Playboy Sang Raja Gombal

Playboy Sang Raja Gombal
Episode 33


__ADS_3

Selamat bertambah 1 tahun usia sherly ku sayang, bidadari masa depan ku.


Semoga kamu sehat selalu ya agar bisa terus di samping ku, jangan lupa bahagia agar tawa mu terus mengisi dunia ku, bersyukur juga salah satu nikmat yang tak terlupakan karena kita telah dipertemukan oleh semesta dan semoga hanya maut yang memisahkan kita.


Cantikku, hanya satu pesan ku, mohon percaya pada ku atas apa saja yang ku katanya, sepahit atau semanis apapun suara yang keluar dari mulutku, itu tetaplah aku, aku tidak berbohong apalagi padamu, ku mohon taruh kepercayaan mu pada ku, jangan marah lagi ya, terus percaya sama aku.


Untuk kamu sayang ku, semoga bumi menyatukan kita, juga waktu membersamai kita dan tuhan merestui kita agar penduduk langit dan bumi tahu bahwa cinta kita sejati.


***


Taman bunga telah tumbuh di hati ku, kerena kamu lah airnya yang menjadikannya tumbuh


tawa adalah matahari ku, sedih mu adalah malam ku, menjadikan siang dan malam di hati ku menjadi padu.


Waktu terus berjalan, bunga-bunga semakin mekar, mohon sirami terus agar tidak pernah layu, setidaknya akan tumbuh yang baru yang lebih indah hanya karena kamu, sayang ku.


Itu adalah kata yang ku tulis di secarik kertas bulak balik yang ku taruh dalam boneka bersama mainan didalamnya, hanya karena mu aku berani menuliskan itu.


"Woi nil, bengong aja lo" sahut calvin yang memperhatikan ku. Kami masih kumpul di ruang tengah, mengobrol sambil ngemil.


"Awas kerasukan, kita yang ribet nanti" sahut gabriel.


"Paling juga mikirin Sherly" ucap zayeen.


"Eh vin, kok lo bisa putus sama cewek lo, kenapa?" Tanya ku kepo, hubungan yang sudah lama terjalin masih saja putus.


"Hmm.. oke lah gua cerita ke kalian ya, tapi kalian jangan marah lagi gua, kalo gua cerita yang dulu lagi" jawab calvin.


"Dengerin tuh gab" ucap ku.


"Iya-iya" sahut gabriel.


"Jadi, setelah penyerangan yang dilakukan anggota gua ke lo nil, ada beberapa yang masuk penjarakan, salah satunya mantan ketua satria kenanga yang dulu" calvin mulai bercerita.


"Radit?" Tanya gabriel memotong omongan calvin.

__ADS_1


"Ya, gua udah deket banget sama dia kan, seneng sedih sama-sama, nah pas saat gua lagi mau dia jenguk di penjara, ada cewek gua, lagi bawain makanan ke dia, sambil ngobrol, pegangan tangan, ya walaupun dibatasin kaca, tapi tetap aja intinya kan, saling nempel gitu, cewek gua sadar kehadiran gua, saat itu juga gua putusin dia" calvin bercerita.


"Selingkuh dia ke temen lo sendiri nil?" Tanya ku heran.


"Ya.. begitulah, dan lo mau tau, kenapa radit nyerang lo?" Tanya calvin.


"Kenapa?" Tanya ku.


"Cewek gua cerita tentang semua yang lo lakuin ke dia, lo pegang jari-jari dia, gombalin dia, cewek gua emang sedikit sensitif dan radit juga gampang terbawa emosi, jadinya begini, mereka tau gua, andika kenal lo nil, jadi kenapa mereka nutupin itu dari kita" tambah cerita calvin.


"Owhh.. jadi yang gua ajak ngobrol waktu cewek lo nil, cantik juga" sahut ku.


"Dia satu kampus sama kita?" Tanya zayeen.


"Enggak, dia disana, lagi nungguin temennya radit buat nerima sesuatu dari radit, komplotannya mereka, yang waktu itu nyergab lo sama sherly di jalan, gua panggil mereka black geng" jelas calvin lagi.


"Terus itu tangan lo kenapa vin?" Tanya zayeen.


"Harus gua ceritain juga? Gak ada hubungannya sama kalian tentang ini" ucap calvin.


"Ya gapapa, anggap aja berbagi cerita ke kita" ucap ku.


"Ngeri gua denger cerita lo vin" sahut ku.


"Iya eh untung kagak ke bunuh lo" sahut zayeen.


"Tapi kok radit bisa sampe sedendam itu sama lo vin?" Tanya gabriel.


"Ya,.. gua juga kurang tau kenapa, apa karena gua ngerebut kepemimpinan geng satria kenanga dari dia, atau karena gua gak pernah ikut kalo nyerang ke geng an lu gab" balas calvin.


"Lo merebut kepemimpinan dari dia karena dia mau nyerang geng gua abis-an kan dan lo merebut kepemimpinan itu dan membatalkan rencana itu, tentang itu gua makasih banget sama lo vin" ucap gabriel, dia tahu karena calvin sudah cerita saat antar kedua geng bertemu atas saran wildan, disaat itu calvin menceritakan semuanya tentang dendam masa lalu satria kenanga.


"Oiya vin, tapi ada satu yang gua gak tau, saat radit jadi ketua, posisi lu apa?" Tanya ku.


"Jujur apa bohong nih?" Tanya calvin.

__ADS_1


"Jujurlah" sahut zayeen.


"Oke, gua ketua penyerangan nya saat itu" jawab calvin, gabriel menatap calvin tajam, calvin juga meliriknya.


"jangan marah ehehe" tambahnya melirik gabriel.


"Berarti semua rencana penyerangan ke geng gua lo vin?" Tanya gabriel lebih tegas.


"Jangan marah ya, udah janji, gua cuma buat strateginya aja sih, gua gak ikutan" jawab calvin tetap seperti biasa kemudian tersenyum lebar ke arah gabriel.


"Vin, sama aja, gua akui strategi lo bagus, makanya itu anggota gua sempet banyak yang terluka" balas gabriel.


"Gua juga bingung apa yang gua harus lakuin saat itu gab, di satu sisi radit temen baik gua, gua juga ketua penyerangan dan keamanan anggota gua sebelum gua kenal lo, tapi saat gua kenal lo, perlahan berubah" cerita calvin.


"Oke-oke gua ngerti vin" sahut gabriel.


"oiya vin gua mau nanya dikit, maaf kalo gua kepo, tentang ini lo mau cerita atau enggak gua gak maksa, saat masa kepemimpinan lo, geng an lo pernah membuat anggota geng motor lain sampai keadaannya kritis ya?" tanya gabriel.


ku lihat calvin menarik napas.


"ya, karena itu gua dikeluarin" jawabnya kemudian menunduk.


"gua bener-bener gak tau mau gimana lagi, pikiran gua saat itu benar-benar lagi kacau, akal sehat gua gak tau lagi kemana, pertama tentang masalah daniel, terus penghianatan dari anggota satria kenanga, penyerangan dari black geng, disaat gua bertanggung jawab atas anggota gua, yang saat itu cewek gua juga selingkuh ke temen deket gua dan kalian sedang marah ke gua" calvin menceritakan semuanya, dia menunduk, sempat tangannya mengusap matanya.


gabriel mengusap belakang punggungnya, aku, zayeen dan gabriel saling bertatap satu sama lain, kami tidak tau bahwa yang dirasakannya begitu berat dan kami sedang tidak ada disisinya saat itu.


"vin, maafin gua waktu itu, sekarang lo bisa cerita ke kita apapun itu, selagi itu bisa meringankan lo, dan bisa meminta bantuan apapun ke kita apapun dan apapun, jika mampu kita usahakan" ucap ku.


calvin mengusap sedikit matanya kemudian mengangkat kepalanya kembali.


"Udah guys masalah lama, mending tidur yu" sahut calvin.


"ayok.. zayeen udah anteng dia rebahan itu" sahut gabriel yang melihat zayeen sudah rebahan di sofa panjang, tapi ia masih mendengarkan kami. aku masih melihat ke arah calvin, pikir ku dia kuat dan bertanggung jawab.


setelah itu kami berpindah ke kamar zayeen untuk tidur.

__ADS_1


"maaf juga gua pernah cuekin kalian tanpa kabar, gak balas chat kalian dan lainnya yang buat kalian kesal" ucap calvin saat sampai di kamar zayeen.


"gapapa, sekarang gua ngerti vin" ucap ku, aku tau pasti dia merasa kesal karena kita tidak ada disaat dia membutuhkan kami, aku juga merasa bersalah atas semua yang terjadi, tapi nasi telah jadi bubur, hanya tetap melanjutkan dan membangun suasana baru yang bisa dilakukan saat ini.


__ADS_2