PERUBAHAN RAINA

PERUBAHAN RAINA
masa lalu


__ADS_3

"heh aku tidak percaya gadis bertubuh mungil itu bisa melakukan hal nya"ucapnya tak percaya.


"tapi aku tidak boleh menyepelekan nya,dia pasti bukan seperti yang di lihat"ucapnya lagi kemudian memakai kaca mata hitamnya kemudian berjalan cepat menghampiri Raina.


"hai kamu Raina kan?",sapa nya setelah berjalan di samping Raina.


Raina tersenyum manis,"benar,kakak siapa ya?aku tidak pernah melihat kakak", tanyanya dengan Mulut manis dan wajah polosnya.


"perkenalkan nama kakak Zena,kakak sudah berada di akhir semester karna itu jarang masuk ke kampus sehingga kamu sangat jarang melihat ku"ucapnya dengan tenang.


"ooh begitu"jawab Raina dengan menganggukkan kepala nya dengan terus berjalan.


Zena memperhatikan gerak-gerik dan wajah Polos Raina membuat nya tidak yakin kalau itu adalah gadis yang di maksud adik nya itu."wajah nya begitu polos dan gerak-gerik nya juga seperti orang yang tidak takut padahal jika dia adalah orang yang melakukan nya pasti dia akan takut jika ketahuan,tapi wanita yang di maksud adik nya itu sangat tenang dan ramah.


ia mengambil ponselnya untuk mengirim pesan pada Laura lagi,ia bertanya sekali lagi apakah itu yang di maksud tapi Laura masih menjawab iya.


"mm boleh aku mengambil foto mu!kau tampak sangat cantik dan imut aku ingin menunjukkan foto mu pada adik ku"ucap Zena.


Raina tersenyum dan mengangguk-angguk kemudian berpose dengan menggemaskan bahkan mengeluarkan lidahnya.

__ADS_1


"kau ini sangat menggemaskan ya"ucap Zena tertawa sembari mengirimkan foto itu pada Laura.


"hahaha terimakasih kak!kakak juga sangat cantik dan seksi"ucapnya dengan tersipu.


"oh iya ini adalah kelas ku,aku masuk dulu ya kak bye"ucapnya kemudian langsung masuk kedalam meninggalkan Zena yang menatapnya dengan tajam.


hingga beberapa saat kemudian ponsel Zena bergetar lagi,Laura membalas pesan nya yang mengirim kan foto Rania untuk lebih memastikan.


#benar kak dia adalah orang nya!dia itu hanya berpura-pura polos saja#balas Laura.


Zena memasukkan ponselnya kedalam sakunya dan tersenyum tipis,"berarti dia bukan gadis biasa yang mudah di tangani!"ucapnya kemudian berlalu pergi dari sana.


setelah selesai dengan mata kuliah nya,Seperti biasa Raina menunggu di depan kampus tapi dia sangat jarang menunggu karna Alvan sudah selalu stay di sana.


Alvan yang melihat istri kecilnya langsung turun dari mobil dan menghampiri nya,Raina memang selalu terhanyut dalam kelembutan dan kasih sayang yang di berikan Alvan padanya bahkan terkadang ia fikir ia telah jatuh hati pada pria itu.


Alvan merangkul nya untuk masuk kedalam mobil bahkan membukakan pintu untuk nya seperti seorang putri dan hal itu selalu membuat Raina tersipu.


tidak jauh dari mereka Zena yang melihat itu seakan tak percaya,ia menutup mulutnya karena begitu terkejut melihat pria yang bersama dengan Raina.

__ADS_1


"itu..itu bukan kah dia Alvan?ke.. kenapa dia bisa bersama Gadis itu?"pikir nya dengan tubuh yang merentang dan lemas setelah sekian lamanya ia akhirnya bertemu lagi dengan cinta pertama nya.


"tidak mungkin itu adalah istrinya,mu... mungkin dia adik nya lagi pula usia mereka sangat jauh",pikir nya untuk berfikir positif.


Alvan yang merasa di perhatikan setelah menutup pintu untuk Raina ia berbalik untuk melihat siapa yang memperhatikan mereka,dan ia cukup tak percaya setelah menyapu tatapan ke sekeliling melihat sosok wanita yang begitu mirip dengan wanita masa lalu nya.


"Zena? apakah aku tidak salah lihat itu adalah Zena bukan?"pikir nya begitu tak percaya nya.


"kenapa?apa yang kau lihat?"tanya Raina mengeluarkan Kepalanya untuk melihat apa yang di lihat Alvan sebegitu terkejut nya.


Alvan tersadar dan langsung masuk kedalam mobilnya,"tidak apa-apa!kita pergi sekarang"ucapnya kemudian pergi meninggalkan kampus itu tanpa melihat Zena lagi.


sedangkan Zena masih mematung ia tak percaya akan melihat Alvan lagi,pria yang dulu ia cintai dan pria yang menjadi cinta pertama nya.


"dia melihat ku!tapi kenapa tidak menghampiri ku? apakah dia tidak merindu kan ku?atau apakah dia tidak mencintai ku lagi?"pikir nya.


"tidak mungkin dia tidak mencintai ku lagi!aku yakin dia pasti masih teringat dengan kesalahan pahaman masa lalu!aku harus menjelaskan nya dan memperbaiki hubungan kami lagi seperti semula"ucapnya dengan serius.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2