Perjodohan Terindah

Perjodohan Terindah
episode 66


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang Daniel merasa ada yang selalu mengintainya berulang kali dia melihat di kaca mobil.


Benar saja ada mobil hitam yang sangat mencurigakan tapi sebisa mungkin Daniel bersikap tenang agar Dara tak panik mengingat kondisinya sekarang yang sedang hamil besar.


Tanpa mencurigakan Daniel mengirim pesan pada Raga


"Ada yang ngikutin mobil gw sama Dara, suruh anak buah lo awasin mobil gw arah pulang dari rumah Ibu mertua '' pesan untuk raga karena memang tadi pengawal bayangan yang biyasa mengawasi Dara sedang ada tugas lain.


''Yankk ???" Panggil Dara karena sedari tadi Daniel tak merespon ceritanya


"Bang ???" panggilnya lagi dengan nada yang lebih tinggi


"Hehhh gimana sayank ??? "tanya Daniel kaget dengan panggilan istrinya


"Abang kenapa si dari tadi diajak ngobrol diem aja ???" Tanya Dara


''Gak papa kok yank tapi kayaknya Abang laper deh cari makan yukk??'' kata Daniel sebenarnya itu hanya cara untuk mengecoh mereka yang sedang mengikutinya saja sampai bantuan datang karena tak mungkin Daniel menghadapi mereka sediri apalagi saat ini bersama Istrinya yang sedang hamil.


''Tumben laper ?? emang Abang belum makan dari siang??'' kata Dara karena memang jam makan Daniel cukup teratur


''Mmm makan tapi sedikit tadi'' Daniel berkata sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal

__ADS_1


Susah memang membohongi Dara karena istrinya itu cukup tau semua tentangnya.


''Ya sudah kita makan di seafood saja yaa??''


''Yaa baiklahh'' untung saja jarak mereka dengan restauran Seefood sangat dekat dan itu sangat menguntungkan untuk mereka.


Tak berselang lama datanglah bebetapa anak buah Raga dengan beberapa mobil memasuki wilayah restauran tersebut.


Karena merasa keberadaan mereka sudah ketahuan penguntit itupun melaporkan pada atasan mereka untuk langkah lebih lanjut


''Hallo?''


''Gimama??''


''Kembali sekarang, kita lanjutkan besok''


Karena memang jumlah mereka lebih banyak lebih baik kembali dari sudah tau kalah tapi tetap melawan.


Daniel yang mendapatkan kabar bahwa orang yang mengikutinya sudah pergi merasa lega untuk saat ini biarkan dia makan dengan tenang bersama istrinya dan untuk urusan penguntit itu


di pastikan takan pernah lepas dan akan diselesaikan nanti agar Dara tak mengetahuinya.

__ADS_1


''Brengsekkk kenapa si susah banget buat singkirin wanita itu !!!'' geram Monik karena mengetahui orang sutuhan Boby gagal untuk mencelakai mereka hari ini


Monik sebenarnya hanya ingin menyingkirkan Dara dan berharap Daniel masih akan kembali kepadanya.


Tapi jika yetap tidak bisa maka lebih baik mereka berdua tiada sekalian.


''Kenapa harus sekesal itu ??'' tanya Boby yang masih bersama dengan Monik setelah memberikan kabar dari atek anteknya


''Ya kesel aja kenapa mereka lolos lagi'' kata Monik


''Bukanya masih ada besok dan lagi jangan pernah berbuat bodoh dengan melawan seorang yang cukup berkuasa'' ujar Boby


''Lebih baik sekarang kau lakukan tugasmu dulu''


''Tapi badanku sakit semua'' kata Monik


''Aku tidak peduli, kalau aku bilang lakukan maka lakukan jangan pernah sekali kali membantah paham !!!!'' kata Boby sambil menarik sedikir rambut Monik


Monik hanya mengangguk patuh sepertinya berurusan dengan Boby adalah hal yang salah karena ternyata permainan Boby sangat ekstrim dia suka bermain kasar bahkan menyiksanya sampai tibuh Monik membiru.


Sekeras apapun Monik berteriak sakit dan meminta tolong takan pernah didengar justru itu semakin membuatnya gelap mata.

__ADS_1


Tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur bukan?? Monik sendiri yang menyerahkan dirinya pada Boby sebagai bayaran untuk balas dendamnya.


__ADS_2