
''Sayang beneran sudah sehat ???'' tanya Dara pasalnya Daniel bersikeras ingin pulang siang ini juga.
Rasanya tak tega melihat istrinya lelah menunggu dan mengurusnya di Rumah Sakit ditambah dengan konsdisi gang sedang berbadan tiga.
''Udah enakan kok, palah lebih cepat sembuh istirahat di rumah apalagi kalo dikelonin kamu'' goda Daniel
''Dasar modus'' ucap Dara yabg tau akan tabiat suaminya itu.
Daniel jasi merasa gemas melihat bibir manyun istrinya itu.
Disaat sedang berkemas kemas masuklah kedua mertua Daniel yaitu Ayah dan Ibu Dara.
''Ayah Ibu, '' Dara yang melihat kedua orang tuanya masuk langsung saja berjalan mendekati mereja dan memeluknya dengan erat melepaskan kerinduannya karena memang sejak kecelakaan Dara waktu itu kedua orang tuanya kembali ke luar kota untuk perjalanan bisnisnya
''Bagainana kabar kamu nak ??'' tanya Ibu
''Dara baik Bu, cucu cucu ibu juga sehat dalan sini'' kata Dara lalu mengelus perutbratanya
''Alhamdulillah kali gitu nak''
''Yah Bu'' kinu Daniel yang menyalami kedua mertuanya.
''Gimana kabar kamu nak'' tanya ayah Dara
''Lebih baik Yah''
''Kenapa bisa sampai masuk rumah sakit hmm??'' kini Ibu Dara yang bertanya
__ADS_1
''Kecapean bu, mungkin bang Daniel terlalu memforsir diri bekerja'' Dara yang menjawab pertanyaan Ibunya
Ayah hanya dapat menggelengkan kepalamya dia tau betapa sibuknya dunia bisnis itu apalagi menangunya ini memeng pekerja yang keras.
''Sesibuk apapun harus bisa jaga kondisi''
''Iya Bu'' jawab Daniel patuh
''Apa kalian akan pulang haru ini??''
'' Iya bu bang Daniel minta pulang aja, katanya lebih enak isirahat dirumah''
''Mau pulang ke rumah sendiri apa bagaiman ??''
''Katanya Abang mau pulang ke rumah mama dulu Bu''
Padahal Dara penginnya pulang kerumah sendiri karena menurutnya lebih leleuasa saja, meski dirumah mama mertuanya juga bebas.
Tapi keputusan Daniel sudah bulat demi kebaikan istrinya juga.
.
.
Beberapa hari dirumah mama mertuanya Dara benar benar fokus mengurus suaminya dengan sangat baik, bahkan saat Daniel memegang leptop untuk bekerja Dara melarangnya
Dan saat ini mereka sedang bersiap siap untuk pulang kerumahnya sendiri karena Daniel sudah benar benar sehat dan besok semua akan kembali seperti semula Dara yang kembali kuliah dan Daniel yang kembaki bekerja.
__ADS_1
''Ma kita pamit ya, maaf suda banyak merepotkan mama '' pamit Dara tak enak hati pada mama mertuanya
''Jangan sungkan begitu mama kan juga mama kamu, palahan mama sedih kalo kalian pulang penginnya disini aja ya??'' pinta mama Daniel yang merasa kehilangan anak dan menantunya.
''maaf Mah tapu kita harus pulang, janji deh pasti kira sering main kesini ya kan sayang??'' Daniel meminta belaan Dara.
''Trbtu saja, lagian mulai besok Dara sudah beraktifitas normal lagi mah kan lebih dekat daru rumah kita ke kampus''
''Ya sudah lah kalo kalian maunya begitu, mama bisa apa'' pasrah mama Daniel.
''Kita pamit ya mah, sampaikan saha salam kita buat Papa'' kata Dara kemudian mereka bergegas pergi meninggalkan rumah kedua orang tua Daniel.
''Kasihan mamah ya sayang harus ditinggal dan sendiri dirumah'' kata Dara yang merasa tak tega dengan mamah mertuanya.
''Ya begitulah sayang roda akan terus berputar, nanti saat kita memiliki anak dan anak kita dewasa juga pasti akan menunggalakn kita untuk memulai hudupnya yang baru'' Jelas Daniel
''Kok aku bayanginnya aja jadi gak rela ya kali nanti anak kita pergi hidup mandiri'' Dara yang tiba tiba merasa sendu
''Jangan begitu semua sudah ada waktunya masing masing, nanti saat kita tua juga hanya ada kita berdua seperti saat ini''
Dalam perjalananan mereka menghabiskan dengan obrolan ringan dalam mobil, hingga tak terasa mobil mereka sudah sampai di halam rumah.
......................
terimakasih untuk semua atas dukungan kalian jangan lupa like comen dan vote ya.
terimakasih 🙏🙏🙏
__ADS_1