Player Nge-cheat Terbuang Ke Isekai.

Player Nge-cheat Terbuang Ke Isekai.
Berdirinya gadis-gadis dibawah komando ku.


__ADS_3

Dua gadis ini, masih mau ke Kerajaan VIP padahal sudah ku katakan aku akan pulang ke Akademik. Namun mereka tetap maksa dan akhirnya aku harus libur sekolah lagi. Ini untuk formalitas menyambut 2 orang putri dari Kekaisaran kekuasan tertinggi Negri ini.


Tapi, sebelum kembali. Aku memutuskan untuk mengembalikan monster monster ini jadi asal mula mereka. Yaitu diri mereka yang manusia atau budak budak.


Setelah aku melakukan beberapa langkah perbaikan dengan Mesin robot Operasi tubuh. Aku berhasil mengembalikan mereka kebentuk awal.


"Ha-ah, syukurlah!" Ujarku merasa lega.


Tampak nya di hadapan ku hanya ada gadis gadis dari berbagai Ras. Aku rasa mereka adalah budak yang di jual di Negri ini atau memang di culik.


"Aku tak menyangka ada banyak Ras yang di jadikan bahan eksperimen ..."


Aku mendekat kesalah satu gadis, dia memiliki rupa seperti manusia dengan kulit putih cerah bercahaya. Sosoknya memang seperti gadis model manusia tapi sayang nya aku tahu apa Ras nya.


"Sistem indentifikasi menunjukkan bahwa Kau berasal dari Ras duyung ... Apa yang kau lakukan sampai jadi budak dan di jadikan bahan exsperiment Elf?"


Gadis itu menunduk dan tersenyum dengan wajah berkeringat.


"Aku diberi apel oleh Nelayan manusia, setelah itu dia meminta ku menandatangani sebuah surat sehingga aku dijebak menjadi budak tanpa sadar ..."


Aku melongo. "Mudahnya menangkap Ras lain ya?"


Dia mengatakan itu dengan tertawa. "Yah, begitu lah meski aku tak keberatan dengan manusia soalnya kami umur panjang ..."


Aku mengela nafas keluhku kesamping.


"Ha-ah, ini bukan masalah umur tapi nyawa yang terancam dibunuh ..."

__ADS_1


Dia menatap ku dengan wajah bingung. "Nyawa? Aku punya 6 nyawa ..."


Kah, itu membuat ku terjatuh dilantai.


"Sudah tak bisa lagi aku membantahnya ..."


Aku melihat kearah mereka dengan wajah tersenyum dan bertanya pada mereka semua.


"Apa kalian mau pulang?"


Gadis-gadis itu tampak menatap ku dengan raut sedih.


" Kami tak punya tempat pulang, desa kami sudah hancur sejak jadi budak ..." Ujar Duyung itu.


Seketika aku mengela nafas kebawah. "Lagi, lagi begini ... Kalian ini pasti para pengunjung yang menetap di benua ini ..."


Aku menyilang tangan ku dan menjadi serius seketika.


"Pilih lah, mau bergabung dengan ku atau pergi bebas mengikuti kaki kalian ..."


Seketika semua nya menjadi hening dalam beberapa detik.


Lalu, beberapa detik kemudian nya ...


" Kami mau!"


" Kami tak punya tempat pulang, izin kan kami bergabung!"

__ADS_1


" Tolong izin kan kami jadi bagian dari kelompok mu! "


Aku menjadi tersenyum bersemangat.


"Aku tak memikirkan bahwa bisa memiliki kelompok banyak, meski semua nya gadis!"


Dihati aku tertawa. " Hahaha, inilah saatnya Aku sebagai Erlan menjadi ketua yang melindungi kota dalam bayang malam ..."


Aku melihat kekanan kiriku. "Apa mereka tak akan curiga kalau sempat mereka tau bahwa aku sebenarnya tak punya organisasi sebagai Erlan?" Ujarku dihati, raut wajah ku agak cemas.


Sarah tampak memeluk leher ku dari belakang.


"Santay saja, Tuanku! Aku sudah berjanji akan membantu mu dalam permainan apapun yang kau ingin kan ..."


Seketika aku menoleh kearah wajahnya yang ada di bahu kanan ku.


"Kau melepas topengmu? Itu ga boleh!"


Dia menjadi cemberut dengan memancungkan bibirnya. "Tuanku, harusnya anda mencium pipiku ..."


Aku mendatar. "Kenapa juga harus melakukan itu?"


Dia mengeratkan pelukannya. "Dasar tidak peka!"


Tulang leher ku akhirnya berbunyi. Rasanya aku diremuk dengan kekuatan tangan nya. Ngomong-ngomong Sarah punya Power yang tinggi.


----

__ADS_1


__ADS_2