Perjodohan Terindah

Perjodohan Terindah
episode 40


__ADS_3

Saat sedang berbincang Sisil menangkap sosok yang sedang mereka bicarakan baru turun dari mobilnya.


Ricko keluar dari mobil dan berjalan dengan gaya coolnya menghapiri Vio dan Sisil uang sedang duduk didekat parkiran.


Melihat itu membuat jantung Vio berdebar lebih kencang.


'Hai semua ???Hai Sayang??' Sapa Ricko saat sudah berada di depan kedua wanita tersebut.


'Cieeee udah panggil sayang aja ' Ledek Sisil membuat pipi Vio merah karena malu.


'Biarin aja, orang beneran Sayang ini' kata Ricko kemudian merangkul pundak Vio membuatnya dalah tingkah karena ulah Ricko.


'Jalan yuk ???' ajak Ricko pada Vio.


'Kemana ???'


'Kemana aja cafe juga boleh'


'Tapi kelasnya gimana ??'


'Kayaknya sekarang jam kosong deh'


'Kok tau ???'


'Udah percaya aja yukkk??' Ricko pun menggandeng Vio meninggalkan Sisil sendiri.

__ADS_1


'Huuuuffftttt......'


Sisil yang ditinggal sendiri hanya bisa menghela nafas kasar,Saat masih duduk sendiri matanya melihat pemandangan yang cukup menyesakan hatinya dimana dia melihat Alex sedang berjalan dengan Sisika yang selalu menempel dengannya seperti cicak saja.


Diapun memutuskan untuk pulang saja bukankah katanya jam kosong?? lagian jika tidak pun dia sudah tan ada semagat lagi untuk belajar karena kedua sahabatnya tidak ada ditambah baru saja melihat pemandangan yang membuat patah semangatnya.


.


.


Dirumah Dara kini dihebohkan dengan Daniel yang bolak balik kamar mandi karena mual.


'Cape ya Bang ???'tanya Dara merasa iba dengan suaminya.


Daniel hanya mengguk sebagai jawabannya karena sudah merasa sangat lemas.


Mama bilang itu adalah kehamilan simpatik dimana seorang istri yang hamil tapi suaminya yang merasakan nyidam dan mual.


Satu jam kemudian Mama Daniel datang dengan Dokter keluarga mereka.


'Bagaimana keadaan suami saya dok ??' tanya pada Dokter setelah selesai memeriksa Daniel.


'Semuanya baik nyonya gak perlu khawatir, seiring berjalannya waktu akan kembali nofmal lagi dan ini saya berikan resep pereda rasa mualnya ' Jelas Dokter


'Enak rasanya son ??' Tanya Papa Daniel seperti sedang meledek

__ADS_1


'Kamu seperti Papa dulu waktu Mama mu mengandung kamu Papa yang merasakan mual dan nyidam sampai sembilan bulan bahkan saat Mamau melahirkan Papa yang merasa sakitnya' Cerita Papa Daniel mengingat perjuangannya dulu saat sang istri sedang mengandung. Dan itu sukses membuat Daniel begidik ngeri membayangkan semua itu.


'Tapi kamu haru bangga Son kalo seperti itu tandanya sangat mencintai istri kita lebih dari diri kita sendiri' Dengan sombongnya Papa Daniel membanggakan diri.


'Tentu saja aku sangat mencintai istriku iya kan sayang ??' Ujar Daniel dengan bangga dan membuat Dara merasa terharu.


'Cihhh dulu aja mau nolak dijodohin sekarang aja bucin' kali ini Mama yang ikut mengejek sang anak.


'Maa ma.....'


Daniel yang merasa malu dengan pernyataan sang Mama hanya bisa cemberut seperti anak kecil dan itu semua menjadi gelak tawa yang ada di kamar Daniel.


Setelah mengantar kedua orang tuanya sampai depan rumah Dara kembali ke kamar karena itu permintaan bayi besarnya.


'Sayang ???' panggil daniel saat melihat Dara baru masuk ke kamar


'Sini temani Abang istirahat' Ajak Daniel


Dara hanya menurut saja.


'Sayang boleh Abang minta sesuatu gak? ? tanya Daniel sambil memegang tangan Dara


'Apa ??? kalo bisa aku penuhin pasti aku lakuin'


......................

__ADS_1


jangan lupa like comen ya gess biar makin semangat nih buat ceritanya terimakasih 🙏🙏


__ADS_2