
Keluar dari Tabung Ferfum di dalam ruangan lab di kapal angkasa. Aku berhasil keluar dengan cara keren langsung menyentuh lantai dan berjongkok seolah Spiderman.
"Huh, aku berhasil keluar dengan keren ... Meski tubuhku agak lemas si ...." Ujarku melihat kearah kaki dan tangan yang masih gemetar.
Ini normal setiap kali berpindah tubuh, karna ini merupakan cara menciptakan tubuh karakter yang mau ku gunakan. Ini seperti berpindah pindah akun dengan cara yang sama saat aku nge-game dulu. Tapi, digame aku hanya bisa melakukan nya sebelum memulai pertandingan.
"Ah, ini bukan hal penting!" Ujarku bangkit dengan wajah cemas saat ingat tujuan ku kemari.
Aku berjalan dengan wajah tegang ke ruangan kontrol kapten. Disitu aku masuk dan langsung menuju kursi ku.
*Dush!
Menyilangkan tanganku sambil menatap layar Visual.
"Laporkan keadaannya?" Ujarku berucap.
Gadis yang memantau area berkata. "Tampak nya serangan datang dalam jumlah besar, semua adalah kumpulan monster ..."
Aku memegang daguku. "Oho, ada apa apalagi selain monster?" Ucapku tersenyum.
Gadis itu menjawab dengan raut datar nya. "Robot raksasa Harvy ..."
Aku tersenyum memegang pegangan kursi ku. "Jadi beneran mau perang ..."
__ADS_1
"Menantang Tuannya sendiri, sudah ku pastikan mereka tak bisa di harapkan ya Unity?" Ujarku mengucapkan itu dengan senyuman menyinggung nya.
Unity muncul dalam bentuk bola hologram.
"Ini kemarahan biasa Tuan ku dari bawahan yang tidak di perhatikan oleh Tuannya ..."
Aku mendengar itu jadi memasang wajah kerut masam. "Kah, balasan yang setimpal ..."
Dia menegaskan. "Violet marah karena ingin menemui mu lagi bukan karna sesuatu yang penting banget ..."
Aku mengusap kepala ku dan jadi pusing. "Dengan pasukan besar nya, apa ada cara mengalahkan nya tanpa membuat keributan?"
Dia Unity menjawab. "Tidak ada bahkan belum tentu kita akan sanggup mengimbangi nya mengingat kekuatan Violet ..."
"Apa kau mau bilang kita bisa saja kalah?"
Dia menjawabnya dengan gerakan turun naik saat melayang di depan ku.
"Itu maksudku!" Ujarnya.
Aku mengencangkan mataku. "Ini bohong kan?" Ujarku meneguk liur kemudian.
*Gluck!
__ADS_1
Dangeon Abbys berisi monster monster yang tak diketahui. Kekuatan monster monster itu di Kendalikan oleh Sang Violet. Kebanyakan monster berasal dari ciptanya sendiri. Monster lainnya di angkut oleh Violet dari beberapa tempat di langit dekat seperti Bulan dan planet lainnya disisi ini.
Ada banyak jenis Naga Bulan, yang muncul setiap pergantian bulan bulan tertentu. Ada banyak pula monster yang di ciptakan dari sel yang di temukan di asteroid. Ada mahluk menyeramkan yang menyerupai Iblis namun tak bisa disamakan Iblis karna Humanoid itu tak berakal dan mampu membunuh apapun. Mahluk mahluk itu di kendali kan Violet ...
*Byushhh!
Hembusan nafas Naga Naga yang mengelilingi Kapal angkasa.
Api menyebar disekeliling pelindung, meski tak menyentuh pesawat angkasa tapi itu memberikan retakan besar di penghalang pesawat.
"Keso, apa yang harus kulakukan Unity?!" Ujarku gemetar.
Logicia memegang bahuku dengan wajah tegang. "Mau tidak mau anda harus menemui nya Tuanku! Ini demi kapal angkasa ..."
Farma mengangguk. "Dia benar , jika tidak kita semua akan mati ..."
Aku melirik kekanan kiriku, wajah gadis gadis ku tampak tegang sekali.
"Kalian kenapa menunjukkan wajah begitu?! Apa kalian mau menyalahkan ku?"
Mereka menggelengkan kepala. "Tidak Tuan!" Ujar serentak 2 gadis ku.
Aku mengusap wajah dengan shock. "Sialan, Violet kenapa kau lakukan hal ini padaku?!" Ujarku menjadi sangat geram mengepalkan tangan ke bawah.
__ADS_1
-+++----