Pria Patah Hati

Pria Patah Hati
Episode 8 Mengantar Ibu Pulang


__ADS_3

Setelah menunggu tiga hari lamanya dan sudah diperiksa oleh dokter maka ibu Ratih diijinkan untuk pulang. Saat ini Nathanael sedang mengurus administrasi setelah semuanya beres ia kembali ke ruang rawat ibunya. Di sana ada adiknya Vivi yang sedang membereskan baju-baju kotor sementara ibunya sedang berganti baju di kamar mandi. Setelah semuanya beres Nathanael mengambil kursi roda untuk ibunya duduk dan mendorongnya ke tempat parkir mobil.


Mobil Nathanael melaju di jalan raya yang padat oleh kendaraan. Menuju tempat tinggal ibu Ratih di sebuah rusun pinggir kota. Beberapa saat sampailah mobil Nathanael di sebuah tempat tinggal ibu Ratih. Nathanael membantu ibu Ratih berjalan sementara Vivi ada di belakangnya. Melewati anak tangga sampai lantai tiga lalu Vivi membuka pintu dan ketiganya masuk.


Nathanael membantu ibu Ratih berbaring di kasur lantai. Karena hanya itulah yang mereka miliki untuk tidur setiap harinya. Sementara Vivi membuat minum untuk ibu dan kakaknya. Tidak ada makanan di situ karena kehidupan ibu Ratih memang serba pas-pasan. Sedangkan beberapa hari ini ia terbaring di rumah sakit jadi tidak ada pemasukan sama sekali. Sedangkan Vivi baru saja masuk bekerja tentunya belum mempunyai pendapatan. Melihat itu semua membuat Nathanael menitikkan air matanya. Betapa selama ini ibu dan adiknya hidup serba kekurangan. Membandingkan dengan dirinya yang hidup serba berkecukupan selama ini meski ia hidup sendiri jauh dari papa kandungnya. Tetapi perbedaannya sangat jelas terlihat antara dirinya dan ibu yang melahirkannya itu.


Nathanael meraih ponselnya dan mengetik sesuatu di layar ponselnya. Sambil menunggu Nathanael duduk di karpet yang dijadikan ruang tamu itu. Sementara Vivi sibuk dengan baju-baju kotor yang sedang ia cuci. Meninggalkan kakaknya yang sendirian di ruang tamu dan ibunya yang istirahat setelah dari rumah sakit.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya ada suara ketukan dari luar. Nathanael membuka pintu dan menerima pesanan makanan yang ia pesan dari restorannya. Salah seorang pegawainya yang mengantar makanan itu. Nathanael memanggil Vivi adiknya dan mengajaknya makan.Tak lupa Nathanael menyiapkan makanan untuk ibunya. Perlahan Nathanael membangunkan ibunya lalu menyuapi ibunya. Vivi pun ikutan makan karena melihat makanan itu membuat perutnya bertambah lapar meski tadi pagi sudah terisi dengan sepotong roti.


Vivi melahap makanan itu hingga habis tanpa sisa. Membuat Nathanael menggelengkan kepalanya melihat cara makan adiknya seperti seorang yang kelaparan. Setelah ibu dan adiknya selesai makan Nathanael pamit untuk pulang.

__ADS_1


Nathanael menuruni anak tangga sampai lantai dasar. Setelah itu menuju mobilnya. Nathanael melajukan mobilnya menuju restoran miliknya. Di dalam mobil Nathanael memikirkan banyak hal. Terutama tentang ibu dan adiknya yang kehidupan mereka serba kekurangan. Nathanael berencana membantu ibu dan adiknya. Tapi bagaimana caranya Nathanael kembali berpikir tak terasa sampailah ia di restoran miliknya.


Nathanael keluar dari mobil dan menuju lantai atas. Nathanael berjalan menaiki tangga menuju lantai atas kamarnya. Dan mengistirahatkan tubuhnya karena beberapa hari ini ia kurang tidur mengurusi ibunya di rumah sakit. Sampai di kamar ia merebahkan tubuhnya dan langsung tertidur dengan pulas nya.


Menjelang malam Nathanael baru bangun dilihatnya jam di layar ponselnya menunjuk angka 7 malam. Lama sekali ia tertidur karena terlalu lelah. Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian Nathanael turun ke bawah. Di sana sudah ada Leo dan Steve yang sedang duduk sambil menikmati makan malam. Nathanael menghampiri kedua sahabatnya itu dan duduk di kursi yang masih kosong.


Salah seorang pegawainya mendekat ke arahnya. Lalu Nathanael berbicara pada pegawainya setelah itu pegawai Nathanael masuk ke dalam membuatkan pesanan bosnya.


Semoga suka dengan karya author yang satu ini.


Maaf kalau up nya lama....

__ADS_1


Yang masih setia dengan karya author


Maafkan Aku, Istriku.... sudah sampai bab 78 ya tapi proses review nya agak lama.


Semoga masih tetap setia menantikan kelanjutan ceritanya.


Author tambahkan di sini ya kalau judul nya sudah author ganti yaitu Pria Patah Hati.


Semoga suka dengan judulnya yang baru.


Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2