Perjodohan Yang Tertunda

Perjodohan Yang Tertunda
eps 15


__ADS_3

Suasana pagi hari yang cukup cerah. Di tambah agenda hari ini yang akan menyenangkan suasana hati jen. Ia akan menghabiskan waktu dengan kak Iren. Sahabat dan juga sudah jen anggap sebagai kakaknya. Memang dulunya Iren sahabat jen, tapi semenjak Iren dekat dengan Kak Rocki jen menganggapnya sebagai kakaknya. Sayangnya hubungan Iren dan kak Rocki tidak semulus jalan tol yaa.. Mungkin juga karena sifat kak Rocki yang memang over posesif. Mereka berpisah dan kak iren memutuskan untuk pergi menghindar dari semua orang yang ia kenal. Dan Amerika adalah tujuannya. Dan entah bagaimana ceritanya dia juga.sudah menikah selama dua tahun ini.


Maka disini lah jen dan kak Iren, di sebuah tempat sirkuit balap mobil. Mereka ingin mengulang masa masa dimana mereka mencari uang dari aksi balap mobil.


Sebelum masuk lintasan, mereka mengecek keadaan mobil sambil bercerita tentang kehidupan masing masing. Jen menceritakan kehidupannya yang juga mengikuti iren, menghilang dari Prancis karna masalah percintaan yang membuat teamnya bubar dan melanjutkan hidup di negaranya, membangun sebuah perusahaan dengan Mely.


Serta Iren yang menceritakan kehidupannya setelah ia menjajakan kakinya di Amerika. Awalnya Iren dan Gery tak saling mencintai, pada suatu kejadian Gery menolong iren yang tengah mengalami kecelakaan, sejak saat itu mereka dekat dan gery melamar iren. Mereka akhirnya menikah dan diberi momongan seorang bayi perempuan yang sekarang berumur satu tahun.


"lo siiiaaap J...???" tanya iren.


"siiaaapp kak..." kata jen.


"oke... three, two, one,,, go...." teriak iren...


Dan melesatlah mobil mereka.. Dua perempuan yang tengah berada di jalanan sirkuit. Menunjukkan keahlian mereka mengemudikan mobil masing masing.


lo masiih kereenn ka...gumam jen...


.


.


.


Rocki dan Natasya sudah sampai di depan sebuah gedung yang menjulang tinggi. Sebelum berangkat Rocki sudah menghubungi Gery agar ia bersedia ikut melihat apa yang dilakukan jen dan iren yang sedang bermain main. Tak menunggu waktu lama Gery keluar dari lobby dan menggendong seorang anak berusia satu tahunan.


"sudah siaap... ayo berangkat... " kata rocki.


"oke.. memang kita akan kemana? maaf aku membawa putriku, karna aku tak begitu mempercayai orang lain.." jawab gery.


"tak masalah... toh kita juga akan menemui ibunya kan.. ayoo.." sahut rocki.


Akhirnya mereka memasuki mobil masing masing. Mobil Rocki berada di depan mobil Gery. Dan sampailah mereka di tempat tujuan.


Rocki memperlihatkan jen dan iren yang tengah berada di lintasan kepada gery. Gery sedikit shock dengan sisi lain dari istrinya itu. ternyataa kamu sangat ahli sayang... gumam gery.


Gery yang tengah memperhatikan istrinya itu sedikit terpukau dengan keahlian iren yang mengemudikan mobil sambil ia menggendong putri kecilnya.


Rocki dan Natasya sedang bertepuk tangan memberikan semangat kepada keduanya. Tak berselang lama gery pun juga ikut ikutan berteriak menyemangati sang istri agar bisa menang.


"ayooo mama,,, kamu bisaa... kita menunnggu di finish.." teriaknya sanbil menggendong putrinya tinggi tinggi agar iren melihatnya. Gery tak mempermasalahkan sisi lain dari iren, dia menerima kelebihan dan kekurangan iren.


Rocki dan Natasya hanya tertawa melihat aksi gery.


siapaa itu..??? yaaa aampuuunnn... suaamiiku.. kau membawa lovely jugaa.. astaga... gumam iren yang menyadari sang suami tengah berada di salah satu tribun.


hahahhahahaaaaa.... kau juga ikut kesini kak.. oke.. akan menjadi seru saja.. gumam jen yang juga menyadari keberadaan orang orang terkasihnya.


Mobil masih melaju dengan kencang hingga akhirnya mobil jen lah pemenangnya.. Mobil berjalan menuju tempat parkir lagi. Mereka keluar dari mobil, dan hendak menuju ke arah tribun.


"kak.. lo bawa anak buah ato semacam bodyguard gitu gak?" tanya jen saat mereka berjalan.


"bawa J... tapi kemana mana aku dengan sopir yang sudah ahli bela diri dan juga satu bodyguard. kenapa?" jawab iren.


"mereka pakai baju apa sekarang?" tanya jen lagi.


melihat keseliling.. "mereka bersama gery disana.. yang pakai jas hitam hitam itu yang didadanya pasti ada logo dari perusahaaan." sahut iren. "kenapa J... pasti ada sesuatu yang lo rasain kan?"


"iyaa kak... aku ngerasa sepertinya kamu ataukah suami kamu yang di incar kak. aku melihat orang itu kemarin di parkiran perusahaan kamu dan sekarang dia juga ada disini."mata awas jen masih melihat situasi yang sekarang tengah dialaminya. Jen sangat jeli dengan keadaan sekitar, matanya selalu awas kepada orang orang disekitarnya. Jen telah di didik dengan Rocki untuk lebih waspada terhadap musuh.


Akhirnya jen dan iren ikut bergabung dengan gery, rocki, dan natasya. Mereka bersenda gurau seperti keluarga yang telah lama tam bertemu.


"haaii.. peri kecil.. siapa namamu?" kata jen.


"haiii aunty,,, aku lovely.." kata iren yang sudah menggendong putrinya dengan membalas perkataan jen seperti anak kecil.


"lucuuu yaa J.. " sambung Natasya.


"kamu mau... nanti aku buaatiin.." timpal rocki. Jen masih mengawasi sekitar, rocki sepertinya tau apa dirasakan jen. ia juga ikut mengawasi sekitar. Dan tiba tibaaa....

__ADS_1


"awaaazss kak... minggir..." kata jen sambil mendorong tubuh iren yang ditangkap oleh rocki dan untungnya lovely putri kecilnya tak melesat dari gendongannya. BerUntung tembakan itu meleset dan tak mengenai siapa pun.


Dan disaat bersamaan dengan suara tembakan itu, jen juga tengah membidik ke arah orang yang sengaja menembak itu. Tepat mengenai dadanya tapi tidak ke arah organ vital pentingnya, karna ia akan mengorek informasi dari orang tersebut.


"matt... kamu urus orang itu.. korek informasi darinya.." perintah rocki tegas. lalu ia mengamati sekitar.


"baaiiikk tuaann.." jawab mattew. Langsung berlari ke arah orang yang mencelakai tadi.


Setelah melakukan tembakan jen masih melihat sekitar,memastikan takkan ada bahaya lagi. Lalu ia menoleh ke kak Iren yang juga masih shock.


"lo gak papa kan kak?" tanya jen.


"gue gak papa J.. untung tadi lo kasih tau ke gue, jadi gue udah ngewanti wanti kalau kalau ada yang tak beres. " jawab iren.


"oke kak.. dan maaf tadi ngedorong kamu.. aku bener bener gak sengaja. " kata jen.


" iyaa J.. makasiih kamu udah nyelametin nyawa aku dan juga lovely. kalo kamu gak dorong aku tadi entah apa yang terjadi denganku J." sahut iren.


"sudaah,, sudaah.. semua sudah aman." kata rocki.


Gery yang juga masih shock lalu tersadar dari pikirannya. "kamu gak papa sayang?? apa yang luka??" katanya.


"aku gak paapa.. putri kita juga gak papa" jawab iren sambil mengelus lengan gery berusaha menenangkan.


"siapa yang berani mengusik keluargaku dia akan mati.." kata gery. penuh dengan tatapan tajam.


"mungkin musuh bisnismu, atau orang orang yang dengki dan iri dengan dirimu atau dengan iren. " kata rocki.


"aku selalu baik dengan rekan bisnisku. sepertinya tak ada musuh." sahut gery. memikirkan siapa dalang di balik tembakan itu.


"teman juga bisa menjadi musuh kawan. . bahkan saudara pun juga bisa menjadi musuh. perlu bantuanku untuk menemukannya?" kata rocki lagi.


"terima kasih rocki... aku akan urus semuanya.." sambung gery. "Dan juga terima kasih jen.. kau telah menyelamatkan istri dan anakku. tak ada kata yang bisa mewakili kata terima kasih yang sebanyak.banyaknya yaa.."


"iyaa kak.. sudah gak usah sungkan. aku dan kak iren sudah seperti saudara. kak iren kakakku, kalau terjadi apa apa padanya aku juga merasakan sakit." jawab jen.


Sementara Natasya menggendong lovely, menjauh ke tempat yang lebih aman.


"hahahahaaa... adik dari kak rocki tidak mungkin tidak memiliki keahlian bela diri dan menembak jitu kak.. hahahha" tawa jen. "kau tau kak iren pun juga mempunyai teknik dasar bela diri kak, walaupun tak sama denganku." jawab jen.


"sungguh??" kara gery tak percaya bahwa sosok istrinya itu juga mempunyai keahlian bela diri yang tak pernah ia tunjukkan.


Kak iren pun hanya tersenyum.. " sudaah... semua sudah berlalu.. ayoo kita makan siang.." ajaknya.. Dan akhirny mereka meninggallkan tempat itu. Menuju ke sebuah restoran ternama.


.


.


.


Steve dan Darrel tengah berada di dalam sebuah club malam. Mereka menghabiskan waktunya disitu.


Menenggak minuman beralkohol beberapa kali. Tapi bedanya sekarang mereka memboking perempuan malam untuk menemaninya minum.


"jadiii... bagaimana kelanjutan asmaramu dengan wanita yang dijodohkan dengamu steve?? apa masih cuek..?" tanya darrel.


"hah... masiih di tempat. dia sangat sibuk sekali padahal dia hanya seorang karyawan. Padahal aku sudah susah payah meninggalkan semua wanitaku. " jelas steve.


"hahahahhaaa... sungguh.. malang sekali nasibmu kawan.. " kata darrel. "kamu mau mencicipinya...?" menunjuk wanita yang tengah duduk manja di samping steve.


"ceh... tidak... " kata steve.


"tuaann.. saya bersedia menemani anda.. memuaskan anda" kata perempuan malam itu. "tiiidaak"


Darrel hanya tersenyum.. Ia tau walaupun steve berkencan dengan banyak wanita, tapi ia tetap menjaga dirinya agar tak ternoda. Tidak melebihi batas batas norma yang ia terapkan.


.


.

__ADS_1


.


Mely tengah berada di apartemennya. Memeriksa berkas berkas persetujuan kontrak dengan perusahaan perusahaan lain. Begitu banyak pekerjaan akhir akhir ini karna ia mengurusinya sendiri. Karna sang bos alias juga sahabatnya tengah berada di Amerika.


Ia menyesap minuman cappucinno miliknya. Lalu berkutat lagi dengan pekerjaannya.


Sungguuh wanita yang sangat rajin dalam menyelesaikan pekerjaan.


lalu tiba tiba dering ponselnya berbunyi.


"haayyy M..." kata jen diseberang sana.


📞 iyaaa J...


"lagii ngapain niih... kok belom tiduur..?"


📞 ceh... jangan sok perhatian lo.. ini juga gara gara lo yang pergi ke Amerika mendadak, jadi gue yang harus turun tangan.


"hahahhahahahahahaaaaa.... maaf kawaan.. sepertinya aku harus merekrut anak baru supaya bisa membantumu."


📞 haruuussss...


"hahaha.. jangan cemberuut sayaang.."


📞 najiiiissss...


"hahaha... oke".. aku menelfonmu hanya untuk mengatakan kalau besok kak Rocki akan menikah dengan kak tasya."


📞 whaaattt??? seriiuusss loo?? kenapa bisa secepat ini?? Dan kenapa aku tak diundang.. dasaar jaahatt..


"heii.. aku juga baru mengetahuinya hari ini. dia baru mengatakannya. dia cepat.cepat ingin menikahi kak tasya.. Dan kau tau aku disini bertemu dengan kak iren.."


📞 whhaaattt?? sumpeh loo.. tau gitu gue ikuut J.. lo jahat amat siih gak ngasih tau gue..


"heeii. heeiii... gue juga gak tau apa apa M.. sumpah.."


📞 heemmzzz... ngantuk gue.. mau tidur..


"yaaahhh... jangan marah dong M.. gue bener bener gak tau.."


📞 enggak...


"M... beneraan..."


📞 terserah... gue ngantuk.. mau tidur.. bye..


langsung memutuskan telefon sepihak.


hahahahahhaaa.... rasain lo J.. emang enak gue kerjain. siapa suruh lo gak ajak gue ke amerika. kak rockki juga nikah kenapa harus mendadak gini... huuufttt... menyebalkan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.HAPPYYY. REEAADIIINGGG


__ADS_2