PERUBAHAN RAINA

PERUBAHAN RAINA
chapter 8


__ADS_3

hingga ia di lepaskan dan ditarik untuk duduk,ia memperhatikan tempat sekitar yang tampak nya itu adalah sebuah taman,hingga saat ia melirik ke arah pria yang baru saja menarik nya itu terlihat pria itu mengangkat tangan nya.


"apakah wajah mu sakit?"tanya pria bernama fandi itu menyentuh wajah Raina yang memerah karna di tampar,tapi dengan cepat Raina menepis tangan nya.


"jangan sembarangan menyentuh wajah ku!"ucap nya berbicara dengan dingin dan datar,membuat Fandi sangat terkejut hampir tak percaya kalau itu adalah Raina yang ia kenal pendiam dan akan selalu merona saat wajahnya di sentuh,sekarang menepis tangan nya dan berbicara dengan begitu dingin seperti orang lain.


"Rai..raina kamu kenapa?apakah aku telah melakukan kesalahan padamu?"tanyanya dengan khawatir dan menyentuh tangan raina lembut,tapi dengan cepat Raina kembali menepisnya.


"jika kau berani menyentuh ku lagi,aku akan memastikan tangan mu itu patah!"ancam nya dengan melihat pria itu tak suka,dengan cepat berdiri dan berbalik untuk pergi.


"apa yang sudah terjadi,kenapa dia tiba-tiba berubah seperti itu?"gumam pria itu dengan tidak percaya hingga ia kembali menahan tangan Raina yang akan pergi.


krak!!...


suara tulang patah terdengar begitu jelas,bersamaan terdengar raungan kesakitan dari mulut pria bernama Fandi itu.


"sudah ku katakan jangan menyentuh ku sembarangan!"ulang Raina dengan tersenyum miring dan berjalan meninggal kan pria yang kesakitan itu merasakan beberapa tulang jarinya patah.


entah kenapa melihat wajah pria itu membuat Raina tidak senang dan sangat kesal,tapi tiba-tiba juga membuat hatinya sakit saat melihat pria itu meringis kesakitan.


''kenapa kau berubah Raina?"tanya Pria itu dengan nada terdengar sedih tapi Raina sama sekali tidak menghiraukan nya dan terus berjalan meninggalkan nya.


''kenapa hatiku tiba-tiba sakit begini,apa mungkin pria ini adalah selingkuhan gadis ini sebelumnya!?"gumam nya sangat terkejut dengan pikiran itu dan langsung berhenti.


melihat Raina berhenti membuat Fandi berdiri dengan menahan sakit pada tangan nya, kemudian berdiri tepat didepan Raina.

__ADS_1


"apakah kau sudah melupakan janji kita?"tanya nya dengan nada lemah.


''sepertinya pria ini cukup dekat dengan gadis ini,mungkin aku bisa mencaritahu informasi tentang diriku pada nya",gumamnya lagi,kemudian menghela nafas dan menatap pria di depan nya itu.


"janji apa?aku sedikit lupa!"ucapnya merubah nada sinis nya sedikit lembut.


"aku akan membawamu pergi dari suami mu setelah aku lebih berkuasa darinya,dan sekarang kita berdua sedang berjuang!"ucap fandi mengatakan nya dengan penuh kelembutan dan keseriusan.


namun Raina yang mendengar perkataan pria itu menjadi sangat tertegun.


"meninggal kan suami ku?"tanya nya dengan memastikan.


"ya,bukan kah itu yang kau ingin kan lepas dari suamimu yang tidak kau sukai itu,dan hidup dengan ku!"jelas Fandi lagi dengan singkat.


Raina tiba-tiba terkejut dengan pikirannya,"kenapa mendengar ucapan pria ini,aku menjadi teringat dengan novel Viana lovestory' yang pernah ku baca"gumam nya.


"mertua galak,adik ipar jahat,suami,wanita bernama laura,dan juga pria bernama fandi ini,watak-watak mereka sama persis dengan novel itu,tidak salah lagi ini memang novel Viana lovestory'"gumam nya dengan mata yang membola karna sangat terkejut.


"Raina!apa kau baik-baik saja?"tanya Fandi dengan melambaikan tangan di depan wajah gadis itu karena matanya bahkan tidak berkedip.


"kalau itu memang benar,bukankah berarti aku adalah gadis pendiam yang munafik dan merupakan seorang pemeran pendukung itu yang bernama Raina Van!!?aaaakh tidak!!!aku tidak mau menjadi Raina!!!"teriaknya tanpa sadar mengeluarkan suara.


''apa yang kau katakan?"tanya pria itu dengan nada khawatir dan bingung dengan apa yang di katakan wanita di depannya itu.


''aku tidak mau menjadi raina wanita munafik dan pendiam yang hanya menjadi pemeran pendukung dan bernasib tragis ini!!"bentaknya di wajah dosen itu,melampiaskan kemarahan nya.

__ADS_1


"apa maksud mu?"tanya dosen itu semakin tidak mengerti.


Raina menjambak rambut nya dengan rasa tidak terima dan marah,''aaaakh lupakan!!!"teriak nya dan langsung berbalik meninggal kan pria itu,ia berlari sekencang-kencang nya meninggal kan tempat itu


***


"Viana lovestory dalah buku yang ke-901 ku baca,dan itu adalah novel dengan penjualan paling tinggi pada saat pertama kali di rilis pada tahun itu karena orang-orang menyukai wanita kuat yang menjadi pemeran utama novel itu,tapi bagaimana mungkin benar-benar bisa masuk ke dalam cerita itu!!kalau ini mimpi itu sangat tidak mungkin karna ini semua terasa begitu nyata!!"gerutu nya sepanjang perjalanan mengelilingi kampus karna lupa untuk bertanya kepada orang dimana kelasnya.


"Raina hanyalah pemeran pendukung di novel Viana lovestory yang bersifat munafik dan pengkhianat pada suaminya,aku harus memastikan satu hal yang sangat penting yang akan menentukan kalau aku benar-benar masuk ke cerita Viana LoveStory."ucapnya menghentikan langkah dan berbalik untuk kembali ke gerbang tepatnya untuk cabut.


***


20 menit kemudian


Taxi yang di tumpangi nya berhenti didepan sebuah gedung perusahan yang sangat tinggi dan besar.


''apakah ini perusahan leng?"tanyanya pada supir taxi itu.


''benar nona,ini adalah gedung perusahan Leng!"jawab supir itu dengan sopan.


''baiklah,terima kasih'',ucapnya langsung keluar,berdiri di depan gedung itu membuatnya tak bisa melihat ujung perusahan itu,yang jelas ia melihat kalau itu adalah perusahan Leng.


sebenarnya ia tahu kalau pria yang menjadi suaminya itu bekerja di perusahan leng karna tidak sengaja tadi pagi saat di mobil melihat judul besar sampul dokumen yang dibaca suami nya itu tertulis Perkembangan perusahan Leng,dan juga mengikuti firasat nya melalui novel yang pernah ia baca itu karna dalam novel itu juga ada perusahan leng yang menjadi milik pemeran utama pria.


''aku harus memastikan nya dengan cepat'',gumam nya kemudian melangkahkan kaki masuk ke kawasan perusahan itu,tapi pada saat akan masuk kedalam dua satpam langsung menghentikan nya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2