
Sang suryaa telah mulai beranjak naik ke bumi, pertanda pagi akan menyapa. Membuat insan di bumi akan beranjak dari tidurnya.
Memulai aktivitas yang menjadi rutinitasnya.
Setelah melakukan sholat subuh, jen mengajak mely untuk jogging walaupun hari masih terbilang gelap.
Bunda juga mulai memasak untuk sarapan bagi semua anggota keluarganya di bantu bi inah. Karna hari ini jen juga akan kembali ke kota, maka bunda ingin membawakan bekal untuk makan siang juga.
hoooshhh... huuuuuhhh... huuuh... hooshh...
"berhenti di batu besar itu dulu J,,, capek.." kata mely.
"memang kita akan berhenti disitu. akaan aku kasih tunjuk ke kamu" jawab jen.
Sampai ditempat yang dituju. "sini,, lihaat ini M... "
"apa siih J??" penasaran. Mengikut telunjuk tangan jen. "yaa ampuun,, kita kesini cuma mau lo tunjukin tulisan ini doang.?" mely menonyor kepala jen.
"aduuh.. kenapa sih M.." memegang kepalanya. "hahahhaaa... lucu kan M? ini kenangan gue sama andrew.." kata jen.
"udah tau... orang gila ajah juga tau..." sahut mely ketus menaruh kedua tangannya di pinggang.
Yaah,, mereka datang hanya ingin melihat tulisan yang di pahat di batu dengan lambang a ❤ j yang berarti andrew ❤ jennifer.
"mulai hari ini aku akan lepasin dia M." kata jen.
"baaguus... itu baru sahabat gue.." sahut mely.
"berarti dulu dulu gue bukan sahabat lo" ucap jen.
"hahahhaaaa... mungkin... " sambil merangkul pundak jen. memberi jeda pada kalimatnya. "apapun jalan yang lo ambil gue akan tetep dukung lo, gue akan tetep temenin lo sampai kapan pun, masih inget kan lo sama janji gue. Apapun masalah yang ada kita hadapi bersama saama. Kesedihan kebahagian kita rasain bersama. Jangan pernah berfikir lo sendiri. " kata mely panjang lebar..
"uuuuchhhh... cuuuiiittt cuuiutt... sweett bangeet siih loo.. " mencubit pipi kanan kiri mely..
"aduuuchhh.. saakiit J..." melepaskan cubitan dari jen. "gue care sama lo, karna lo orang yang ada disaat gue berada di bawah. Lo bantu gue, lo support gue, bahkan lo dengan senang hati membagi kasih sayang bunda ke gue yang sedari kecil gak pernah gue rasain. terima kasiihh jen.." memeluk sahabatnya itu.
"iyaa iyaa... udah jangan melow gini... " kata jen. "balik yuuk.. kita ada kunjungan ke proyek kan.. "
"yaapzz... let's go.." jawab mely. Mereka kembali ke rumah dengan melewati jalan jalan kecil agar lebih cepat sampai.
Hidangan makanan sudah tertata rapi di atas meja. Bunda, meika, aprillia, papa jacob dan steve juga sudah berada disana.
"looh mana jen mbak yu?" kata papa jacob.
" tadi bilangnya mau jogging mas.." melihat ke arah pintu, "nah itu dia,," tunjuk bunda.
"waaahh,, baru aja diomongin udah muncul jen,, panjang umur kamu." kata papa jacob.
"waah... amiinnn... " saahut jen saat sudah sampai di tepi meja makan. "eehmm,, bunda jen mandi dulu yaa.. makan duluan aja.." pergi melangkahkan kaki ke kamar.
"iyaa.. kalau kamu mel? mau makan atau mandi?"tanya bunda sambil mengelap keringat di kening mely sama sperti yang tadi dilakukan bunda ke jen. Bunda sudah menganggap mely juga sebagai anaknya.
"mandii bundaaa... " jawab mely. "meika pinjam kamar mandinya yaa.. kalau nunggu jen kelamaan, kita juga buru buru nih mau ke proyek....." ucap mely tanpa sadar dan langsung dapat tatapan tajam dari meika yang mengartikan 'tutup mulut disini banyak orang'.
"proyek apa mel?" kata bunda penasaran.
"eehmmm... itu kita dapat intruksi dari bos suruh lihat proyek. udah ya bunda nanti kesiangan.." berlari melarikan dir.
"bunda,,, jen dan mely satu kantor?" kata steve penasaran. ingin mengorek lebih jauh kehidupan jen.
"iyaa.. mereka berdua itu selalu sama sama. ketemunya sih prancis,." ucap bunda.
" prancis bun?" sahut steve.
"iya.. dulu jen dapat beasiswa kesana, dua tahun setelahnya jen bertemu mely, dan entahlah apa yang mereka lakukan sampai sekarang masih tetap bisa rukun gitu." jawab bunda.
"oouu.. eehmm.. mely udah kaya anak sendiri ya bunda.?" sambung steve lagi.
"iyaa... dia dibesarkan di panti... mangkanya jen nyuruh bunda untuk menganggap mely juga sebagai anak bunda." kata bunda. "ayoo dimakan."
Akhirnya mereka semua makan dengan suasana hening. Memilih diam saat makan agar tidak tersedak.
Jen dan mely sudah kembali, mereka ikut makan bersama.
__ADS_1
Setelah selesai sarapan papa jacob mengutarakan niatnya untuk segera pulang karna sudah banyak pekerjaan yang menunggu untuk segera di tangani.
Papa jacob dan steve berpamitan, mobil mercedes benz amg juga sudah keluar dari halaman dan menghilang di jalanan.
Aprillia sudah sejak tadi berangkat sekolah, dia menhabiskan makanannya dengan cepat dan langsung berangkat tidak menunggu kakaknya, meika juga akan pergi ke rumah butik.
Jen dan mely juga bersiap siap memasukkan barang barangnya ke mobil. Setelah sudah siap semua mereka berpamitan dengan bunda. Jen dan mely masuk ke dalam mobil, melambaikan tangan dan melajukan mobilnya meninggallkan rumah.
Saat sedang di jalan mobil alphard milik jen melaju dengan kencang membelah jalanan, menyalip ke kanan ke kiri, jen yang mengemudikan mobilnya.
bukankah itu mobil milik jen, cepat sekali bahkan sudah mendahului.. seperti pembalap saja. gumam steve.
◎◎◎
"kita putus... aku gak mau lagi terikat hubungan dengan kamu" kata steve.
"kenapa?? kita gak ada masalah sayang.." ucap perempuan yang tengah bersama steve.
"aku akan menikah. jadi berhenti menghubungi aku lagi. kita selesai." ucap steve, berdiri dan pergi meninggallkan perempuan itu sendiri.
"jahaat kamu steve.. jahaattt..." ucapanya sambil menangis.
Steve masuk ke dalam mobinya. Meninggalkan caffe itu. aku sudah memutuskan hubungan dengan kekasih kekasihku. tinggal sekarang waktunya merebut kamu jen. ucap steve aambil memandang ke arah jalanan.
.
.
Di ruangan yang lumayan besar jen tengah memfokuskan diri di depan laptopnya.
tok tok tok
Mely melangkah masuk ke ruangannya walaupun belom terdengar kata 'masuk' dari jen.
"ada apa?? kok manggil gue?" kata mely.
"besok gue berangkat ke amerika, kak Rocki kasih kerjaan kesana." jawabnya. Mata masih mengarah ke laptop.
mely memelototkan matanya. "lo gabung lagi??"
Menghela nafas panjang, tanda sebenarnya ia ragu akan keputusan sahabatnya itu. "apa yang lo dapetin?" katanya.
" sebuah restoran di amerika. " jawab jen.
"whatttt...??" tak percaya.
"iyaaa.. restoran itu milik natasya, kekasihnya kak rocki. Lo tau sendiri kan segimana posesifnya abang gue itu. Setelah menikah nanti Natasya di boyong ke prancis. Restoran itu diberikan ke gue karna dia enggan untuk menjualnya." kata jen.
" seriously??? yaa ampuuunn... " mely menepuk jidatnya. "trus lo sama siapa negosiasinya..?" tanya mely cepat.
"sama kak Rocki sendiri.. nanti kita ketemu disana. sepertinya ada tikus pembelot yang ingin menghancurkan bisnis kak Rocki. aku harus membantunya M." ucap jen. "kamu urus disini sama adam. kalau ada apa apa hubungi aku."
"oke.... yaah lo harus bantu kak Rocki temuin tikus itu. Gue yang akan urus disini. Hati hatii musuh tak terlihat J." ucap mely.
.
.
Sudah dua hari ini jen dan steve tak berhubungan. Semenjak terakhir perpisahannya waktu di rumah bunda. Steve akhirnya meminta nomor bunda dari papanya. dan dia menelpon bunda..
📞 hallo.. assalammualaikum bundaa...
hallo... waalaikumsalam... siapa yaa..?
📞 hehehehe... ini steve bunda.. apa kabar??
oouuww... iya bunda baik, sehat.. ada apa ini telfon bunda?
📞 eehmm,, gini bunda steve mau minta nomornya jen, kemaren lupa gak minta nomornya.
ooooo... iyaa nanti bunda kirim kontak jen.
📞 makasiih bunda...
__ADS_1
*iyaa sama saama..
.
.
tut
tut
tut
huuufttt,, lama sekali angkatnya... gerutu steve. Mencoba kembali menghubungi.
.
.ddrrrrtttt... drrrttt.... ddrrrtttt...
"halloooo.." ucap jen. dia tengah berada di dalam mobil hendak ke bandara.
📞 haaaiiii.... boleh aku nanti jemput kamu?
"siapaaa???"
📞 masak gak tau suara aku??
"kamu gak nyebutin nama, mana aku tau kamu siapa?? mungkin salah sambung.. "
📞 huufttt... aku calon suami kamu jen..
"steve?"
📞iyaaa... aku nanti mau rencana jemput kamu pulang dari kantor, abis itu kita makan malam bersama.
"maaf steve.. aku gak bisa... "
📞 kenapa? sibuk?
" aku ada urusan,,," jen turun dari mobil. Masih tetap bertelfon dengan steve. Melangkah buru buru karna waktunya sudah mepet, mely memeluk jen sebentar. "hati hatii.. kalau sudah sampai kabari aku secepatnya. jangan lupa makan" kata mely menasehati. "iyaa iyaa baweel... udah yaa gue masuk,, byee M... mmuuuaach muuaach.." melambaikan tangan melangkahkan kaki menjauh dari mely.
📞 jen........ jen... caloonnn iistriiii...
"eech.. iya steve.. maaf steve aku buru buru ini.."
📞 kamu ada dimana? kamu mau kemana??
"aku ada di bandara.. ini mau flight.."
📞 kemanaaa
" Amerika"
📞 whaattt??? Amerika..???
tut
tut
tut
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
. HAPPY. REAADIINGGGG*