
Ditempat lain Daniel yang baru saja melakukan pertemuan dengan Pak Roy merasa hancur moodnya karena lagi lagi dia harus bertemu dengan Monik wanita yang selalu di hindarinya.
flash back
Saat pertemuan tadi terlihat Monik yang selalu menatapnya dengan manja dan genit membut Daniel menjadi riaih
''Pak Daniel saya permisi ke toilet dulu yaa??'' ijin Roy
''Silahkan pak''
Saat Roy pergi hanya ada bereka berdua karena kebetulan Raga sedang menangani urusan lain.
''Nil waktu dipesta kamu kemana aku cariin gak ada??'' tanya Monik yang masih penasaran.
''Pulang'' jawabnya singkat
''Tapi mobil kamu masih disana??''
''Ya karena gak enak badan jadi aku naik taksi''
''Kenapa gak minta tolong sama aku aja, kan bisa aku bantu??''
''Gak perlu, aku gak mau bikin istri aku cemburu kalo pulang sama wanita lain''
''Kita kan teman Niel, masa istri kamu cemburu si??''
''Ada batasan teman laki laki dan perempuan'' tegas Daniel
Saat Monik masih merayu Daniel disudut sana Roy yabg baru saja keluar dari toilet dapat melihat dan mendengar apa yang mereka bicarakan.
__ADS_1
Roy dapat melihat ada sesuatu yang berbeda dari sorot mata Monik.
Diapun mengambil benda pipih dalam sakunya dan menelfon seseorang.
''Selidiki semua tentang Monik, aku rasa dia mulai berhianat'' perentah Roy pada salah satu anak buahnya
Salahnya Roy dulu tak sempat menyelidiki siapa kekasih dari Monik karena Monik selalu bilang bahwa kekasihnya hanya wahasiswa biasa yang tak memiliki apa apa.
Setelah itu Roy kembali kemeja dimana ada Daniel dan Monik seolah olah dia mendengar apa apa.
Saat ingin pulang tiba tiba Monik memina ijin untuk pulang sendiri dia kata temannya sudah menunggu.
Roy hanya mengiyajan tanpa bertanya lebih lanjut karena dia sudah lelag hari ini.
''Daniel tunggu !!!'' kata Monik saat sudah di halaman parkiran.
Daniel yang merasa dipanggilpun berhebti dan menoleh kebelakang
''Tadi aku kesini sama pak Roy tapi katanya beliau ada urusan'' kata Monik menjelaskan.
''Maaf tapi aku gak bisa, aku ada janji dengan istriku'' tolak Daniel
''Dan pleass'' mohon Monik
''Kali ini aja yaa, bentar lagi hujan lk, masa kamu tega si'' bujuk Monik
Daniel menghela nafas sebelum ahirnya mengangguk setuju karena benar sebentar lagi hujan dia juga masih memiliki hatu nurani terlepas dari apa yang sudah Monik lakukan padanya.
Monik girang bukan main saat Daniel mengijinkannya dia akan memanfaatkan waktu ini dengan sebaiknya.
__ADS_1
''Coba aja dari dulu Daniel sudah kasih tau gw siapa dia sebenarnya gak mungkin gw tinggalin dia demi Roy sialan itu'' Gumam monik serelah duduk dimobil Daniel
''Dan kamu inget gak kenangan kita dulu saat masih pacaran??'' kata Daniel
''Enggak'' jujur Daniel karena memang sudah tak mengingat kenangan mereka dulu
''Ihh kamu jahat banget si masa lupa, padahal aku masih ingat lo semua tentang kita'' kata Monik dengan manja
Monikpun menceritakan setiap masa lalunya dengan Daniel dengan penuh semangat berharap Daniel juga merindukan masa masa itu tapi sayang sekali tak ada tanggapan ataupun respon dari Daniel hingga Mobilnya sampai pada alamat yang Monik berikan
''Kakasih ya Dab udah anterin aku, mau mamlir dulu ??'' Ujar Monik saat akan turun dari Mobil.
''Gak, Istriku sudah menunggu saat ini'' hanya itu yang Daniel ucapkan
''Baiklah hati hati dijalan, dan sampaikan salamku buat istri kamu'' jaka Monik mencoba tersenyum meski dengan paksaan.
''Ihhh sebel sebel kenapa si selalu istri istri yang ada dipikirannya'' kata Monik saat sudah sampai diapartemeb miliknya
''Kamu kenapa si Mon pulang pulang marah marah gak jelas'' kata mama Monik yang baru keluar dari dapurnya
''Daniel Ma susah banget ditaklukan yang dipikirn cuna istri istrinya aja kan bete Monik'' kata Monik dengan kesalnya
''Tinggal kamu singkirin aja istrinya'' saran mama Monik dengab entengnya
Monik diam dan mencerna ucapan mamanya.
Terlalu serakah dan memakan uang haram memang dapat menghilangkan akal sehat manusia.
......................
__ADS_1
Jangan lupa untuk comen end like yaa gais๐๐