
namun ternyata dugaan Raina salah,Bukan pelayan yang masuk melainkan Alvan yang kini sudah berdiri tepat di samping tempat tidur menatap nya.
Alfan menggelengkan kepalanya saat melihat posisi tidur Raina yang terkapar, kemudian berniat memperbaiki posisi tidur nya.
Raina yang belum sepenuhnya tidur merasakan tubuhnya di angkat tapi juga langsung di baringkan kemudian di selimuti dengan lembut dan hati-hati.
namun ia sama sekali tidak berniat membuka matanya,ia merasa kalau itu adalah mimpi bahkan ia tersenyum memegang erat selimut itu karna begitu hangat menarik sampai menutup lehernya.
Alvan yang melihat itu Semakin gemas, tangan nya terulur memperbaiki anak rambut Raina yang menutupi wajahnya senyum di bibir nya tak lepas melihat betapa cantik dan menggemaskan nya gadis berusia 18 tahun itu yang sudah hampir dua tahun menjadi istri nya.
tapi tiba-tiba pandangan nya teralih pada bibir Raina yang tidak tertutup rapat, membuat jantung nya berdesir kemudian entah dorongan dari mana ia langsung mencium bibir Raina yang seperti jeli begitu segar dan manis membuat wajah nya memerah.
"rasanya manis sekali!",gumam nya memejam kan matanya ******* bibir seperti jeli itu dengan jantung nya yang terus berdetak kencang.
"apa yang ku lakukan,kenapa aku begitu brengsek mengambil keuntungan saat dia sedang tertidur!", Gumamnya nya dengan tidak rela melepaskan Raina.
namun Raina melakukan hal yang tak terduga ia tiba-tiba mengalungkan tangannya di leher Alvan dan membalas ciuman Alvan membuat Alvan sendiri sangat terkejut dan menatap lekat wajah kecil Raina.
"manis sekali!",ucap nya setelah melepas bibirnya kemudian kembali menciumi Alvan lagi namun sebenarnya ia dalam kondisi tidak sadar.
"bukan kah ini yang di lakukan oleh pasangan di novel-novel, rasanya ini sangat nyata sekali!",ucapnya setelah kembali melepaskan kan bibir nya dari bibir Alvan.
Alvan baru sadar dari keterkejutan nya saat menyadari kalau ternyata Raina Masih tertidur dan hanya mengigau,karna begitu menggemaskan hingga membuat darah nya panas dan menaikkan gairah nya ia langsung membalas Raina dengan ******* bibir Raina dengan rakus seperti singa kelaparan.
__ADS_1
tapi ia kembali sadar dan langsung menghentikan tindakan nya dan mengutuk dirinya yang mengambil kesempatan pada Raina yang masih tertidur.
tapi karna hal itu juga pusaka milik nya menegang membuat nya langsung keluar dari sana dengan nafas terengah-engah,ia ingin segera berendam air dingin.
bagaimana pun juga ia adalah pria dewasa yang sudah berusia 29 tahun dan belum pernah melakukan hubungan intim selama lebih tiga tahun,terakhir kali ia melakukan nya bersama dengan mantan kekasihnya.
***
tepat pukul 5 pagi Raina bangun dari tidur nya ingin melakukan Gym tapi saat ia sadar kalau dirinya yang sekarang bukan lah yang dulu dimana semua nya ada di dalam kamar nya.
dulu sebagai Qalista ang ia adalah seorang wanita karir yang sangat disiplin dalam segala hal,kehidupan nya begitu teratur.
Ia berjalan ke arah cermin melihat diri nya sekarang,Yang bertubuh mungil dan sedikit berisi terlihat begitu lucu dengan pipi chubby nya, bahkan ia yang sebagai seorang wanita jatuh hati dengan wajah itu.
"dulu aku mempunyai wajah yang bergaris tegas dan cantik tidak seperti ini yang terlihat menggemaskan,dan dulu tubuh ku tinggi dan tegap seperti model profesional tapi sekarang mungil benar-benar sangat berbeda jauh!"ucapnya memperhatikan dirinya di depan cermin lebar itu.
"seperti nya bibir ku sedikit membengkak atau hanya perasaan ku saja?", Ucapnya memperhatikan dengan baik bibir nya yang membengkak.
"tunggu dulu kenapa ada bekas gigitan juga?", ucapnya keheranan menyentuh bibir nya yang ada bekas gigitan nya.
sedangkan di kamar sebelah David baru saja bangun dan langsung keluar dari kamar nya untuk berolahraga di ruang olahraga rumah itu.
***
__ADS_1
pukul 7 pagi kedua nya sudah berada di meja makan bersama dengan anggota keluarga lainnya yaitu ibu dan adik Alvan yang dimana mereka memang tinggal di rumah utama keluarga besar Alvan.
Renata melihat sinis ke arah Raina yang begitu tenang menikmati makanan nya,
"wanita ini benar-benar semakin kurang ajar, sekarang dia sudah berani meminta kakak membelikan nya pakaian mahal bahkan dalam jumlah yang sangat banyak! lihat saja apa lagi yang akan di rencanakan nya dengan merubah sikap dan penampilan nya dan mulai berhubungan baik dengan kakak!!", gerutu nya dalam hati melihat Raina.
"Renata kenapa kau hanya mengaduk-aduk sarapan mu!!ayo makanlah bukankah kau harus pergi cepat ke perusahaan hari ini!",ucap sang mama pada Putri nya itu dengan lembut.
tapi tiba-tiba ia memukul meja dengan keras membuat ketiga orang itu terkejut dan langsung melihat ke arah nya.
"kenapa kakak sekarang begitu dekat dengan wanita ja*ang ini!!bahkan membelikan nya pakaian mahal dengan jumlah banyak!!aku tidak terima kak bagaimana pun juga kakak harus menceraikan nya karena dia bukan wanita baik-baik!!",ucapnya menunjuk-nunjuk ke arah Raina yang sekarang begitu terkejut.
"Renata apa yang kau katakan!",ucap sang mama dengan berbicara kecil memegang tangan putrinya karena melihat ekspresi Alvan sekarang tampak marah.
"Renata jaga ucapan mu!!dia adalah istri ku dan itu adalah kewajiban ku untuk memenuhi kebutuhan nya!!kau tidak berhak untuk mengurusi ku dan aku tidak suka kau mengatai Raina seperti itu!!",bentak Alvan dengan menatap tajam Renata.
"aku memang tidak berhak kak!!tapi kakak tau sendiri kalau dia adalah wanita ****** yang bermain dengan banyak pria berselingkuh di belakang kakak bahkan ia berencana menghancurkan perusahaan mu kak!!aku sebagai adik mu sama sekali tidak terima hal itu dilakukan padamu!! seharusnya kakak menceriakan nya karena sampai kapan pun wanita ja*ang ini tidak akan pernah membalas perasaan mu kak!!",ucap Renata lagi dengan suara tak kalah tinggi.
"Renata sudah cukup!!",bisik sang mama di telinga putri nya itu.
Alvan begitu marah dengan ucapan Renata tapi ia tidak mempunyai kata-kata untuk membalas ucapan adiknya itu karna yang di katakan nya memang benar,ia menoleh ke arah Raina yang sekarang hanya menunduk dan menggenggam erat jemari nya.
Ia langsung menarik tangan Raina dan pergi dari sana meninggal kan ruang makan,ia tidak ingin berdebat panjang dengan adik nya itu.
__ADS_1
"Ma!!aku sama sekali tidak terima wanita itu sekarang yang ingin menguasai kakak sepenuhnya!!"
bersambung....