Perjodohan Terindah

Perjodohan Terindah
episode 63


__ADS_3

Acara makan siang yang indah harus sedikit terganggu dengan kedatangan tamu tak diundang.


''Haii, boleh gabung???'' tanya Monik yang langsung duduk saja.


''Gak !!!'' jawab tegas Daniel


''Ayolahhh Niel, gak enak kalo makan sendiri istri kamu aja gak keberatan kok'' kata Monik dengan tak tau dirinya. Bukannya Dara menyetujuinya tapi untuk berdebat dengan manusia seperti Monik rasanya buang buang waktu saja bukankah lebih baik menikmati makanan yang sudah tersaji saja.


''Terserahh'' pasrah Daniel


Monik tersenyum penuh kemenangan, memang hanya kebetulan saja dia bertemu dengan pasangan pasutri itu tapi jika tak membuat ulah mungkin bukan pelakor namanya.


''Oyaa kalo lagi makan disini jadi keinget dulu waktu kita masih bersama ya Niel, suka makan disini kalo abis pulang sekolah'' ucap Monik yang sengaja membuat panas suasana.


''Aku juga sering lo kesini untuk mengenang masa kita dulu, bukan hanya tempat ini saja aku juga sering ke tempat favorit kita dipuncak, kamu masih inget kan Niel ??? Beo Monik terus meski tak pernah mendapatkan respon dari Daniel.


sengaja memang membuat keruh suasana, tapi nampaknya Dara tak terpengaruh sedikitpun dan itu membuat Daniel sangat lega.


''Mmmm sayank ini enak banget lo coba kamu cicipi'' kata Dara sambil menyodorkan potongan makanan pada Daniel

__ADS_1


''Mmm iya enak, favorit kamu memang selalu terbaik sayank'' puji Daniel setelah menerima suapan dari Dara sambil mengelus pucuk kepalanya


Dara memang sengaja membuat panas Monik yang sedari tadi selalu bicara, dan untuk membuatnya bungkam bukan teguran tapi sedikit tindakan, untunglah Daniel suami yang sangat peka sehingga dengan senang hati dia mengikuti memauan istri tercintanya itu.


Benar saja setiap kali melihat kemesraan yang disuguhkan Dara dan Daniel membuat Monik semakin panas bahkan tangannya sudah memerah terkepal dibawah sana.


Hingga saat kejadian tak terduga membuatnya diambang kecemburuan.


Daniel yang sudah sangat gemas dengan tingakah istri kecilnya ini dengan sengaja mencium bibir manis sang istri didepan Monik, Dara saja yang dicium jadi terkejut apalagi Monik.


''Sayank, ini tempat umum'' tegur Dara yang juga merasa malu karena beberapa orang melihat kearahnya.


Benar benar membuat Monik meradang mereka berdua, sudah tak dianggap kehadirannya sekarang malah diberi pertunjukan yang menusuk hati.


Tanpa lama lama dan tanpa bicara sekatapun Monik pergi meninggalkan meja mereka.


Dan kepergiannya mendapatkan senyuman insah dari Dara.


''Nakal kamu yaa??'' gemes Daniel yang melihat Dara senyum senyum seperti itu

__ADS_1


''Biarin, abis dia berisik hahahahaa'' kata Dara sambil tertawa.


''Bikin selera makan berkurang tau'' lanjutnya


''Ya sudah lanjutin aja makannya, gak usah mikirin yang lain'' ujar Danie


''Apa mau nambah lagi???'' tannya Daniel hanya mendapat gelengan dari Dara karena mulutnya sedang sibuk mengunyah.


Merekapun melanjutkan acara yang sempat terganggu tadi.


Sementara Monik, dia setelah memasuki mobilnya menutup pintu dengan sangat keras


Braakkk


''Brengsekkk!!! berani banget mereka sama gw''


''Oke kita lihat saja siapa yang akan kalah disini, jika gw gak bisa dapetin Daniel maka siapapun juga gak bisa'' kata Monik sambil senyum jahatnya.


Diapun melajukan mobilnya membelah ibu kota entah kemana tujuannya kali ini yang jelas dia akan bersiap untuk membalas semua yang terjadi di restaurant tadi.

__ADS_1


__ADS_2