
melihat tatap sang suami Dara langsung saja berbicara sebelum dilarang oleh Daniel.
'Dirumah terus bosen yank, gak ada kegiatan nanti bukannya bahagia malah setres akunya.Kan kata kata Dokter gak boleh setres harus selalu bahagia ' kata Dara mencob merayu Daniel.
Daniel masih terdiam sebenarnya dia juga merasa kasiahan pada sang istri bila terus terusan dirumah tapi disisi lain dia juga takut terjadi apa apa dengan nya.
helaan nafas terdengar dari Daniel sebelum ahirnya menyetujui keinginan Dara tentunya dengan berbagai macam syarat nantinya.
'Tapi dengan syarat ' kata Daniel yang ahirnya menyetujui keinginan Dara karena dipikir pikir benar juga yang dikatakannya.
Yang terpenting Daniel harus lebih ekstra menjaganya bukan mengekangnya.
'Kamu harus selalu didampingi Romi, jika terjadi sesuatu harus langsung hubungin aku, jangan terlalu cape, harus bawa makan dari rumah biar sehat, dan pulang tepat waktu ' ujar Daniel panjang lebar memberi syarat yang membuat Dara melongo medengarnya tapi tetap saja harus menerima semua jika tidak ingin dikurung dirumah saja.
Hari demi hari mereka lalui dengan kondisi yang masih sama Daniel yang mulai beradaptasi dengan hehamikan simpatiknya kini sudah siap untuk pergi ke kantor.
Dara yang selalu menjadi istri idaman menyiapkan segala kebutuhan sang suami dari atas hingga bawah.
'Nanti kalo cape gak usah dipaksain istirahat aja yaa??' nasehat Dara pada Daniel sambil memasangkan dasinya.
'Iya sayang' kata Daniel sambil mencuri cium dikening dan bibir ranun sang istri
'Sudah disiapkan semuanya??' tanya Daniel
'Sudah'
__ADS_1
'hufff sebenarnya pengin kamu ikut ke pesta pertemuan itu yank tapi takut kamu kecapean'
'Gak papa lain kali aja ya sayang aku ikutnya'
Semalam Daniel memberitaukan pada Dara bahwa malam ini dia akan menghadiri pesta pertemuan para pembisinis senenarnya dia ingin sengajak Dara sekaligus untuk mengenalkan sebabagai istrinya tapi kondisi Dara yang belum memungkinkan takut kecapean dan juga Dara sendiri menolak untuk ikut dia lebih memilih menginap dirumah Mama mertuanya.
'Berangkat yuk ?' ajak Daniel diangguki oleh Dara.
'Nginap dirumah mama aja dulu ya, sepertinya pulang pesta sampai malem' kata Daniel diselasela mengemudi.
'Iya'
.
'Assalamualiakum ma ?' salam Dara pada mama mertuanya
'walaikum salam. Gimana kabar kamu sayang? tanya mama sambil memeluk menantu kesayangnya.
'Baik ma, mama papa bagaimana?'
'kami baik sayang, kandungan kamu baik kan ?'
'Semua baik ma, Bang Daniel juga sudah lebih baik dari sebelumnya.'
'Oya dimana anak itu??'
__ADS_1
'Tadi lagi angkat telfon dulu ma'
'Yaudah yuk sayang kita duduk dulu'
Saat Dara dan mama lagi ngobrol Daniel baru masuk kedalam rumah.
'Ma aku berangkat dulu ya, nitip Dara ya?' ucap Daniel pada mamnya setelah masuk rumah.
'Gak sarapan dulu Nil ??' tanya Mama
'Udah tadi kok ma'
Dara anter bang Daniel dulu ya ma' pamit Dara pada Mam mertuanya.
'Jaga diri jangan terlalau lelah yah Abang berangkat dulu. Jaga mama ya sayang jangan nakal didalem sini' kata Daniel kemudian menciumi perut rata sang istri.
'Iya Papa, hati hati dijalan ya ???' Kata Dara yang menirukan suara anak kecil.
'Jangan lupa nanti hubungi Abang kalo ada sesuatu yaa' Kata Daniel sebelum ahirnya masuk kedalam mobil.
Diangguki Dara diiringi senyum manisnya.
......................
Terimakasih untuk semua reders jangan lupa dukung selalu dengan like end comen biar makin rajin update.nya. 🙏🙏
__ADS_1