PERUBAHAN RAINA

PERUBAHAN RAINA
chapter 12


__ADS_3

malam hari


Alvan sama sekali tidak bisa tidur,ia benar-benar sangat bingung sekaligus bahagia akan sedikit perubahan Raina dua hari ini.ia tak bisa berhenti memikirkan nya,ingin sekali ia pergi ke kamar Raina dan menanyakan nya langsung atas perubahan sikapnya,dan ingin memeluknya dan mengucapkan terima kasih.


"Raina apakah kau benar-benar sudah berubah?", tanyanya pada diri sendiri dengan tidur terlentang melihat ke langit-langit kamarnya.


"aku sendiri tidak tahu sejak kapan aku mulai menyukai mu,meskipun kau selalu bersikap dingin dan bahkan tidak mau berbicara dengan ku tapi kau bisa membuat ku jatuh hati padamu, tapi karena itu jugal aku selalu rela di khianati oleh mu aku sendiri tidak yakin kalau ternyata aku begitu mencintaimu hingga rela di khianati beberapa kali,", ucapnya dengan tersenyum tipis.


"tapi sekarang aku tidak peduli lagi kau mengkhianati ku,aku akan selalu berada di sisi mu dan tidak akan membiarkan mu pergi dari sisiku selamanya!Raina andai saja kau tahu kalau aku sangat mencintai mu,apakah kau akan membalasnya"


...


sedangkan di kamar Raina,ia tiba-tiba berada di kegelapan,dan melihat seorang gadis yang berdiri membelakanginya tampak sedang menangis.


''siapa kau?kenapa kau menangis?"tanya nya merasa sedikit seram,karna gadis itu mengenakan gaun putih sampai menutupi kakinya dan menguraikan rambut nya yang sangat panjang dan berantakan.


terlebih lagi tempat itu sangat sunyi dan remang-remang kegelapan dan hanya ada mereka berdua di sana membuat nya merinding.


"apa kau bisa mendengar ku?",tanya nya lagi dengan memberanikan diri berjalan mendekati wanita itu.


Raina semakin di buat takut karna gadis itu sama sekali tidak menjawab nya,bahkan terus menangis dan terdengar sangat pilu.

__ADS_1


"apakah kau penghuni tempat gelap ini?"tanya nya lagi dengan memberanikan diri,hingga tiba-tiba berhenti menangis dan berbalik membuat nya sangat terkejut sampai terjatuh.


wajah gadis itu sangat pucat seperti putih kertas,lingkaran mata nya sangat hitam tapi satu hal yang jelas Raina dan yang membuat Raina lebih terkejut adalah wajah gadis menyeram kan itu sangat mirip dengan wajah nya sekarang.


"si...siapa kau!?"tanya nya dengan sangat ketakutan dan menarik bokong nya bergerak mundur karna gadis menyeramkan itu berjalan semakin mendekat.


"apa kau tidak mengenal wajah ku?"tanya gadis itu menghentikan langkah nya.


Raina semakin tertegun bukan hanya wajah nya saja yang sama,suara mereka seperti nya juga sama,"ap..apakah kau Ra..raina asli pemilik tubuh ini?"tanyanya semakin ketakutan saat punggung nya menabrak dinding, sehingga ia tak bisa lagi bergerak mundur lagi.


"benar"jawab gadis itu sekarang sudah tepat berdiri di depan nya,dan tiba-tiba ia berjongkok.


"jangan takut begitu,aku tidak akan menyakiti mu dan yang paling pasti aku bukanlah hantu,aku hanya ingin berbicara baik-baik dengan mu!"ucap Gadis berwajah Raina itu,mengusap wajah nya dan tiba-tiba menjadi cantik dengan kulit yang mulus bahkan sekarang mereka seperti gadis kembar yang tidak mempunyai bedanya sama sekali,dia terlihat sangat cantik dan cerah.


melihat itu Raina menjadi tenang,dan ketakutan nya perlahan menghilang,"ap..apa yang ingin kau bicarakan?"tanyanya mulai penasaran.


"Tubuh yang sekarang kau miliki ini adalah tubuh ku,tetapi roh ku sudah menghilang karena aku sudah meninggal, tapi yang meninggalkan adalah roh ku namun tidak dengan tubuh ku,sehingga tubuh ku bisa terganti dengan rohmu jadi itu bukan lagi tubuh ku itu adalah tubuh mu sekarang dan kau sendiri sudah tahu bagaimana nasib mu kedepan nya!"ujar nya dengan serius.


"aku benar-benar tidak mau tubuh ini!!aku ingin mengembalikan nya padamu dan aku ingin kembali ke diriku sendiri! kumohon kembali kan aku ke tubuh asliku!",ucap nya dengan bersemangat ia merasa ada kesempatan untuk kembali lagi pada dirinya menjadi Qalista yang berkuasa dan bermartabat.


tapi gadis itu menggeleng kan kepalanya,"tidak bisa,aku sudah mengatakannya pada mu kalau roh ku sudah meninggal dan tidak bisa kembali lagi ke tubuh itu!!!,dan kau bertanggung jawab atas tubuh mu sekarang!!"ucap gadis itu tiba-tiba berubah marah dan wajahnya tiba-tiba kembali menyeramkan.

__ADS_1


Raina langsung terkejut dengan perubahan wajahnya ketika marah lebih menyeramkan dari sebelumnya. "bukan kah ini semua hanya novel fiksi kenapa bisa menjadi seperti ini?kenapa kau benar-benar ada bahkan aku masuk ke tubuh ini?aku tidak mengerti sama sekali!!"tanya Raina ingin menuntaskan apa yang menjadi pertanyaan nya,meski ia takut bahkan saat melihat gadis itu kembali berubah cantik.


"kau salah besar jika menganggap novel ini adalah fiksi,novel ini bukan novel fiksimelainkan kisah nyata,kisah nyata kehidupan Raina yang sangat menyedihkan tetapi dibenci oleh para pembaca,termasuk kau sendiri!!!"tekan nya dengan tatapan tajam dan menakutkan.


"kisah nyata?"tanya Raina terkejut mendengar nya,ia tak percaya kalau itu adalah novel dengan kejadian nyata.


"Jika ini memang novel dari kisah nyata,lalu siapa yang menulis nya?",tanyanya lagi.


''novel ini di tulis sendiri olehku,sebelum mati aku ingin membagikan kisah hidupku yang sangat menyedihkan,aku menulis dengan tangan ku sendiri kemudian aku mengirim kan nya pada seorang penulis terkenal untuk membagikan nya agar ada banyak orang yang membaca karya ku'', ucapnya dengan tatapan sendu.


Raina tak berhenti ia masih tidak percaya,''jika memang kau sendiri yang menuliskan nya,lalu kenapa kau bukanlah pemeran utama dalam novel ini setidaknya kau memposisikan diri mu sebagai pemeran utama,bukan sebagai peran pendukung'',tanya nya.


''aku menulis kisah nyata bukan mengarang cerita,aku menulisnya sesuai yang terjadi padaku,sesuai pemikiran,penglihatan,perasaan ku,tanpa ada pikiran dari orang lain,lebih singkatnya aku membuat cerita ini melalui sudut pandang ku sendiri dan tidak ada sudut pandang orang lain''jelas wanita itu lagi dengan melamun memikirkan kisah hidupnya selama masih hidup di dunia.


''aku merasa wanita itu memang cocok untuk pemeran utama,dan aku sendiri karna sifat ku yang selalu mengkhianati,munafik,dan membenci Alvandra Leng itu sehingga tidak akan cocok untuk peran utama wanita,aku lebih cocok menjadi pemeran pendukung'',jelasnya lagi dengan menangis.


***


bersambung....


jangan lupa tinggal kan like dan komentar jika kalian suka terima kasih banyak....

__ADS_1


__ADS_2