Perjodohan Terindah

Perjodohan Terindah
episode 67


__ADS_3

''Bagaimana sayank lanjut pulang atau mau mampir kemana dulu??'' tanya Daniel


Setelah mendapat kabar dari Raga tentang orang yang mengikutinya kini Daniel bernafas lega selain itu juga ada beberapa orang suruhan yang mengawasinya.


''Pulang aja Yank, badanku cape pengin istirahat'' kata Dara.


Hamil tua memang rentan cape apalagi hamil kembar rasanya dua kali lipat.


''Oke''


Setelah sampai dirumah benar saja Dara langsung masuk kedalam kamarnya dan istirahat sementara Daniel ijin untuk pergi keruang kerjanya.


''Bagaimana ???'' tanyanya pada Raga


Ternyata setelah mendapat hasil tentang orang yang mengikuti Daniel, Raga dengan sigap datang keruamahnya dan langsung menuju ruang kerjanya tanpa sepengetahuan Dara.


''Anak buah Monik'' kata Raga dengan tegas


''Brengsekkkk'' geram Daniel


''Bagaimana bisa dia menyewa orang, bukanya semuanya sudah hancur??'' lanjutnya


''Sepertinya dia bekerja sama dengan orang yang cukup kuat kali ini??'' kata Raga


''Selidiki ini sampai tuntas, aku gak mau terjadi sesuatu yang tak diinginkan sama Dara dan calon anak kami'' perentah Daniel dengan segera diangguki Raga.


''Tuhan lindungi keluargaku trutama istri dan calon anak kami'' doa Daniel dengan mata terpejam.

__ADS_1


Masalah ahir ahir ini memang ada aja yang membuatnya cukup kepikiran.


.


.


Hari kian berganti Darapun sudah mulai cuti kuliah karena kehamilanya yang tak memungkinkan untuk betaktifitas lebih lagi dan untuk Daniel juga akan segera cuti bekerja untuk waktu yang cukup lama.


Selain untuk menemani istrinya melahirkan juga ingin merasakan mengasuh anak pertama mereka dengan sepenuhnya selama proses pasca persalinan.


''Huhff, bosen banget dirumah terus kaya gini udah gak boleh ngapa ngapain lagi'' ucap Dara diatas kasur


Sikap over protektif Daniel kini semakin berlebihan dimana Dara tak boleh beraktifitas apapun ditakutkan akan kecapena.


Meski sudah beberapa ora menasehati Daniel bahwa itu semua berlebihan tapi seperti biyasa sikap keras kepalanya tak ingin di bantah.


Bahkan sampai ada asisten khusus untuk Dara yang ditugaskan Daniel mengawasi serta mengatur semua keperluan Dara diistananya.


''Bosen Bu '' adu Dara dengan memelas


''Kenapa ??'' tanya Ibu Dara yang pura pira tak tau dengan tingakt over menantunya itu


''Masa aku gak boleh ngapa ngapain, kaya dipenjara tau Bu kaya gini''


''Kaya udah pernah dipenjara aja kamu ngomong gitu??'' canda Ibu untuk menghibur putrinya


''Ibu.........''

__ADS_1


''Yaudah keluar yukk, ada Ayah juga lo didepan'' ajak Ibu


Merekapun menemui para orang tua yang sedang bercengkrama dengan asiknya.


Setelah asik berbincang bincang dan Dara yang mengadu habis kepada kedua orang tua dan mertuanya itu tentang apa yang dirasanya kini dia merasa lebih lega dan juga beberapa masukan yang diberikan padanya cukup membuatnya tenang.


''Hai sayankkk??'' sapa Daniel saat pulang kerja


''Hmmm '' jawab Dara dalam mode merajuk


''Kenapa hmmm??'' tanya Daniel bukanya tak tau kalau strinya itu sedang merasa bosan karena semua yang terjadi ditumah ini pasti Daniel mengetahuinya.


Cuma kesibukan menjelang cuti yang tak bisa ditinggalkan membuanya menyampingkan perasaan Istri tercintanya itu.


''Gak usah tanya kenapa deh'' ketus Dara


''Kok gitu jawabnya'' ujar Daniel sambil membelai lembuy Dara


''Pasti antek antek kamu itu udah ngadu semua kan''


Pertanyaan Dara tak bisa dijawab Daniel karena semua memang benar


''Yaudahh aku minta maaf deh yaa, janji mulai besok apapun yang baginda ratu inginkan bakal terwujud''


Pernyataan Daniel hanya mendapat lirikan sinis dari Dara seakan tak percaya dengan omongannya


''Mulai besok aku dah cuti Sayank, jadi bisa nemenin kamu seharian full dan semua yang kamu inginkan bakal terwujud'' yakinkan Daniel

__ADS_1


Setelah mendapat penjelasan dari Daniel raut muka Dara berubah bahagia.


Sesederhana itu memang perempuan hanya mendengar kata kata manis lelaki pasti sudah bahagia apalagi dari orang yang dicinta❤


__ADS_2