
hai cookie balik lagi>.<
cookie akan usaha buat bisa update setiap hari
sebenarnya cookie nggak percaya diri sama cerita cookie sendiri, cookie merasa keliatan banget kalo cookie baru pertama kali nulis cerita
jadi itu buat cookie merasa insecure banget(**)
makasih yang udah baca love you( ˘ ³˘)♥
Cia mulai merasa suntuk, Sudah satu jam ia hanya menonton film di dalam kamar ditemani beberapa camilan kesukaannya dan juga minuman bersoda, jika darien melihat ini ia pasti akan di marahi(**)
Karena besok kantor libur, rencananya malam ini ia akan marathon beberapa drakor yang ia lewatkan, tapi baru satu jam saja ia sudah merasa suntuk
Cia punya ide(✯ᴗ✯),dengan sigap ia mengambil handphone di sampingnya kemudian menelpon seseorang
" Halo Grace! "
" Pelankan suaramu aku tidak tuli cia\=_\= "
" Hehe, apa kau ada rencana malam ini? "
" mmm sepertinya tidak, kenapa? "
" Menginaplah dirumahku(✯ᴗ✯) "
" Kau gila cia! Kau lupa dengan siapa kau tinggal!! " omel Grace tidak habis pikir sebenarnya apa yang ada dipikiran sahabatnya itu
" Tenanglah Grace, darien sedang pergi ia tidak pulang sampai lusa, jadi aman(。•̀ᴗ-)✧ "
" Apa kau sudah izin darien?? "
" mmm-- " cia jadi bingung sekarang, apakah ia boleh membawa Grace kerumahnya?? tapi kan ini Grace, darien juga sudah mengenalnya sejak SMA jadi pasti akan baik-baik saja
" Jadiii "
Suara diseberang menyadarkan cia dari lamunannya "Tidak apa-apa Grace,darien mengizinkannya"
" Baiklah berikan alamatmu, aku akan kesana" Sebenarnya Grace juga tidak terlalu yakin dengan keputusannya, tapi ia terlalu di buat penasaran dengan rumah baru sahabatnya
" kalau begitu aku tutup dulu teleponnya see you( ˘ ³˘)♥ "
Tuut
Setelah melihat pesan dari cia, Grace segera bersiap-siap, tak lupa ia juga memesan taksi online untuk mengantarnya
Sementara cia, ia sedang menunggu sambil memakan camilannya, merasa kurang, cia turun ke bawah untuk mengambil beberapa camilan lagi untuk dia dan juga grace, grace akan tidur bersamanya di kamar darien, karena hanya itu satu-satunya kamar yang bisa digunakan
( Kalian ingat kan kalau semua kamar tamu di kunci babang darien, biar nggak bisa dipake cia, yaa begitulah modus babang>.< )
Saat berada di dapur entah kenapa cia ingin memakan mie instan, jadi tanpa pikir panjang dia mengambil dua bungkus mie instan, kemudian memasukkan air kedalam panci perebus, baru mau menyalakan kompor, handphonenya sudah berdering
Darien call
" Kenapa pas sekali sih " gerutu cia
__ADS_1
" Halo "
" Tidak ada mie instan mi amor "
" Tapi sudah lama aku tidak memakannya "
" Tidak "
" Darieeen boleh ya(✯ᴗ✯) "
" Tidak cia jangan membuatku mengulangi perkataan ku lagi "
" Huh!! Darimana kau tahu!! "
" Aku selalu mengawasimu jadi jangan macam-macam aku memaafkan saat kau minum soda tapi mie instan tetap tidak "
" Aku tetap akan memakannya "
Darien terkekeh " Coba saja, sepertinya kau sangat ingin punya bayi diperutmu "
" Berhenti mengancamku dengan itu!!! Aku tidak akan memakannya kau puas!! "
Tut
Cia memutuskan teleponnya, dengan kesal ia menaruh kembali panci perebus ketempatnya
" Kalau tidak boleh dimakan, lalu apa gunanya ada mie instan disini!! " gerutu cia tidak terima
Ting tong
Suara bell membuat cia refleks berlari ke arah pintu, ia sudah tahu siapa yang datang, dengan semangat 45 cia membuka pintu dan
Bruk
" Aww cia pelan-pelan!! aku bukan darien mu yang baik-baik saja kalau kau tabrak seperti ini "
" Hehe ayo masuk "
" Woow cia kau memang selalu beruntung "
Takjub Grace dengan rumah yang ditinggali sahabatnya
" Beruntung apanya!!! "
" Hei-hei kau sadar kan kalau kau sedang di kejar-kejar konglomerat, seharusnya kau bersyukur "
" Hei-hei kau tidak lupa kan perbuatan darien !! " bela cia tidak terima
" Yaaa kalau aku jadi kau si tidak masalah "
" \=_\= "
" Ooh sh** apa yang terjadi dengan dadamu cia!! " umpat Grace tidak sengaja melihat bekas-bekas merah didada cia, cia sedang memakai baju tidur tanpa lengan jadi bekas-bekas kemerahan itu terkadang mengintip dari balik bajunya
" Darien masih ganas seperti dulu ya " goda Grace sambil menaik turunkan alisnya
__ADS_1
" \=_\= "
" Baiklah-baiklah kenapa kau serius sekali daritadi "
" Bantu aku bawakan cemilan ini, ayo ikut aku ke atas " ucap cia sambil menyerahkan semua camilan yang ia pegang ke tangan grace
" Ini namanya tidak membantu ciaa!!! "
" Hhhha " tawa cia sambil berlari menaiki anak tangga meninggalkan Grace
" Heiii tunggu aku!!! " dengan susah payah Grace membawa camilan itu naik ke atas
Flashback on
Saat ini darien sedang duduk dengan tangan aktif mengetik di keyboard laptopnya, ia sedang dalam perjalanan menuju new York, butuh waktu sekitar 21 jam dari Jakarta, merasa sudah terlalu lama menatap layar laptop, darien menutupnya, kemudian memanggil seorang pramugari
" Bawakan aku wine "
" Baik tuan "
Setelah pramugari itu pergi, darien mengambil tablet yang sudah terhubung dengan cctv di mansionnya, saat membukanya ia langsung mengecek situasi kamarnya,
ia hanya bisa menghela nafas panjang melihat tingkah cia, tapi ia akan memakluminya, kemudian beralih mengecek dapur karena cia tidak ada di kamar mereka
mengabaikan larangan menelpon didalam pesawat, darien dengan cepat menelpon cia setelah melihat cia mau memasak dua bungkus mie instan
" halo "
Tut
Setelah perdebatan panjang akhirnya cia mau menurut walaupun harus diancam terlebih dahulu, bahkan cia memutuskan panggilannya sepihak, " Tunggu aku pulang, aku akan menghukummu lagi mi amor "
Flashback end
" Apa tidak apa-apa aku tidur dikamar kalian? " ucap Grace khawatir dengan keselamatan dirinya sendiri, ia takut tidak bisa lagi melihat matahari karena tidur di kamar darien
" Tidak apa-apa Grace tenanglah " Cia mencoba menenangkan Grace
" Baiklah "
" Naah!! jadi kita mau menonton apa malam ini?? "
" Biar aku yang pilihkan seleramu buruk cia Ucap Grace sambil merebut remot di tangan cia
" Baiklah-baiklah "
Dan malam itu mereka habiskan dengan marathon drakor pilihan Grace, tapi sepertinya hanya Grace saja yang menonton, karena nyatanya cia bahkan sudah tertidur saat masih di awal episode
" Dasar cia, dia yang mengajakku menonton tapi dia juga yang tumbang duluan " tanpa menghiraukan cia, Grace lanjut menontonnya sendiri sampai larut malam
Pukul 07.00 WIB
Cia mulai terbangun karena sinar matahari terus menganggunya, saat matanya terbuka ia melihat Grace ada di depannya, ia memutuskan untuk duduk sebentar dengan bersandar di headboard
Cia menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tv masih menyala, sepertinya grace ketiduran saat sedang menonton
__ADS_1
Cia bangkit kemudian berjalan menuju kamar mandi, saat sampai ia membuka atasannya mengecek apakah bekas dari darien sudah sedikit menghilang, tapi nyatanya mereka masih setia menempel didada cia,
nanti malam cia akan pergi menemani Ken ke acara ulang tahun temannya, ia berencana memakai dress dengan potongan dada rendah tapi sepertinya rencana itu harus ia gagalkan