
"mana mungkin",ucapnya dengan tersenyum, Kemudian pandangan nya turun pada dokumen yang di peluk Raina.
"apa yang kau bawa?",tanya nya dengan senagaja padahal ia yakin kalau itu adalah dokumen yang di inginkan nya.
Raina pura-pura terkejut karna baru menyadari nya,"oh saya hampir lupa pak,ini adalah dokumen yang bapak ingin kan",ucapnya menyerah kan dokumen itu membuat wajah Alex langsung berubah senang.
ia menerima nya dengan tangan bergetar,"akhirnya setelah ini perusahaan ku akan kembali bangkit dan aku tidak perlu menjadi dosen lagi!",gumam nya dengan sangat senang, Kemudian membuka dokumen itu dan Betapa bahagia nya ia melihat itu benar-benar asli.
"aku ingat,pada saat memberikan dokumen ini Raina bertanya padanya kapan akan menikahi nya dan pria itu hanya diam membawa nya pergi ke klub malam dan melecehkan nya kemudian memberikan nya pada banyak pria dan menjadikan nya wanita malam!"ucap Raina dalam hati saat mengingat isi cerita novel itu.
"kapan pak dosen akan menikah saya dan membawa saya pergi jauh dari Alvan suami saya?",tanya nya dengan wajah penuh harap.
Alex menutup dokumen itu dan melihat Raina dari atas sampai bawah kemudian tersenyum tak bisa di jelaskan,"meskipun tubuh nya sangat mungil tapi sedikit berisi, dokumen penting ini sudah di tangan ku jadi tidak perlu pura-pura baik lagi",gumam nya kemudian mengubah senyum licik nya menjadi senyuman manis, kemudian mengusap rambut Raina yang begitu halus.
"kau tidak perlu khawatir aku akan segera membawa mu pergi,malam ini aku ingin membawa mu ke suatu tempat yang indah dan tidak akan pernah kau lupakan",ucapnya.
"terimakasih pak,aku akan menunggu mu", ucapnya dengan wajah tersipu kemudian langsung masuk ke kelas.
"memang tetap saja gadis bodoh", decihnya melihat Raina sebentar kemudian berbalik pergi.
langkah gadis itu kemudian berbalik melihat Alex yang pergi menjauh tampak begitu bahagia,"semua nya akan selesai dalam waktu dekat",ucapnya tersenyum penuh arti kemudian kembali berbalik masuk ke kelas.
di tempat lain Alvan tidak percaya kalau pekerjaan nya selesai begitu cepat,jadi ia ingin segera pulang malam ini juga karna entah kenapa ia mempunyai firasat buruk,di tambah sore tadi ia di telfon oleh ibunya kalau Raina tidak kembali padahal seharusnya ia sudah kembali sejak pukul 12 siang tadi karena kelas nya harus nya sudah selesai.
***
__ADS_1
malam hari
Alex membawa Raina ke klub malam terbesar di kota itu,dimana klub itu biasanya memperjualbelikan wanita, sebenarnya tadi siang Raina di bawa oleh Alex ke butik untuk membeli pakaian dan di dandani sangat dewasa sehingga ia tidak kembali ke kediaman keluarga leng.
Raina berdiri di samping Alex yang bertubuh tinggi dan gagah dengan pakaian yang tidak seperti biasanya,sedangkan ia memakai gaun mini yang memperlihatkan hampir seluruh paha nya dan atasan gaun itu juga sangat terbuka sehingga memperlihatkan belahan dada nya sehingga membuat nya terlihat sangat seksi dan menarik dengan wajah cantik yang terlihat dewasa.
sekarang ia duduk di samping Alex yang minum alkohol bersama pria yang lain di ruangan itu.
Ada banyak pria di sana dengan pasangan wanita nya bahkan satu pria ada tiga sampai empat wanita yang melayani, tapi itu bukan lah pemandangan yang asing bagi seorang Qalista dulu nya ia adalah anggota mafia yang sering di tugaskan ke klub malam untuk mengawasi hingga membunuh musuh bisnis atau pun musuh organisasi.
"wanita di samping mu tampak sangat cantik tubuh nya sungguh bagus",ucap salah seorang pria yang duduk di samping Alex melihat tubuh Raina dengan penuh nafsu.
"tahan bro dia adalah mahasiswi ku dia masih tersegel biarkan aku mencoba nya dulu kemudian aku akan memberikan nya padamu satu malam 100 dollar",ucap Alex membuat mereka yang berada di sana bersemangat.
Raina sudah tahu rencana itu sejak awal tapi ia memasang wajah terkejut dan ketakutan,"apa maksud mu dosen Alex?",tanya nya dengan mata merah.
hingga Alex tiba-tiba memeluk nya dan ingin membuka kancing bajunya yang berada di belakang,"Yoo teman-teman aku akan bermain di depan mata kalian",ucap Alex mengangkat botol nya membuat mereka yang berada di sana berteriak dengan senang.
Raina cukup Terkejut bagaimana bisa pria itu sangat tak tahu malu,di dalam cerita Novel itu tak ada penjelasan bagaimana Raina di perlakukan oleh Alex dan orang-orang itu,ia sungguh tidak tahan lagi dan langsung menghentikan tangan Alex yang ingin membuka kancing baju nya.
1 jam yang lalu
Alvan yang baru saja turun dari pesawat langsung mendapat telfon dari Adiknya Renata,ia mengangkat nya dan meletakkan nya di samping telinga nya.
"Kak kau harus segera pergi ke klub Xxxx wanita ja**Ng itu ada di sana bersama selingkuh nya", sembur Renata langsung saat baru saja Alvan mengangkat nya.
__ADS_1
Namun Alvan tidak percaya begitu saja,ia yakin kalau Raina sudah benar-benar berubah dan tidak ada hubungannya lagi dengan dosen bernama Alex itu.
"kak kau harus percaya padaku aku tidak bohong,jadi sebenarnya di dalam mobil ku ada GPS nya jadi aku tahu dia membawa mobil ku ke sana dengan selingkuhannya,aku bersumpah kak aku tidak bohong!!"ucap Renata dengan meyakinkan hingga membuat Alvan mulai percaya.
"kau harus mengeceknya sendiri kak",ucap Renata membuat Alvan langsung mematikan telfon nya.
Ia berlari sambil menelfon sekretaris nya untuk segera menyiapkan mobil,hingga tak berapa lama sekertaris nya datang dengan membawa mobil,tanpa basa-basi Alvan langsung masuk ke mobil dan menyuruh sekretaris nya itu menuju klub Xxxx.
perasaan nya tak karuan ia sangat takut jika benar Raina berada di sana dengan selingkuhannya dosen Alex,ia benar-benar khawatir jika Raina kenapa-napa.
sang sekretaris tidak berani bertanya apapun tapi ia yakin mereka ke klub pasti ada hubungannya nya dengan Raina.
***
hingga setelah beberapa menit perjalanan karna jarak antara bandara dan klub dimana Raina sekarang berada.
Alvan melihat arlojinya waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam,ia langsung berlari masuk ke klub itu dengan hati yang berdebar.
"Alvan tunggu",panggil Renata dan sang ibu yang ternyata menunggu nya di sana.
"Mama Renata kalian kenapa ada di sini?",tanya Alvan.
"Jika mama dan Renata tidak ada di sini,apa kamu tahu kalau Istri mu itu ada di ruangan mana?",tanya wanita paruh baya itu dengan nada sinis.
"Ma aku tidak punya banyak waktu,sekarang Raina ada di ruangan mana?", Alvan bertanya dengan buru-buru.
__ADS_1
"Dia ada di ruangan VIP nomor 7",ucap Renata dan baru saja ia mengatakan nya Alvan langsung berlari menuju ruangan itu membuat sekretaris nya itu langsung mengikuti nya begitu pun dengan Renata dan sang ibu yang sangat menantikan dimana Raina kedapatan melakukan nya dengan pria lain.
bersambung.....