
Naysila dan Rayon berhasil membawa mobil Diana yang berisi uang 10 milyar, begitupun dengan para cecengu mereka .
"Hahaha rencana kita berhasil, sekarang kau telpon helikopter yang akan menjemput kita," ucap Naysila.
"Baik Sayang, dengan uang ini kita bisa melarikan diri untuk sementara waktu."
"Ngomong-ngomong kenapa kau begitu dendam dengan wanita itu dan putrinya?" tanya Pria tersebut.
"Hum, karena dia telah merebut kekasihku! Aku tak suka saja melihatnya bahagia,semetara aku harus hidup menderita. Karirku hancur, perusahaan dan nama baik keluarga ku hancur.Untuk hidup senang, aku terpaksa menjadi pengedar narkoba."
"Ku harap Angga akan menderita karena kehilangan istri dan anaknya sekaligus haha," ucap Naysila sambil menyulut api di rokoknya.
Naysila kini bukan Naysila yang dulu, karena kebangkrutan Daddynya, Naysila rela melakukan apa saja untuk bisa mencukupi gaya hidupnya.
Ia memang sudah lama merencanakan ingin menghancurkan kebahagiaan Angga.
Sebenarnya Nyasila sering menggoda dan merayu Angga untuk kembali ke pelukannya. Namun, Angga selalu menolak dengan alasan tak ingin merusak kebahagiaan yang sudah didapatkan bersama Diana.
Karena sering ditolak, Naysila menjadi dendam terhadap Angga. Hingga memunculkan rencana jahat.
Tentunya tak muda untuk melakukan itu semua.Karena itulah mereka merencanakan penculikan Kayla.
Ketika keluar dari persimpangan jalan Cempaka menuju arah luar kota, mobil mereka dicegat oleh pasukan polisi yang memang sudah mengintai.
Namun mereka bisa menghindar.
Sirine mobil polisi mengaung di sepanjang jalan mencoba untuk membuntuti mereka.
Melihat polisi yang mengajar ,Naysila dan kekasihnya itu panik.
"Mereka mengejar kita, Sayang!"
"Ayo Sayang, bawa lari mobilnya lebih cepat!"
Sang suami yang notabene adalah pengangguran membawa mobil itu melaju hingga kecepatan mereka di atas rata-rata.
Karena terlalu laju, mobil yang mereka bawa tidak bisa dikendalikan bahkan saat melewati tikungan
"Awas Sayang ada tikungan di depanmu!" teriak Naysila dengan panik
Tapi sudah terlanjur, mereka tak bisa mengerem mobil tersebut. Mobil itu langsung masuk ke dalam jurang setelah menabrak pagar pembatas.
Selang beberapa menit terdengar ledakan di dalam jurang
Polisi yang mengejar mereka pun berhenti memastikan apa yang terjadi.
__ADS_1
***
Angga langsung membawa Diana dan Kalya ke rumah sakit.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata kandungan Diana baik-baik saja,Diana Meski mengalami dehidrasi karena banyaknya cairan tubuh yang keluar melalui keringat.
Diana berbaring sambil tersenyum memeluk anak dan suaminya.
"Syukurlah tak terjadi sesuatu pada kalian berdua," ucap Angga.
Keluarga Angga dan Diana berkumpul. saat itu mereka merasa lega karena tak terjadi sesuatu pada Diana dan bayinya, Kayla juga selamat hanya menderita luka lecet pada siku dan juga lututnya.
Diana terlihat syok begitupun Kayla setelah keadaan tenang barulah Angga berinisiatif menanyakan siapa penculik Kayla.
"Sayang Siapa yang telah melakukan ini ?"tanya Angga.
"Naysila Mas, aku tak tahu apa motif mereka melakukan ini."
"Naysila?"
Angga ingat jika ia berkali-kali telah menolak Naysila. Bahkan Naysila rela menjadi istri keduanya asal Angga mau menerima dirinya.
"Ternyata dia!" dengus Angga dengan kesal.
"Ayah, tadi bunda hebat sekali. Bunda berlari sangat kencang hingga kami bisa selamat dari runtuhan bangunan! Kayla begitu takut," ucap Kayla.
Ia meraih tangan Diana dan mencium punggung tangannya.
"Bunda memang hebat, Sayang. Bunda adalah istri dan ibu yang hebat. Ayah begitu bangga terhadap Bunda," ucap Angga sambil mengusap kepala Kayla.
Semua yang ada di ruangan itu tersenyum. Mereka ikut bangga terhadap Diana yang mampu menyelamatkan anak-anaknya, meski saat itu keadaan tak memungkinkan.
"Bukan Bunda yang hebat, Bunda hanya diberi kekuatan dan pertolongan dari Allah, tanpa semua itu bunda hanyalah wanita biasa," sahut Diana.
"Iya Sayang, kami semua tetap bangga atas keyakinan mu," ucap Angga.
Angga mencium pipi Diana.
'Terima kasih Ya Allah, karena telah memberikan ku perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah istri yang sholeha,' batin Angga.
"Terima kasih bidadari ku," bisik Angga di telinga Diana.
"Sama-sama Mas," balas Diana.
Keduanya pun saling melempar senyum.
__ADS_1
mereka bersama tetap berkumpul untuk mendukung Diana, Bu Wina dan Pak Wijaya mendengar penuturan Kayla tentang aksi heroik yang dilakukan Diana untuk menyelamatkannya.
"Kalau gede aku mau jadi seperti Bunda Oma bisa berlari kencang seperti Superman," tutur Kayla dengan polos.
"Hahaha bisa saja sayang, tapi Kayla memang harus jadi perempuan hebat, tapi tak mesti jadi seperti Superman," situs Bu Wina sambil mengusap kepala cucunya.
***
Suara dering telepon terdengar di atas nakas.
Angga langsung meraih telepon tersebut.
"Halo selamat siang pak Andi."
"Selamat siang pak Angga."
"Kami mau menginformasikan kepada anda jika semua yang terlibat dalam kasus penculikan putri anda sudah tertangkap, terkecuali Naysila dan Rayon kekasihnya."
"Loh kenapa belum tertangkap Pak, apa mereka berhasil melarikan diri?" tanya Angga.
"Saya rasa bukan melarikan dirinya, akan tetapi mobil yang mereka kendarai menabrak pembatas jurang dan terperosok ke dalam jurang, mobil tersebut meledak . setelah melakukan evakuasi pengangkatan mobil, kami menemukan dua orang mayat di dalam mobil yang terbakar itu dan diduga orang tersebut adalah Naysila dan rayon."
"Innalillahi wa innalillahi roji'un," ucap Angga.
"Oh iya pak, terima kasih atas informasinya."
"Sama-sama Pak Angga."
Angga menutup telepon tersebut dengan wajah yang tegang, meskipun Naysila jahat. Namun ia tak mengharapkan kematian Naysila yang tragis.
"Ada apa Yah?" tanya Diana.
"Naysila ditemukan meninggal di dalam mobil yang terbakar di jurang ketika melarikan diri."
"Innalillahiwainnailaihirojiun," ucap mereka semua.
Setelah peristiwa itu keluarga Angga pun bahagia selamanya. Mereka dikaruniai anak-anak yang sholeh dan sholehah
Segala yang baik, datang dari Allah, segala yang buruk datang dari manusia. Apa yang kita tebar itulah yang akan kita tuai.
Akhir kata terima kasih untuk para rider yang telah setia hingga akhir cerita mohon maaf atas kekurangan otor sebagai penulis.
Terima kasih atas dukungannya saran yang membangun otor.
Sampai berjumpa lagi di karya author selanjutnya.
__ADS_1
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
🌹🌹🌹Tamat🌹🌹🌹🌹