Perjodohan Yang Tertunda

Perjodohan Yang Tertunda
eps 3


__ADS_3

dddrrrrttttt ddrrrttt ddrrrttttt


Alarm handphhone jen berbunyi adzan, yang menandakan sudah pukul 05.00 pagi...


Dengan rasa kantuk yang masih mendera, dengan rasa malas ingin tidur lebih lama tapi tetap jen beranjak dari tidurnya, duduk ditepi ranjang walaupun mata masih tertutup. Mencoba mengerjap ngerjapkan mata, mengembalikan kesadarannya dengan penuh. Setelah berhasil mengembalikkan nyawa seutuhnya jen beranjak mengambil air wudhu dan menjalankan kewajiban bagi seorang muslim.


.


Yaachhh,,, Jen sadar dengan kehidupannya yang masih suram, tapi apa salahnya dia memcoba mencari pahalanya sebagai tabungannya di akherat nanti. Walaupun kehidupannya tak selalu di jalan yang benar dia tetap menjalani kewajiban muslim 5 waktu dalam sehari.


Mungkin jika diakulasi dosa dan pahalanya lebih besar dosa dosanya.. Dia hanya mencoba untuk tidak memperbanyak dosanya.


Karna dia ttau dosa dan pahala hanya Allah swt yang menentukan...


.


.


Setelah melaksanakn sholat subuh, jen kembali ke ranjangnya dan tidur lagi.


Menuju ke mimpi mimpi yang tadi belom terselesaikan ato malah mendapat mimpi baru yang indah.


Karna hari ini dia tidak ke kantor dan akan melakukan perjalanan jauh ke desa. Butuh tenaga extra, tubuh yang fit dan bugar agar nanti sewaktu mengendarai mobil tidak mengantuk.


.


.


.


.


Terdengar bunyi klakson mobil di depan rumah jen, mbok irah segera membuka gerbang dan membukanya lebar lebar karna tau seseorang yang ada di dalam mobil itu pasti akan lama di rumah itu. Mobil memasuki pekarangan rumah, mbok irah menutup kembali gerbang itu.


"pagiii mbok... kemana si Jen itu... katanya mau jemput, jam segini masih enak enakan di rumah.." cerocos mely saat keluar dari mobilnya.


"mbak jen masih di kamar neng mely... mungkin juga masih tidur.." jawab mbok irah.


"haaah!!! jam segini masih molor tuch anak.. dasaarrr..." ngedumel sendiri sambil berjalan menuju kamar jen. Mbok irah hanya senyum senyum dan geleng geleng kepala. Selalu ajah ada pertikaian antara dua gadis itu pikir mbok irah.


"neng melyyyy.... mau mbok bikinin minum??" mbok irah agak meninngikan suaranya agar terdengar oleh mely karna jaraknya sudah hampir jauh.


"boleh mbok... cappucinno yaaa" jawab mely


"iyaa neng... tapi adanya cappucinno instant neng, gak papa?? beda sama di kedai kopi.." tutur mbok irah.


"iya gak papa mbok,,, makasih yaak" melanjutkan jalannya menuju kamar jen.


.


.


Pintu kamar dibuka perlahan, dan nampak sosok yang dicari tengah asyik dengan mimpi mimpinya... Mely mengambil duduk disisi ranjang,, dia memikirkan ide jahil apa agar si jen bangun.. Tersenyum penuh kemenangan, dia melompat ke ranjang dan membangunkan jen dengan keras.


"J J J banguunnn... J J J baanguunnn.... cepetaannn,,, dibawaaahh ada andrew dataang... J banguuuunnnn" sambil menggoyang goyangkan tubuh jen..


"eeechhhmmmmmmpppttttt....." memelitokan matanya tidak percaya kalo andrew akan datang kerumah, tapi bisa jadi iya. Dia langsung bangun dan lompat dari ranjang lari ke arah balkon melihat apa benar andrew datang ke rumah. Dan ternyata itu hanya tipu belaka mely.


Dia berbalik badan menghadap ke mely dengan tatapan yang mengerikan.


"shiiittt.... anj*ng loe... mon****... lo nipu gue M" maki si jen sambil mengampiri mely yang sudah tertawa terbahak bahak di atas ranjang.


"hahahhahahaaaaa.... lo masih care sama dia???"


"enggaak..."


"itu buktinya lo lari lari kayak orang beg*k.."


"itu gara gara lo bangunin gue"


"alesannn lo nyetttt... "

__ADS_1


.TOK


.TOK


.TOK


"masuuk"


mbok irah membuka pintu membawa nampan berisikan secangkir cappucino pesanan mely dan sepiring pisang goreng krispi.


"ini neng mely pesanannya... sama ini pisang goreng krispi buatan mbok semoga suka yaak" kata mbok irah..


"mmakasiih mbok irah... nanti aku abisin" jawab mely.


"halaah.. lo maah apa aja lo abisin... kecuali kayu dan batu yang nggak lo makan" sahut jen.


"naah... tuuuh lo taau... " timpal mely sambil meminum cappucinnonya dan setelah itu memakan pisang goreng krispinya...


" mbok,, aku bikinin sarapan yaa... orak arik sayuran ajah sama goreng nugget.. kalo mbok mau makan terserah mbok nanti mau masak apa, aku mau ke rumah bunda soalnya" perintah jen.


"iyaa non... bereesss...!!!" jawab mbok irah.


Keluar kamar menuju dapur menjalankan tugas memasaknya.


.


"gue mandi dulu M... loe coba cek proposal yang baru di kirim sama adam tadi pagi..." kata jen sambil menuju kamar mandi...


" heh..!! daasaarr.. gak bisa liat orang seneng dikit kek... gue lagi makan pisang goreng krispi ini.. enaakk bangeettt tau nggak..." ngedumel sendiri karna yang diajak bicara sudah masuk ke kamar mandi. Mely mengambil laptop miliknya dan mencoba membuka e_mail nya... mata melirik kanan kiri,, mengamati angka angka yang ada di depan laptopnya. . .


.


.


.


.


.


.


.


.


Setelah selesai mandi dan beberes keperluan yang disiapkan, Jen dan mely turun kebawah menuju meja makan yang sudah ada menu pesanan jen tadi. Duduk dan Mengambil nasi putih, orak arik sayur, dan nugget. Menu yang ala kadarnya. Memang jen tak pernah meminta aneh" makanan yang iya makan.


Dentingan sendok dan garpu yang terdengar. Mely masih sibuk dengan laptop miliknya yang iya bawa sedari tadi dan tidak memilih makan karna dia sudah kenyang dengan empat pisang goreng krispi buatan mbok irah.


Selesai makan ia mengambil buah jeruk yang tersedia diatas meja itu sebagai pencuci mulut.


"gimana M... sesuai dengan kesepakatan kita" kata jen


"hheemmmzzz... kayaknya enggak deech J.. harganya gak sepadan... " jawab mely


"yaa udah.. tolak aja.. selesai.. masih banyak yang lain" sahut jen


"yakin??? yaa udaah.. aku tolak ini.." jawaban mely dan di angguki oleh jen.


Mely mengirimkan e_mail ke adam menginfokan kalau proposal itu di tolak oleh angkasa group.


"yuuckkk.... jalaaannnn....."


"oke"


.


. Jen dan mely memasuki mobil alphard milik jen, dia menggunakan mobil ini karna nanti di desa dia akan berkunjung ke makam ayahanda tercinta dengan langsung membawa seluruh anggota keluarga menngunakan mobil ini,..


Mbok irah membuka gerbang coklat itu, mobil sudah keluar pekarangan rumah membunyikan klakson dua kali sebagai tanda terima kasih kepada mbok irah karna membantu membuka dan menutup gerbang. Mbok irah melambaikan tangannya tanda membalas klakson tadi. Mengucapkan doa doa agar si empunya mobil selamat sampai tujuan dan kembali dengan selamat pula.

__ADS_1


Gerbang di tutup dan mbok irah masuk ke dalam rumah.


.


.


Mobil alphard membelah jalanan ibu kota dan memasuki jalan tol agar mempersingkat waktu tempuh. Di dalam mobil jen memutar lagu lagu agar tidak merasa bosan dan jenuh..


terdengar nyanyian yang enak sehingga membuat dua orang gadis itu ikut menyanyikan lagu lagu tersebut.


.


*sayang apakabar denganmu


disini kumerindukan kamu


kuharap cintamu takkan berubah


karna disini'ku tetap untukmu


sayang apakabar denganmu


cobalah kamu telpon diriku


kurindu dengar suara indahmu


karna dirimulah semangat hidupku


sayang dengarlah permintaanku


jangan ragukan cintaku


sayang percayalah apa kataku


karna ku sayang kamu


sayang dengarlah permintaanku


jaga hatimu untukku


sayang dengarlah bisikan hatiku


karna ku sayang kamu


sayang dengarlah permintaanku


jangan ragukan cintaku


sayang percayalah apa kataku


karna ku sayang kamu



.


.


.


.


.


.


.


.


HAPPY READIIINGGGG*....

__ADS_1


__ADS_2