
'Bagaimana dengan hasilnya ??' tanya Daniel
''Gak ada bukti apa apa bakan cctv disana mati hanya ada bukti bahwa Dara memasuki lorong tangga sendiri' jelas Raga.
'abrengsekkkk!!!' Geram Daniel dengab suara tertahan.
'untuk kasus ini kita gak bisa berbuat apa apa karena saksi sendiri juga gak dan juga Dara yang sebagai korban tidak mengakui adanya unsur kejahatan disini' jelas Raga
Daniel hanya bisa membuang nafas kasar
Kemaren setelah memastikan semuanya baik baik saja Daniel langsung menghubungi Raga untuk menyelidiki semuanya. Perasaan Daniel mengatakan ada yang tidak beres meski Dara selalu bilang itu karena kesalahannya sendiri tapi Daniel tidak ingin menekan Dara untuk jujur apa lagi sekarang istrinya itu sedang hamil jadi sebisa meungkin Daniel akan membuatnya nyaman fan bahagia.
'Mulai sekarang cari pengawal bayangan untuk istriku. Aku gak mau kejadian ini terulang lagi' pinta Daniel
Hanya mendapat anggukan dari Raga.
'Sekarang gimana keadaan Dara?' Tanya Raga yang memang belum menjenguk istri temannya itu.
'Sudah baik baik saja dan sekarang dia lagi hamil' jelas Daniel dengan tersenyum.
'Wah wahh selamat bro bentar lagi bakal jadi Ayah lo' Kata Raga dengan bahagia mendengar kabar dari temannya itu.
'kembar.....' lanjut Daniel membuat Raga kaget.
'Really...???'''
__ADS_1
'OMG... oke juga punya lo sekali dapet langsung dua hahahhaah'
'Gimana semuanya lancar??' tanya Daniel tentang perusahaannya.
'Beres semua lo tenang aja selama bisa gw hendel lo tinggal terima beres' dengan sombongnya Raha membanggakan diri.
'Bagus mungkin beberapa hari kedepan gw belum bisa dateng ke perusahaan.'
'tenang aja semua anam, lo rawat aja dulu Dara Sama calon ponakan gw'
Daniel sedikit seran dengan sikap Raga biasanya dia kalo dikasih kerjaan banyak suka ngomel ngomel gak jelas tapi sekarang semangatnya empat lima..
'Tapi minggu depan ada pertemuan penting dengan para klien, lebih tepatnya semacam party' jelas raga.
'Kita lihat saja nanti' jawab Daniel singkat.
ceklekkk....
Saat Daniel masuk hanya ada sang Ayah mertua disana tqpi tidak dengan Ibu dan istrinya
Kemudian Daniel menyalami Ayah mertuanya.
'Ayah sudah lama Datan ??' tanya Daniel
'Sudah tapi tadi Ayah sama Ibu sarapan dulu dikantin'
__ADS_1
'Sekarang Dara dimana yah??' tanya Daniel yang sedikit khawatir dengan sang istri.
'Dara lagindi kamar mandi diantar Ibu ' Daniel hanya mengangguk saja.
'Sebenarnya apa yang terjadi Niel??' tanya Ayah yang penasaran dengan ceritanya.
Kemudian Daniel menceritakan semua yang ia tau dan kecurigaannya sampai dengan hasil penyelidikan yang baru saja dia dengar.
Ayah mertua hanya bisa menghela nafas karena dia sendiri tau bagaimana anak semata wayangnya itu yang tidak sukq memperpanjang masalah.
Saat sedang berbincang dengan Ayah mertuanya Dara keluar darinkamar mandi dengan sang Ibu dengan cepat Daniel menghampiri mereka. Dia langsung mencium tangan Ibu mertuanya kemudian mengambil alih sang istri untuk dibawa ke tempat tidur.
'Sekarang kamu harus lebih ekstra menjaga Dara wanita hamil itu perlu banyak perhatian dari semai dan orang sekitarnya' jelas Ibu mertua setelah mereka duduk.
'Iya Buk, Daniel akan menjaga Dara dengan sangat baik dan berjaji hal seperti ini tidak sampai terulang kembali' ucap yaki Daniel sambil melihat kearah sang istri dengan tersemyum.
'Dan lagi wanita hamil itu sangat sensitif jadi kamu harus banyak banyak bersabar' jelas Ayah mertua yang sudah berpengalaman.
'Ayah nyidir Ibu ??' kata Ibu sambil melirik sang suami.
'Bukan nyindir Bu kan kenyataannya memang begitu bentar bentar nangis bentar bentar marah ' jelas Ayah yang kembali teringat saat sang Istri memgandung Dara dulu.
Perdebatan kecil mereka membuat Dara dan Daniel tersenyum lucu.
......................
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan comen dan like biar makin semangat lagi nulisnya..🙂🙂