PREGNANT BEFORE MARRIED

PREGNANT BEFORE MARRIED
episode 26


__ADS_3

Pagi hari di kediaman Kusumo.


Aroma susu moccha menghiasi indra penciuman Kiara, ia merenggangkan tubuhnya lentur, mengulet bagaikan bayi, yang sedang menyesuaikan dengan gestur tubuh. Kiara bangun dari tidurnya, ia melirik samping kanan kasurnya, sudah tidak ada lagi mamah mertuanya di sana. Kiara ber inisiatif untuk melihat jam yang tertera, mata Kiara membulat sekilas, melihat bahwa jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi.


Buru-buru Kiara berdiri, ia memeluk dadanya sendiri, hampir kelupaan, karena tak memakai bra. Kiara memang tak pernah memakai bra di malam hari, agar lebih sehat dan nyaman dalam tidurnya. Kiara ambil bra semalam yang ia lepaskan, lalu Kiara kenakan di kamar mandi.

__ADS_1


Selesai mengenakkan, Kiara langsung bergegas keluar, tanpa memperdulikan wajahnya yang masih terlihat ngantuk, lalu rambutnya yang sedikit acak-acakkan. Kiara memegang railing tangga, ia berjalan turun, menuju ruang makan. Ternyata di sana sepi, tidak ada siapa pun sama sekali.


“Nyonya ingin makan? Makanan sudah di siapkan. ” Kiara sontak mengangguk, ia melirik maid yang baru saja menawarkannya makanan. Kiara tersenyum kecil, segera ia ambil alih piring yang mau maid itu berikan padanya.


“Kiara bisa ambil sendiri bi. Bibi makan aja. ” Giya, yang adalah kepala maid dapur mengangguk, ia terlihat sungkan pada Kiara yang padahal dulu adalah anak didiknya di dapur.

__ADS_1


“Lapar sekali ya Ra? ” Kiara menegang di tempatnya, nasi tersisa tinggal sedikit di piringnya, ia menoleh perlahan, saat pucuk kepalanya di usap lembut.


Bibir Kiara yang sedikit terkena saus pedas itu pun tersenyum manis, membalas senyuman mamah mertuanya yang menunduk menatapnya.


“Yaudah kamu habiskan saja ya. Mamah mau ke dapur dulu. ” Kiara mengangguk, mamah mertuanya sudah melenggang pergi, hati Kiara menghangat, menerima sikap baik dari bu Kusumo.

__ADS_1


Kiara kembali melanjutkan acara makannya. Ia pergi ke kamar Kenzo untuk membersihkan diri. Kiara berdoa di dalam hatinya, semoga pak Kusumo sudah tidak ada, atau suaminya pun sudah pergi berangkat kerja. Kiara berjalan menaiki tangga lagi, wajahnya menyelonong masuk melewati celah pintu yang terbuka. Ia menghembuskan nafas legah, melihat bahwa Kenzo hanya sendiri di atas ranjang.


__ADS_2