedua sahabatnya, rasanya ia rindu sekali pada mereka dan akan memeberinya kejutan kehadirannya.
''Itu dia'' kata Dara saat melihat sisil sedang berjalan sendiri
Doorrr
Dara mengagetkan Sisil dibalas dengan tanbokan pada lengan Dara.
''Duhh kenceng amat naboknya bukk??'' eluh Dara sambil mengusap kengannya
''Salah siapa ngagetin, untung cuma gw tabok kalo gw gebug gimana coba??''
''Btw dimana Vio??'' tanya Dara yang tak melihat Vio karena biyasanya mereka selalu jalan berdua sudah seperti kembar sial saja
''Lagi asik pacaran'' jawab Sisil judes
''Pacaran?? Vio punya pacar?? kok gw gak tau'' ujar Dara yang kaget karena memang selama Dara cuti hampir tidak pernah berbalas pesan dengan kedua sahabatnya itu apalagi ditambah dia mengurus Daniel yang sakit.
''Gimana mau tau lo aja kaya ngilang gitu??''
''Bukannya gitu....'' Dara menceritakan semua pada Sisil tentang dia selama cuti beberapa hari ini
''Tapi semua sudah baik baik aja kan??'' tanya Sisil yang merasa tak enak karena mengira Dara sudah mekupakannya.
''Tenang semua udah beres kok'' ahirnya mereka berjalan menuju kelas..''
__ADS_1
''Huhh kangen banget gw sana bangku ini'' kata dara setelah duduk di kursi kelas.
''Gila ni anak kangen ana kursi'' Sisil menimpali ucapan Dara.
''Ngomong ngomong gimana bisa Vio pacaran ???'' tanya Dara yang sudah Kepo dengan sahabat satunya itu.
Ahirnya Sisil menceritakan semua yang terjadi belakangan ini pada Dara hingga Vio pun jadian dengab Ricko
''Gilaaa singkat banget baru kenal langsung pacaran'' Dara yang conem dengab kisah Vio
''Emang gimana si pacarnya sampai Vio langsung kepincut gitu''
''.Ya gitu lah entar ko liata aja sendir''
'tapi udah jan segjni tuh aban belum dateng juga???''
''Palingan bolos lagi sama pacarnya'' jawab Sisil enteng'.
Karena selama mereka nengenal Vio dia adalah anak yang rajin belajar diantara mereka.
''Ini udah gak bener ni'' kata Dara kenudian dia mengambil ponsel untuk menghubungi Vio
''Gimana ???'' tanya Sisil
Dara menggeleng ''Gak aktif...''
Ahirnya mereka memutuskan untuk menemui Vuo selepas kuliah nanti.
__ADS_1
Dikantor Daniel
''Gimana ??'' Tanya Daniel pada Raga
setelah Daniel kembalj ke perusahaannya dia langsung menceritakan semua yanv terjadi di pesta waktu itu dan memintanya untuk menyelediki yang terjadi
''Sesuai dugaan kita Monik pelajunya'' kata Raga
''Sial''
''Harus diapain ini anak??''
''Biarin aja dulu, nanti kalo dia berbuat ulah lagi baru kita pikirin''
Bagaimanapun dulu mereka pernah saling mencintai sebenarnya Daniel merasa kasihan pasa Monik.
Makanya dia membiarkan Monik begitu saja.
Kembali pada Dara Dan Sisil
Setelah lelajaran selesai mereka bergegas kerumah Vio untuk menemuinya tapi ternyata Vio tak ada dirumah. Asisten rumah tangganya mengatakan sydab beberapa hari inu Vio bahakan tak tidur dirumahnya, karena memang kedua orang tua Vio juga sibuk jadi kurang memperhatikan anaknya.
''Duh Ra dimana Vio ya??'' khawatir Sisil setelah mendengar cerita dari pembantunya Vio
''Gw juga gak tau Sil, Vio gak pernah kaya gini sebelumnya''
Saat sedang dalam lampu merah tak sengaja Dara melihat seseorang yang sedang dicarinya dalan mobil bersama seorang pria.
__ADS_1
......................
terimakasih semua atas dukungannya jangab lupa untuk like comen end vote yaa biar author semangat terus update nya 🙏🙏🙏