
satu menit video itu di posting, seluruh media langsung geger,video itu langsung ditonton lebih dari 500 ribu kali di tonton.
semua itu karna Raina sudah melakukan kerja sama dengan beberapa media agar video nya mudah tersebar.
bahkan Laura yang tadinya sudah tenang kembali panik bahkan semakin panik melihat video berdurasi lima menit itu,dimana hanya wajah mereka yang di blur dan beberapa bagian sensitif.
di sisi lain Raina duduk di meja belajar nya melihat penonton dan komentar yang terus bertambah, komentar mereka bertanya-tanya siapa dalam video itu bahkan beberapa komentar berasumsi bahwa itu adalah putri walikota yang di rumorkan mempunyai kasus yang sama di kampus namun sudah di tekan bahkan hanya dalam satu menit.
Ia membalas beberapa komentar seolah-olah semakin meyakinkan kalau itu adalah putri walikota bahkan ia memberikan inisialnya "L" membuat semua orang semakin yakin.
ia juga menambah kan keterangan inisal nama #"awal "L" akhir "A"#
sesuai dugaan seseorang langsung menelfon nya,dan mengiriminya pesan ancaman namun juga mengirim tawaran uang untuk menghapus video itu.
"halo"Sapanya dengan suara berat.
"saya menyarankan anda untuk menghapus video itu kalau tidak akibat nya akan fatal pada anda"ancam orang di balik telfon.
"Jika anda berani mengancam saya,jangan salahkan saya jika akan memposting video tanpa blur sama sekali memperlihatkan wajahnya dengan jelas"ancam nya balik.
"kurang ajar,apa kau tahu kau sedang bermain-main dengan siapa?"seseorang di balik Telepon itu semakin geram di buatnya.
"dan apa kau tahu sedang siapa kau berbicara"ucap Raina dengan tertawa sinis tanpa rasa takut sama sekali.
"aku tahu kau hanya ingin bermain jangan coba bermain dengan ku!aku adalah seorang hacker aku bisa melacak tempat tinggal mu sekarang dan akan menghabisi mu Sekarang juga tanpa jejak"ucapnya membalas tertawa merendahkan Gea.
"baiklah coba lacak dimana tempat tinggal ku,jika kau berhasil maka aku akan menghapusnya sekarang juga"ucap Gea tanpa rasa takut sama sekali.
selama 2 jam ia duduk di depan laptop nya berperang dengan hacker yang baru saja menelfon nya karna mencoba melacak lokasi dan mencoba masuk ke perangkat nya ingin mencuri data nya.
pukul 11 malam ia baru bisa mengatasinya dengan mengirimkan beberapa virus ke perangkat yang mencoba melacaknya hingga perangkat itu rusak,ia juga sudah mengunci lokasinya sehingga tidak ada yang bisa melacak keberadaan nya.
Ia terus duduk di sana melihat postingan nya yang terus menambah Viwers hingga ia ketiduran.
jam 1 malam Alvan baru kembali saat ia masuk ke kamar ia terkejut melihat Raina tertidur dengan begitu lelap di meja belajarnya,ia menggelengkan kepalanya dan langsung berjalan ke arahnya sebelum ia mengangkat tubuh mungil gadis itu ia memperhatikan wajah menggemaskan nya.
"kenapa ada gadis berusia 18 tahun selucu ini?"tanyanya dengan tertawa kemudian mengangkat tubuh Gea dengan perlahan agar tidak membangunkan nya setelah itu ia membaringkan nya di tempat tidur dan menyelimuti nya.
"gadis yang menggemaskan!"ucapnya mengecup kening Raina dalam kemudian ikut membaringkan tubuhnya di samping tubuh mungil itu dan memeluknya erat.
__ADS_1
***
keesokan paginya Raina membuka matanya dan begitu terkejut saat membuka matanya melihat wajah Tampan Alvan yang langsung di depan wajahnya bahkan jarak mereka sangat dekat.
tatapan nya tak teralih kan dengan wajah tampan pria yang menjadi suaminya bahkan wajah itu itu seperti magnet yang menarik nya untuk semakin dekat hingga tanpa sadar ia semakin dekat dengan wajah Alvan bahkan ia sangat terkejut saat bibir mereka sudah bersentuhan.
saat ia akan menjauh kan wajahnya tiba-tiba tangan Besar Alvan menekan kepalanya hingga bibirnya semakin menempel dengan bibir Alvan.
pria itu dengan perlahan membuka matanya dan tersenyum sembari ingin memperdalam ciuman nya tapi Raina mengatupkan bibirnya kuat.
tapi itu bukan halangan baginya ia mengigit bibir Raina hingga wanita itu merintih kesakitan dan tanpa sengaja membuka mulutnya memberikan Alvan memperdalam ciuman mereka.
Ia berusaha mendorong pria itu tapi kekuatan nya begitu tak sebanding, tubuhnya bahkan semakin lemah saat Alvan menggerakkan tangan nya masuk kedalam pakaian nya mengusap-usap Perutnya dengan begitu lembut dan perlahan.
"mulus sekali"gumam Alvan menggerakkan tangannya terus di perut rata itu.
Raina begitu lemah dan tak berdaya untuk melawan lagi,Alvan terus memainkan bibirnya dan juga perutnya,ia merasakan Alvan tangan Alvan bergerak membuka pengait bra nya.
wajah keduanya bersemu merah,Alvan tak bisa mengendalikan dirinya ia meraba punggung mulus Gea dengan darahnya yang berdesir, tangannya bergerak ingin meraba dada Gea yang tidak begitu besar.
setengah sadar Gea menghentikan tangan itu dan melepaskan diri,"ja..ja..jangan aku belum siap"ucapnya dengan nafas berat.
Alvan tersadar ia juga menghentikan tangannya,keduanya saling bertatapan dengan rasa canggung.
"aku...aku... bukankah aku masih terlalu muda?bagaimana jika nanti aku hamil?"tanyanya dengan begitu polos.
Alvan yang mendengar nya langsung menahan tawanya,terlalu lucu mendengar ucapan Gea itu di tambah cara berbicara dan ekspresi wajah nya.
***
di sisi lain
Laura sangat tertekan dengan kedua orang tua dan kakak nya yang terus-menerus memarahinya karena melakukan hal memalukan itu.
kakak perempuan nya dengan sangat marah dan kesal menyeret nya,"aku akan memberinya pelajaran"ucap nya.
"terserah apa yang mau kau lakukan padanya!!"ucap mama dan papanya.
"tunggu kalian jangan terus menyalakan ku!!aku itu di jebak!!aku tidak mungkin Melakukan hal itu dengan pria menjijikkan!!"teriaknya saat akan di seret kakak nya.
__ADS_1
"apa maksud mu?!"tanya papa nya menatap nya dengan tajam.
"meskipun aku tidak yakin tapi aku tahu ada seorang wanita yang berpura-pura polos di kampus!!dia datang dan melihat ku dengan tersenyum mengejek!!"ucapnya dengan tersedu membayangkan bagaimana wajah Raina tersenyum padanya.
"bagaimana bisa kau langsung tahu kalau dia yang menjebak mu!itu tidak mungkin"ucap papanya lagi.
"mungkin saja!!karna dia adalah wanita yang selalu kami bully di kampus dan dia...dia melakukan itu karna ingin balas dendam haaaa hiks"teriaknya menangis.
kedua orang tua dan saudara perempuan nya itu terdiam.
"kau yakin dia?"tanya kakak nya kini berjongkok dan meremas dagu nya kuat.
"ak..aku tidak yakin tapi aku merasa kalau itu adalah dia"ucap Laura dengan sesegukan.
"Zena kau tahu apa yang harus kau lakukan,selidiki wanita itu dan jika benar dia jangan berikan ampun"ucap pria paruh baya itu dengan tatapan tajam.
"baik pa,sudah lama juga aku tidak membunuh orang"ucapnya wanita cantik bertubuh tinggi dan seksi itu dengan tersenyum sinis.
"berikan foto wanita yang kau curigai itu"ucap wanita bernama Zena itu.
Laura dengan tangan bergetar membuka ponselnya dan mencari foto Raina yang ia ambil saat membully nya, kemudian memberikan pada kakak nya itu.
"na..na..namanya adalah Raina"ucapnya setelah memperlihatkan pada Kakak nya itu.
***
Seperti biasa Raina kembali ke kampus seperti tak terjadi apa-apa.
ia berjalan masuk gerbang kampus tanpa memperhatikan kemana-mana.
sedangkan seorang wanita cantik dan seksi berdiri tidak jauh darinya dengan bersandar di tembok sambil mengunyah permen karet,ia memperhatikan Raina sedari ia keluar dari mobil.
"apakah ini wanita yang di maksud Laura?",pikir nya kemudian melihat ponselnya dimana foto wanita yang di kirim kan oleh Laura.
Ia kemudian memotret Raina kemudian mengirim kan nya pada Laura,bertanya apakah itu wanita yang di maksud adiknya itu.
namun Raina yang sangat peka langsung menoleh siapa yang mengambil gambar nya, tapi karna jaraknya yang sudah cukup jauh sehingga ia tidak bisa melihat dengan jelas wajah wanita yang mengambil gambar nya diam-diam itu.
Zena tersenyum sinis saat sudah mendapatkan balasan dari Laura yang mengatakan kalau benar itu adalah wanita yang di maksud nya.
__ADS_1
"cih ternyata hanya wanita lugu dan polos dengan wajah face! lihat bagaimana aku akan memperlakukan mu jika benar kau yang menjebak adik ku"ucapnya dengan berdecih.
bersambung....