
Jam menunjukan pukul sembilan malam dan Daniel langsung bergegas menuju tempat pertemuan diadakan.
Kali ini Daniel berangkat sendiri karena Raga sudah meminta izin untuk bertemu dengan calon mertuanya yang kebetulan sedang berkunjung ke kota.
Dengan gagah dan berwibawa Daniel memasuki balroom membuat para wanita yang disana menatapnya dengan kagum.
Tak terkecuali seseorang disudut ruangan yang sudah menantikannya sedari tadi.
Dengan penuh kemanangan dan senyuman dia menatap Daniel yang datang sendiri tanpa sang istri.
Dirumah Dara yang sedang menoton televisi dikamar selalu merasa gelisah.
''Kok aku jadi gak tengang gini ya ??''
Darapum turun untuk memgambil air minum didapur sembari mencoba menghilangkan pikiran buruknya
''Sayang kamu belum tidur ??'' Panggil mamah mertua yang melihat Dara di dapur.
''Iya mah Dara mau ambil minum, soalnya dikamar habis''
''Kamu kenapa ?? kok kayaknya ada yang dipikirkan gitu??' tanya mamah yang melihat rau gelisah diwajah Dara.
''Gak tau Mah Dara gak tenang aja gitu perasaannya.Mikirin Bang Daniel takut dia kenapa napa'' jelas Dara sambil meneteskan air mata
Mama yang melihat anak menanyunya menangis langsung saja memeluk san menenangkannya.
''Duduk dulu yuk??' Ajak Mama
''Cerita sama Mama apa yang kamu rasakan''
__ADS_1
''Dara hatinya gak tenang Mah, dari tadi selalu mikirin bang Daniel takut terjadi sesuatu yang buruk mah' Jelas Dara masih sambil meneteskan air matanya.
''Kamu sudah telfon Daniel??'' dijawab gelengan oleh Dara.
Mama hanya bisa menghela nafas kemudian dia mengambil handfonnya diatas meja dan langsung menghubungi Daniel.
'' Halo mah??''
''Niel kamu sedang dimana??'' Tanya Mamah
''Daniel lagi dipertemuan para pembisnis.Kenapa mah??'' Tanya Daniel disebrang telefon
''Gak papa ini katanya Dara sudah kangen sama kamu'' Kata mamah yang melihat kearah Dara sekilas sambil tersenyum
''Halo sayang??' kata Danel diseberang sana
''Iya sayang''
''hemmmm'' jawab Dara sambil mengguk, meski Daniel tidak dapat melihatnya.
''Apa mau aku bawain sesuatu???'
''Gak mau apa apa, kamu cepet pulang aja''
''Iya ya, Udah dulu ya nanti aku usahain pulang cepet, dahh sayang !'' kata Daniel lalu memutup telefonnya.
Setelah menutup telefonnya Daniel kembali kedalam pesta saat sedang bercengkrama dengan temannya datanglah pelayan membawa mimuman padanya karena memang haus tanpa pikir panjang Daniel langsung memgambil dan meminumnya.
Selang beberapa menit datang seorang wanita yang tak pernah diharapkan hadir dalam hidupnya.
__ADS_1
''Hai nil??'' sapa Monik
''Baik pak Daniel saya permisi dulu'' kata teman bisnis yang sedang bersamnya tadi.
Danielpun mengangguk dan mempersilahkannya diapun ingin bergegas pergi tanpa niatan membalas sapaan Monik atau yang lainnya.
'Niell tunggu??' kata Monik sambil memegang tangan Daniel yang akan melangkah meninggalkannya.
Daniel hanya melihat tangannya dipegang Monik tanpa suara sedikitpun
''Niel aku tau aku salah, tapi tak bisakah kita berteman kali ini ??''
''Tidak !!'' kata Daniel tegas
''Niel pleasss aku hanya ingin berteman apa itu salah??'' Monik yang masih saja mencoba merayu Daniel.
Tiba tiba Daniel merasa perubahan pada tubuhnya yang terasa panas dan sedikit aneh.
Monik yang melihat itu tersenyum penuh penuh kemenangan.
Dengan gaya yang manja dan genit dia mulai mendekati Daniel yang mulai merasa semakin tak karuan rasanya.
''Aku mau ke toilet sebentar'' ujar Daiel.
''Biar aku antar'' Tawar Monik
''Gak usah aku bisa sendiri'' kata Daniel melangkah pergieninggalkan monik.
Monik menunggu Daniel datang dengan santainya sambil menyiapkan rencana berikutnya.
__ADS_1
......................
terimaksih sudah mampir di karyaku jangan lupa like comen ya, biar outhor semangat terus up.nya 🙏🙏🙏