Possessive Ex-Boyfriend

Possessive Ex-Boyfriend
Ex chapter 46


__ADS_3

Setelah melewati sesi mandi bersama yang penuh dengan drama, akhirnya perut ratanya bisa merasakan yang namanya makanan, dengan lahap cia memakan semua jenis hidangan yang tersaji didepannya tanpa ada rasa jaim-jaim sama sekali, karena telat bangun, ia jadi melewatkan waktu sarapannya, tidak usah ditanya lagi bagaimana laparnya ia saat ini, tenang saja, walaupun ia makan dengan bringas, tidak ada yang akan melihatnya, karena mereka sarapan di dalam kamar, kecuali satu, yaitu sosok seorang laki-laki yang sedari tadi menontonnya makan tanpa menyentuh makanannya sama sekali, " kenapa?? " tanyanya saat mulai merasa risih di perhatikan terus,


" Tidak ada "


" Oke "


" Ayo lakukan lagi " cia hampir saja mengeluarkan makanan yang sedang ia kunyah begitu telinganya mendengar kalimat ajakan yang ia sudah tahu dengan jelas kemana arahnya, merasa tidak penting, dengan cuek ia tetap melanjutkan makannya tanpa menghiraukan wajah yang sedang menatapnya penuh harap itu, " makan saja makanan mu, jangan aneh-aneh " ucapnya sambil menyuapi sesendok nasi beserta lauk pauknya kehadapan sang suami, ia tersenyum bangga saat laki-laki itu menerimanya tanpa banyak protes,


" Suapi lagi "


" haah.....Kemarilah " pasrahnya, dengan telaten ia mulai menyuapi bayi besar yang sedang cosplay menjadi orang yang paling lelah sedunia ini, ia benar-benar dibuat bingung dengan siapa yang harusnya di layani disini, padahal ia yang paling lelah disini, tapi kenapa malah yang manja bukan dirinya, " hitung-hitung sedekah " batinnya membenarkan,


***

__ADS_1


" Selesaii~ aku mau tidur lagi " ucap cia setelah suapan terakhir berhasil masuk kedalam mulut suaminya itu, kemudian ia bangkit lalu mulai berjalan ke arah kamar mandi, ia perlu mencuci tangannya, walaupun ia memakai sendok, tetap saja ia masih merasa risih kalau belum terkena air dan sabun,


" Ikuuuut "


Bayang-bayang ia bisa tertidur dengan nyenyak langsung buyar begitu bayi besarnya ikut-ikutan ingin tidur bersamanya, ia benar-benar dibuat terkejut dengan sifat asli darien yang baru diperlihatkannya sekarang, padahal sebelum mereka menikah ia sudah tinggal seatap dengan laki-laki itu, ia juga tahu kalau darien itu manja, tapi ia tidak menyangka kalau ia akan jadi semanja ini,


tangannya sudah terasa pegal karena terus digunakan untuk menepuk-nepuk punggung tegap milik suaminya itu, ia juga dibuat pengap dengan posisi darien yang memeluk tubuhnya terlalu erat, sudah 15 menit ia berada di posisi ini, tapi laki-laki itu tak kunjung juga memejamkan kedua manik birunya, matanya bahkan sudah terasa sangat berat sekali karena harus menahan kantuknya sedari tadi,


tubuhnya sudah tidak terlalu remuk seperti saat ia baru saja bangun dari tidurnya tadi siang, ini semua berkat berendam dengan air hangat, karenanya tubuhnya sudah terasa lebih baik, tapi sepertinya akan remuk lagi kalau tubuh besar ini terus menggunakan tubuhnya sebagai bantalan, padahal sebelum tidur tadi ia sudah menyiapkan bantal di depan dadanya agar laki-laki itu tidak menggunakan lengannya sebagai bantal, tapi tetap saja laki-laki itu kekeh menggunakan lengannya sebagai bantal, akhirnya ia hanya bisa pasrah daripada suaminya itu ngambek dan ia tidak jadi tidur siang, " benar-benar terbalik "


***


" Lihatlah pengantin baru ini, dari kemarin siang baru kelihatan sekarang, apa saja yang kalian lakukan hhm "

__ADS_1


Cia benar-benar tidak menyangka kalau trio rusuh itu masih ada di mansion ini, ia kira mereka akan langsung pulang setelah menghadiri pesta pernikahannya, seperti yang ia bilang, mereka itu rusuh sekali, lihatlah..ia baru saja turun saja sudah di goda di hadapan banyak orang seperti ini, untung saja disini ada suaminya, jadi mereka tidak akan terlalu berani untuk berbuat aneh-aneh,


" Diamlah bastian "


Cia tersenyum bangga saat ada yang membela dirinya, sebenarnya mereka sudah bangun dari 2 jam yang lalu, tapi ia tidak bisa bangun karena ada bayi besar yang menempeli dirinya terus, alhasil ia hanya bisa berbaring sambil cosplay menjadi mainan bayi besar tersebut, " dimana grace? " tanyanya pada salah satu trio rusuh itu,


" grace? Kau tidak tahu? darien sudah mengembalikannya ke asalnya tadi siang " jawab max yang mana membuat cia langsung melayangkan tatapan mautnya ke arah laki-laki yang sedang sok sibuk dengan ponselnya itu, " darieeen " ucapnya lirih tapi penuh dengan nada ancaman,


" Hhe dia kan harus kerja sayang " jawab darien sambil menunjukkan senyum manisnya, berharap istrinya itu tidak jadi marah kepadanya, walaupun ia selalu sembrono, tetap saja ia takut saat cianya sudah mengeluarkan suara halus tapi tersirat ancaman itu,


" Dia perempuan dariieen "


" aku tidak memulangkannya sendirian kok... ada 5 bodyguard yang menemaninya "

__ADS_1


" Darieee... " belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba saja mama Sofia datang kemudian langsung nimbrung ketengah percakapan kami,


" Dari tadi mama sudah menunggu kalian, kalian malah ngobrol ditengah jalan seperti ini, mama sudah lapar, ayo pindah-pindah... Eeh kenapa ekspresi kalian serius sekali?? "


__ADS_2