
Ara ternganga di buatnya.
Apalagi sebabnya jika bukan karena kakak - kakaknya yang menyewa satu lantai mall. Enggak. Hanya Add dan Ax yang berani seperti itu.
Ara meneguk ludahnya kasar saat melihat dan mendengar sekilas umpatan - umpatan dan omelan tak enak dari pengunjung mall yang tengah asik berbain di arena time zone, cafe dan toko2 di lantai itu harus ter usir.
Ara menggoyangkan lengan Ax yang memang berada di sampingnya. Dan si tersangka nya untuk kali ini.
Ax mengalihkan pandangannya pada adiknya seraya mengangkat sebelah alisnya pertanda, 'Apa?'.
Ara mendongakkan kepalanya. "Hyung batalin, Hyung. Gak enak sama orang - orang. Mereka juga pada ngedumel tuh. Liat tuh liat!" Ucap Ara seraya menunjuk orang - orang yang mengomel dengan dagunya namun tak berani manatap ke arah mereka.
Ax hanya memandang acuh. Ara melanjutkan sesi negosiasinya.
"Gak baik lah, Hyung buang - buang uang kaya gini. Kita kan cuma mau meet up sama temen - temen. Kita makan - makan aja di restoran yang gedean, biar bisa bikin satu meja. Lebih seru, lebih asik kan." Ucap Ara berbinar dengan kalimat akhirnya.
Kayaknya ide bagus. Pikir Ara seraya senyum - senyum dan manggut - manggut.
Ke empat kakaknya menatap ke arahnya heran, namun tak urung Ad pun memberi pengertian di dukung Ans dan Akio.
"Iya Ax. Ini kan tempat umum, lagian acara kita kan acara kecil - kecilan. Hanya reuni biasa." Ans dan Akio mengangguk.
Ax menatap adik bungsu perempuannya yang terlihat sedang menatapnya dengan tatapan memelas.
'Astagaaaa ini adek gue manusia apa puppy...?' . Batin Ax terkekeh menatap sang adik yang menampilkan wajah imutnya.
Ax mengangguk.
"Batalkan sewa lantai ini. Buka jalan untuk pengunjung lain." Titah Ax dingin yang langsung di angguki sebagian bodyguard. Sedang yang lain tetap berjaga di sekitar anak majikan mereka.
__ADS_1
Ara bernafas lega melihatnya.
Mereka lanjut melangkahkan kaki menuju restoran terbesar di mall itu.
Restoran Jepang menjadi pilihan mereka. Karena di lihat lebih luas dari resto lainnya dan tempatnya yang nyaman. Ara menjadi pemilih pertama untuk resto satu ini.
Mereka lalu menuju area lantai 2 resto. Terlihat beberapa meja tengah yang belum ada penghuninya. Alhasil mereka meminta tolong waiters resto untuk menggabungkan 4 meja dengan masing - masing meja 4 kursi. Total 16 kursi.
Ara mengernyitkan dahinya. Sepertinya akan ramai sekali. Pikirnya.
Ara dan ke empat kakaknya gegas mendudukkan b*****nya di kursi masing - masing. Mereka belum memesan menu karena menunggu kedatangan teman - teman dari masing - masing.
Hanya camilan ringan dan air mineral.
Ting
Ara mengecek ponselnya yang di taruh di atas meja. Ia melihat pesan dari grup wa dengan teman - temannya.
"Temen - temen Ara udah nyampe di mall ini, Hyung. Lagi jalan kesini." Ucap Ara pada kakak - kakaknya sekedar memberi tahu.
Ke empat kakaknya mengangguk.
"Temen gue juga udah nyampe, Bang." Ucap Akio mengikuti Ara melapor pada tiga kakaknya.
Tigak kakaknya menatap kompak pada Akio. "Siapa yang nanya?" Tanya mereka menyebalkan membuat Akio memberenggut sedang Ara terkekeh pelan.
"Ax, Ans, kalian ada acara meet up juga?" Tanya Ad pada kedua adik kembar tak identiknya.
Keduanya mengangguk kompak.
__ADS_1
"Yap, kebetulan kita ada temen di sini yang sedang melanjutkan pendidikkannya. Jadi sekalian aja, kita meet up." Jawab Ans seraya memakan camilannya.
"Kalo Abang?" Tanya Ara antusias.
"Abang juga ada temen yang baru aja pindah ke negara ini. Abang mau bahas masalah pekerjaan." Jawab Ad di angguki Ara.
Bukan hal berarti bagi ke empat kakaknya untuk pindah negara.
Selain karena kekuasaan sang Dady. Mereka pun memiliki kemampuan sehingga memudahkan dalam hal apapun.
"ARAAAAAAAAAAA." Saat Ara akan menyambung obrolan dengan kakak pertamanya. Telinganya sudah di suguhkan suara - suara yang luar biasa di kenalinya.
Ara mengalihkan pandangannya pada tangga yang menghubungkan lantai 1 dan 2.
Ara tersenyum lebar melihat ke empat sahabatnya melambaikan tangan padanya. Ara balas melambaikan tangan pada sahabat - sahabatnya.
Namun tak lama lambaian itu terhenti di ikuti senyuman yang luntur dari bibir manisnya.
Sahabat - sahabat Ara terheran dengan ekspresi sahabatnya itu. Mereka mengikuti arah pandang Ara ke samping kiri mereka.
Dan yang mereka temukan adalah ...
...💜💜💜...
Yok yoooooooooook up lagi niiiiiihhhh
Mau ada ganti nama buat karakter utama cowok. Tapi apa ya namanyaaaa
Liat besok aja deeeehhh
__ADS_1
Byeeeeeee