
Ceklekkk
Keluar Dokter yang memeriksa Daniel.
''Dokter bagaimana kondisi suami saya???'' tanya dara dengan tifdak sabar
''Pasien tidak apa apa nyonya dia hanya kelelahan sekarang sudah bisa dijenguk'' kata Doker dengan tersenyum kemudian bergegas pergi
"Sayang kenapa bisa kaya gini si???" tanya Dara pada Daniel yang sudah sadar dari pingsannya
"Iya kamh itu bikin orang cemas tau gak, lihat tu istri kamu sampai panik gitu" kata mama
"Maaf sudah bikin kalian khawatir, maaf sayang" ujar Daniel pada Dara dengan menggegam tangannya.
''Setelah Daniel di pindahkan ke ruang perawatan kedua orang tua Daniel pulang tinggalah Dara sendiri yang menemani sang suami.
''Sayang kamu gak masuk kuliah?? bukannya hari ini sudah masuk kuliah lagi??'' tanya Daniel
''Gimana mau kuliah sayang aja lagi sakit gini, yang ada gak bisa konsen aku belajarnya'' Kata Dara sedikit menyindir
''maaf ya, sini peluk jadi kangen sama istriku''
''Jangan sakit sakit lagi ya??'' kata Dara dengan nada gemetar.
''Iya ''
Ceklekk
''Ciihh masih sakit aja masih bisa bisanya mesra mesraan'' cibir Raga yang melihat Dara dan Daniel sedang pelukan
Dara yang kepalang malu mencoba menjauh dari pelukan Daniek namun malah ditahan olehnya.
__ADS_1
''Malu sayang'' kata Dara berbisik
''Biarin aja, biar dia iri terus cepet nikah''
''Cihhhhhh'' Raga hanya bersecih mendengar perkataan Daniel
"Sakit apa lo ???" tanya Raga berjalan mendekati ranjang Daniel
"Cuma kecapean" sepertinya Raga mencium hawa yang tidak beres tapi dia tetap diam menunggu Daniel sendiri yang bercerita
"Ouhh bikin kaget orang aja pagi pagi dapet kabar masuk Rumah Sakit" ujar Raga
"Gw kira parah, pagi pagi belum sarapan gw bela belain kesini" kata Raga yang pura pura kesal
"Sialan, lo doain gw sakit parah gitu??"
"Ya gak gitu juga"
"Lagian lo kan orang yang gaj pernah sakit kok bisa sampe masuk Rumah Sakit gini si??" tanya Raga
"Cape dari mananya, kernaan aja banyajan gw yang kerjain. Paling juga cape karena sering ngerjain bini lo" kata Raga yang melirik Dara sedang duduk di depan Daniel
" Apa si Om sirik aja "ujar Dara yang dapat melihat lirikan Raga padanya
"Lagian Om ini niat gak si jenguk orang sakit, masa gak bawa buah tangan malah nysrocos aja kaya pak lurah" sindir Dara
''Gak sempet . Kesini aja buru buru takut kalo si Bos parah malah taunya lagi mesra mesraan'' Cibir Raga
''Oya gimana pertemuan tadi malam??'' tanya Rava
''Ya seperti biyaaa'' jawab Daniel sengaja tak mengatakan yang sebenarnya karena tak mau Dara tau.
__ADS_1
Raga hanya manggut manggut saja setelah cukup lama berbincang ahirnya dia pamit untuk berangkat ke kantor.
''aku mau ke bawah sebentar ya yank'' kata Dara
''Mau ngapain??''
''Belu makanan, tadi kan belum sempat sarapan''
''Astagaa kenapa belum makan ?? nanti kalo twins kelaparan gimana?? udah kamu disini aja biar nanti Romi yang beli''
''Emang dia ada disini???''
''ya disini donk kan kamu juga lagi disini''
''Mana ponsel ku yank??'' pinta Daniel
''Gak dibawa kan tadi buru buru''
''Yaudah pake ponsel kamu aja''
Setelah menunggu beberapa lama ahirnya makanan yang dipesan datang juga.
''Sini biar aku suapin yank??'' kata Dara
''Gak usah, kamu makan sendiri aja kasihan nanti babynya belum dikasih makan''
Danel yang melihat cara Dara makan menjadi merasa bersalah karena diringa sakit anak dan istrinya malah jadi kelaparan.
''Kasihan banget istri abang ini sampe kelaparan??''
Dara yang memang sudah sangat lapar tak menghiraukan kata kata Daniel.
__ADS_1
......................
Terimakasih untuk dukungan kalian semua jangan lupa like comen dan vote yaa terimakasih🙏🙏