
Seorang wanita masuk ke dalam kamar membawa makanan untuk Diana Selain itu ia juga membawa perlengkapan make up untuk pernikahan Diana dan Rasyid.
"Mbak makan dulu," ucap wanita itu
Diana melihat makanan, perutnya memang sangat lapar apalagi ia tahu jika dirinya sedang mengandung.
Diana makan makanan yang diberikan oleh wanita itu, sementara wanita itu membereskan tempat tidur yang digunakan gunakan.
wanita itu mengganti spreinya, kemudian datang beberapa orang pria yang membawa beberapa rangkaian bunga yang akan digunakan untuk keperluan dekorasi kamar.
"Ada apa ini mbak?" tanya Diana heran.
"Loh bukannya sebentar lagi mbak dan Tuan Rasyid akan menikah. Jadi kami disuruh untuk mendekorasi kamar ini menjadi kamar pengantin,"ucap wanita itu.
Diana yang sedang makan langsung tersedak.
'Ya Allah, Ternyata mas Rasyid benar-benar nekad menikahiku, semoga saja apa yang diinginkan Mas Rasyid sampai tak terjadi,' batin Diana.
Baru beberapa suap makan, Diana sudah merasa kenyang karena mendengar berita itu.
"Selesai makan, gantilah pakaian Mbak dengan kebaya dan batik ini. karena sebentar lagi Tuan Rasyid akan menghadirkan seseorang untuk menikahkan kalian berdua," ucap perempuan itu.
"Aku nggak mau nikah Mbak, aku sudah memiliki suami dan saat ini aku juga sedang mengandung anak dari suamiku. Bagaimana bisa wanita yang sudah menjadi istri seseorang, dinikahi lagi. Itu tidak sah, sama saja berzina," ucap Diana sambil menangis.
"Iya Mbak, tapi daerah sini memang daerah kekuasaan Mas Rasyid. Semua warga tinggal di sini adalah warga yang kerja di pertambangan emas milik tuan Rasyid."
"Jadi mereka semua akan menuruti semua perkataan Tuan Rasyid," imbuh wanita muda itu.
"Astagfirullah, semoga ada jalan bagiku Untuk membatalkan pernikahan ini," batin Diana Ia pun kembali menangis.
Dalam hati-hatinya, ia terus berdoa dan berdzikir agar segera lepas dari tempat tersebut.
"Ayo Mbak, Sekarang Mbak ganti pakaian. agar saya bisa merias Mbak," ucap wanita tersebut.
"Saya tidak mau ! katakan saja pada mas Rasyid, dia boleh lakukan apapun terhadap, saya tapi saya tidak mau menikah dengannya,"ucapkan Diana.
"Tapi Mbak, Tuan Rasyid itu orangnya begitu kejam, jika Mbak tidak mau berganti pakaian dan berhias maka kami juga akan mendapat hukuman darinya."
"Tolonglah Mbak, Mbak ikuti saja dulu kemauan mas Rasyid ,karena kita memang tak punya pilihan."
"Kita? memang apa hubungannya dengan kamu?"tanya Diana.
"Jika Mbak tidak mau dirias oleh saya, maka saya juga akan dihukum oleh tuan Rasyid."
Wanita itu kemudian membuka kemeja yang ia kenakan, mata Diana terbelalak melihat bekas memar di sekujur tubuh gadis itu.
"Apa yang terjadi padamu?" tanya Diana sedih
"Saya juga diculik dan dijadikan budak pelampiasan hasratnya tuan Rasyid," tutur wanita itu sambil menangis.
Diana kaget sampai menutup mulutnya.
"Saat dia melakukannya terhadap saya, dia selalu menyebut nama Mbak Diana," imbuh gadis yang umurnya sebaya dengan Diana itu.
__ADS_1
Wanita itu membuka kemeja nya dan memperlihatkan kepada Diana bekas penganiayaan yang dilakukan oleh Rasyid terhadapnya.
Ada beberapa luka lebam yang melintang dari tubuh gadis itu, sepertinya gadis itu pernah di cambuk.
"Mas Rasyid memang kejam." Diana kembali menangis melihat luka yang ada di sebagian tubuh gadis itu.
karena tak ingin wanita itu dihukum, Diana pun berganti pakaian kemudian ia didandani.
wanita itu mulai memoles bedak ke wajah Diana. Berkali-kali ia mengulangi riasannya karena Diana yang terus menangis. Sementara di luar ruangan sudah terdengar beberapa orang hadir.
'Bagaimana pernikahan ini, bisa terjadi tanpa wali hakim-hakim tanpa restu ibuku. Lagi pula aku ini berstatus istri seorang, Mas Angga jemputlah aku,' batin Diana.
Air mata Diana semakin deras mengalir. Namun tak sedikitpun ia putus harapan ia selalu berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah subhanahu Wa ta'ala.
setelah dirias dengan ala kadarnya gadis itu keluar meninggalkan Diana sendiri.
Beberapa saat kemudian, Rasyid kembali masuk ke dalam kamar itu. Dilihatnya Diana sudah tampak cantik dan anggun.
Rasyid tersenyum dengan bahagia ketika menghampiri Diana
"Akhirnya aku bisa menikahimu kembali sayang," ucap Rasyid sambil memeluk Diana dari belakang.
"lepaskan Mas! jangan sentuh aku!" Diana mendorong tubuh tubuh Rasyid dengan keras.
Namun tak sedikitpun Rasyid marah atas penolakan Diana itu.
"Aku mengerti Sayang, Kau pasti tidak mau disentuh, sebelum menikah karena itulah aku membawamu ke sini agar bisa menikah denganku. Setelah ini kau akan jadi milikku seutuhnya," ucap Rasyid sambil tersenyum menyeringai
"Kau gila Mas! meskipun kau membunuhku ,aku takkan mau menikah denganmu.Aku akan tetap menjaga kehormatanku sebagai istri dari suamiku," ucap Diana dengan tegas.
"Apa kau mau Angga mengalami nasib serupa dengan Irfan ?!"tanya Rasyid dengan nada mengancam
"Aku tidak takut dengan ancamanmu! Aku hanya takut pada Tuhan," ucap Diana sambil mendorong tubuh Rasyid kembali.
Rasyid menatapnya dengan tatapan tajam, seperti ingin membunuh . Namun Diana membalas tatapan itu dengan tajam pula. Hari ini ia tidak takut sama sekali pada pria itu.
"Baiklah, jika kau tidak mau menikah denganku, maka akan tetap memaksa mu!"
Rasyid menarik tangan Diana kemudian memaksanya untuk keluar dari kamar itu.
Saat itu sudah ada beberapa orang pria yang menggunakan jas dan peci.
''Ini dia pengantin wanitanya, cepat nikahkan kami," ucap Rasyid.
"Baiklah, di mana wali nikah nya?" tanya seorang pria ber jas hitam.
"Ayahnya sudah tidak ada, Jadi pakai wali hakim saja," ucap Rasyid sambil menunjuk seseorang pria yang sama sekali tidak dikenal oleh Diana.
Diana masih terus meronta mencoba melepaskan tangan Rasyid yang menggenggam tangannya
"lepaskan aku tidak mau menikah pernikahannya tidak akan sah! Aku ini masih berstatus istri orang!" ucap Diana sambil meronta-ronta
"Apa benar yang dikatakannya tuan?" Tanya pria berjas tersebut.
__ADS_1
"Iya dia memang sudah menikah, tapi aku akan menikahinya agar bisa memilikinya kembali dan tak ada yang bisa mengambilnya dariku!"
"Tapi pernikahan itu tidak akan sah Tuan, mana bisa menikahi istri orang," ucap pria ber jas itu.
"Sudahlah jangan banyak bacot kau! cepat nikahkan saja aku ! atau aku akan membunuh semua anggota keluargamu!" ancam Rasyid.
Tiba-tiba beberapa orang pria, membawa anggota keluarga dari pria berjas itu, ada istri dan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun mereka di jadikan bahan tawanan.
"Mau kau apakan mereka?" tanya pria berjas itu yang ternyata adalah kepala kampung di daerah itu.
"Aku akan membunuh mereka, jika kau tidak menikahkan kami," ancam Rasyid.
mendengar perkataan Rasyid itu, Diana semakin meronta.
"Tidak !aku tidak mau menikah!"seru Diana.
"Mas Rasyid sadarlah Mas. Apa yang kau lakukan ini adalah salah, ingat setiap perbuatan akan dimintai pertanggungan jawabannya! "Diana coba membujuk.
"Diam kau! aku sudah bilang jika aku akan mendapatkan apa yang ingin aku dapatkan!"
"Bapak! " panggil anak laki-laki itu sambil menangis karena pistol sudah berada di ujung kepalanya.
Begitupun dengan wanita yang diduga adalah istri dari pria berjas tadi.
"Pak Tolong selamatkan putra kita pak aku tidak ingin terjadi sesuatu pada putra kita," pinta sang istri dengan memelas
Pria berjas tadi menatap anak dan istrinya dengan tatapan iba.
pria itu pun berada di dalam keraguannya, ketika melihat anak dan istrinya berada dalam bahaya.
"Baiklah, aku akan menikahkan kalian, tapi tolong lepaskan anak dan istriku,," ucap pria berjas tadi
"Tidak akan, sebelum kau menikahkan kami," ucap Rasyid.
Mendengar itu, Diana kembali menangis
"Baiklah, silakan duduk ,"ucap pria itu.
Rasyid kembali menarik Diana untuk duduk bersamanya, di sebuah meja kecil.
"Ya Allah Tolong selamatkan aku dari orang-orang zalim ini," batin Diana sambil menunduk kepalanya ia menangis dan terus berzikir.
Akad nikah pun di mulai.
"Saudara Rasyid Alamsyah, saya nikahkan kamu dan Diana Mariska binti Abdullah dengan mas kawin sebentuk cincin dibayar tunai," ucap pria ber jas .
Rasid langsung menyambutnya.
"Saya terima nikah dan kawinnya Diana Mariska binti Abdullah dengan mas kawin...
"Jangan bergerak kalian semua kami kepung ..."
Semua mata langsung tertuju pada sosok pria yang menggunakan seragam berwarna coklat.
__ADS_1
Bersambung..