PERUBAHAN RAINA

PERUBAHAN RAINA
chapter 11


__ADS_3

baru saja ia berdiri tatapan nya langsung tertarik dengan dokumen yang tepat di depan nya sekarang,ia terkejut saat melihat dokumen dengan judul pengembangan perusahan Leng,ia dengan terkejutnya dan langsung meraih dokumen itu.


"ini adalah rahasia penting perusahaan Kenapa asal di letakkan begitu saja, benar-benar sangat ceroboh...,tapi ini seperti nya penting untuk rapat nya hari ini, apakah dia lupa membawanya?",gumam nya mengingat Alvan yang tadi pagi terus membaca dokumen itu dengan sangat serius.


ia memperhatikan dokumen itu tanpa berniat membuka nya kemudian ia berfikir untuk mengantarkan nya,"apa lebih baik aku mengantar kan nya saja,kurasa ini belum telat?"tanyanya pada diri sendiri.


"tapi aku bahkan tidak tahu dimana ruang rapat nya"gumam nya dengan mendegus kasar,kemudian kembali meletakkan dokumen itu.


"biarkan saja,asisten nya pasti datang saat menyadari dokumen ini tinggal, untuk apa aku repot-repot"ucapnya kemudian berjalan ke arah lemari yang membuat nya tertarik,ia membuka lemari itu dan melihat dokumen-dokumen yang di tata rapi di sana dan tak ada debu sama sekali.


"dia tampak nya pria yang rapi dan pembersih,dan pria seperti itu adalah tipe ku!", Gumamnya dengan tersenyum puas tapi beberapa detik kemudian ia tersadar dan menepuk wajah nya.


"apa yang ku pikirkan,bisa-bisa nya aku mengatakan pria itu adalah tipe ku!", gerutunya dalam hati, kemudian menyentuh sebuah dokumen yang tersusun di sana untuk di baca.


saat ia sedang menyentuh dokumen itu,mata nya tiba-tiba tertarik pada sebuah laci yang sangat kecil dalam lemari itu,"mungkin di sini ada sesuatu rahasia!?"gumam nya menarik pegangan laci itu.


...


"Apa yang dia lakukan!apakah dia tahu kita memperhatikan nya!?"kesal Bobby yang sedari tadi menunggu aksi Raina yang mencuri dokumen yang ada di depan matanya.


Berbeda dengan Alvan ia merasa sedikit lega dan senang karna Raina tidak ingin mencurinya,mata nya memperhatikan gerak-gerik Raina yang sama sekali tidak mencurigakan malah dengan begitu tenang memperhatikan ruangan itu.


"mungkin dia memang benar-benar sudah berubah!"ucapnya dengan wajah berseri karna bahagia.

__ADS_1


"mana mungkin bisa berubah dengan waktu sekejap,dia pasti hanya berpura-pura saja!dan mungkin saja dia mencari rahasia lain nya lagi"bantah Bobby tidak yakin kalau Raina si gadis munafik dan menurut nya sok polos itu begitu saja berubah dalam waktu singkat,matanya terus memperhatikan gerak-gerik gadis itu begitu pun dengan Alvan.


Alvan tiba-tiba memikirkan apa yang di ucap kan Bobby,"rahasia lain?"ulang nya dengan mengerutkan kening dalam-dalam mengingat apakah ia masih mempunyai rahasia lain di dalam ruangan nya itu,hingga ia terkejut saat memperhatikan kembali Raina yang masih di berada di depan lemari itu.


"oh tidak!!"ucap nya dengan sangat terkejut mengingat sesuatu di dalam lemari itu,dengan cepat ia berlari keluar dari sana.


"Van ada apa!!...tunggu aku!"Bobby yang di buat terkejut langsung berlari mengikuti Alvan.


....


"foto siapa ini!"gumam Raina mengambil foto seorang wanita dari dalam laci kecil itu.


"dia benar-benar sangat cantik!"ucap nya mengusap-usap foto yang sedikit berdebu itu,kemudian melihat ada satu foto lagi dalam laci itu,ia kemudian mengambilnya dan cukup terkejut melihat kalau itu adalah foto Alvan dan foto wanita yang ia ambil pertama tadi,kedua nya tersenyum lebar dan sangat dekat dengan seragam sekolah yang mereka kenakan.


Raina memperhatikan foto itu tiba-tiba entah kenapa hatinya tiba-tiba sakit,ia sendiri bahkan sangat bingung padahal ia biasa-biasa saja tapi hatinya serasa begitu sakit,bahkan tiba-tiba bulir bening mengalir dari pelupuk mata nya.


"ada apa?kenapa kau tiba-tiba berada di sini?"tanya nya dengan tatapan heran pada Alvan.


"apakah itu foto penting?",tanyanya lagi.


"tidak,ini hanyalah foto yang tidak penting kau tidak perlu melihatnya!"ucap Alvan melihat kedua foto itu sekilas kemudian memasukkan nya kedalam saku nya,hingga pada saat ia mengangkat pandangan nya ia terkejut melihat Raina yang menangis membuat nya terkejut.


"kau...kau menangis?kenapa?"tanya nya tak percaya dengan tangan nya yang terangkat menghapus air mata istri kecil nya itu.

__ADS_1


Raina tersadar dan menyeka air mata nya lagi,"entahlah,aku juga tidak tahu kenapa tiba-tiba menangis, mungkin mata ku bermasalah"jawab nya dengan polos dan ia memang tidak berbohong kalau ia sendiri tidak tahu kenapa ia menangis.


Alvan berfikir kalau Raina kecewa dan menangis melihat foto nya bersama wanita lain,"aku bersumpah wanita itu bukan siapa-siapa lagi,dia hanya masa lalu saja"ucap nya mencoba menjelaskan agar Raina tidak salah paham padanya.


"hanya masa lalu?tapi kenapa masih di simpan?"tanya Raina dengan penasaran,yang ia tahu pemeran utama pria sangat mencintai istri nya tetapi setelah banyak pengkhianatan yang di lakukan istrinya ia akhirnya menyerah,kemudian kehadiran seorang wanita yang sangat cantik dan hebat tak lain adalah pemeran utama dalam novel itu membuat hatinya kembali terbuka kemudian mencintai pemeran utama wanita selain itu kemudian tak ada wanita lain lagi di hatinya.


"apakah mungkin wanita di dalam foto itu adalah pemeran utama wanita dalam novel ini Vania Van?"tanyanya pada diri sendiri.


"aku benar-benar tidak mengingat lagi kalau foto ini masih ada di sini"ucap Alvan berkata dengan jujur.


"ooh"ucap Raina mengangguk dengan polosnya dan terlihat sama sekali tidak peduli.


"oh iya,apakah kau datang menjemput dokumen itu!?"tanyanya menunjukkan dokumen di atas meja.


''kau...akh lupakan lah rapat sudah batal,kita pulang saja"ucap Alvan meraih tangan raina dan menariknya untuk pergi.


''hei jangan asal tarik,kepala ku masih pusing!"kesal Raina menepis tangan Alvan.


Alvan tertawa kecil"akh maafkan aku,ayo kita pergi'',ucap nya kembali meraih tangan Raina dengan lembut dan tersenyum lembut ia sangat senang Raina tidak mencuri rahasia perusahaan nya lagi.


"apakah kita akan langsung kembali?",tanyanya dengan terus mengikuti Langkah Alvan.


***

__ADS_1


bersambung...


terima kasih sudah mampir jika kalian suka tinggal kan like komen terimakasih....


__ADS_2